
Vina berlari di koridor rumah sakit dengan perasaan cemas dan juga khawatir,beberapa saat lalu seseorang yang di tugaskan untuk mengawasi papa nya tiba tiba mengatakan jika papa nya di larikan kerumah sakit dan kini lagi kritis akibat serangan jantung .
Hush
Hush
Hush..
Nafasnya tersengal mencari ruang ICU,
"Nona " panggil seseorang,dan Vina menoleh.
Dia menghentikan larinya dan berjalan mendekat.
Vina menatap ke arah jendela dengan rasa sedih, dia melihat orang yang dulu menjadi penyemangatnya kini sedang berjuang melawan maut di dalam sana,Vina meneteskan air matanya betapa menyedihkan nya kondisi sang papa di dalam sana .
"Papa, , " panggilnya pelan .
"Maaf nona,saya menemukan beliau sudah tidak sadarkan diri di halaman depan " jelas nya.
Tak lama aldo terlihat menyusul dengan berlari,dia melihat vina yang kacau dan mendekatinya.
"Kamu sabar ya, , aku yakin papa kamu pasti akan baik baik saja" jelas Aldo mengelus pundak Vina.
Vina menoleh dan langsung memeluk Aldo dengan erat sambil menangis.
"Aldo, , papa Al, , , papa, , , aku gak mau sesuatu terjadi dengan papa " tangis Vina tak tertahan kan.
Tak lama dokter keluar,Vina segera mendekat dan menanyakan kondisi papanya.
"Dokter bagaimana kondisi papa saya dokter ?" Tanya Vina sambil menghapus air matanya.
"Alhamdulillah,kondisi pasien saat ini sudah stabil ,dan untung di bawa segera ke rumah sakit,silahkan bagi yang mau menjenguk di harapkan bergilir ya " ucap dokter kemudian meninggalkan mereka.
Vina dan Aldo masuk untuk melihat kondisi papanya,
Vina berjalan pelan mendekat ,air matanya kembali membasahi pipinya saat wajah kurus tak terurus papanya terpejam dengan tenang di atas pembaringan.
"Pa , , ini El pa , , El pulang " ucap Vina pelan sambil memegang tangan nya.
Perlahan mata nya terbuka , dia melihat anak yang dulu di usirnya datang menjenguknya.
"El, ini kamu ?" Tanya papa Vina .
"Pa, , papa sadar, , iya pa ini El pa, , maafin El pa , , El tidak pernah menemui papa ,maafin El yang tidak bisa menjaga papa , maaf, , ,huuuu , , ,." Vina menangis sejadi jadinya meminta maaf atas apa yang telah di lakukan selama ini, bersembunyi dan tidak menampakkan diri.
"Su-dah-lah El, , ka-mu tidak sa-lah , ,pa-pa yang ha-rus min-ta maaf sam-ma kal-lian " jawab papanya terbata bata .
__ADS_1
"Maa-afiin papa " ucap nya lagi sebelum nafasnya mulai tak menentu.
Viba terkejut melihat reaksi sang papa yang kondisinya kini sangat menurun drastis.
"Paaa, , papa kenapa pa,,,papa kenapa? Bertahan pa, , El mohon bertahan " tangis vina.
Aldo langsung berlari memanggil dokter ,namun sebelkm dokter datang monitor jantung sudah berbunyi panjang .
Tuut....tuutt..tuuuuttttttttt
Dokter langsung masuk ke ruangan itu kemudian mengambil tindakan dengan cepat,namun sayang nyawa papa Vina sudah tidak bisa di selamatkan lagi.
"Tidaaaaakk, , , , papa, , , hu uuuuuu , , ," vina menangis saat dokter menggeleng dan menyuruh suster untuk mencatat tanggal dan jam kematian pasien.
Setelah itu dokter meminta maaf dan segera pamit,vina berhamburan memeluk jasad papanya yang sudah tidak bernyawa lagi,dia sangat kecewa dengan dirinya sendiri yang begitu egois menghukum papanya dengan tidak menemuinya .
"Papa , , maafin El paaa, , "
Aldo mendekat dan menenangkan Vina " Vin sudah lah ini bukan salah kamu, ini sudah takdir Vin,jangan salahkan diri kamu seperti ini " ucap nya membujuk Vina agar tidak menyalahkan dirinya sendiri.
Setelah tenang barulah Vina pulang dan menyuruh orang orangnya untuk mengurus jenazah papanya.
Vina kini berdiri di ambang pintu,menoleh ke arah manjuran yang duduk di pinggiran ranjang sambil mengelus rambutnya,tatapan mama nur seolah tahu bahwa suaminya telah tiada.
Vina memberanikan diri untuk mendekat dan memberitahu mama nur tentang keadaan nya.
Mama nur hanya menoleh Diam dan kembali menatap ke depan dengan tatapan kosong .
"Maa,, papa, , , " sebelum menyelesaikan ucapannya mama nur menyahuti.
"Meninggal, , laki laki itu meninggal, , laki laki breengsek itu mati, , ,hahaha , ,dia mati , ," ucap mama nur membuat Vina kebingungan dari mana mama nya tahu tentang itu .
vina menangis dan memeluk mama nur dari samping " maaa, , maafin El ya , ,El tidak bisa menjaga mama dan papa,El tidak bisa menjaga keluarga kita ..El salah ma , ,maafin El , , huuuuu" . Vina kembali menangis di pelukan sang mama,dia tidak tahu kenapa kehidupan keluarganya seperti ini .
"Kenapa kita jadi seperti ini sih ma, , , kenapa? " Tanya Vina.
Entah apa yang ada di pikiran mama nur,tiba tiba mama nur menangis dan membalas pelukan Vina.
"Maaf, , " ucap mama nur pelan
Vina mendengar itu melepas pelukannya lalu memegang wajah mama nur .
"Mama bilang apa tadi? Maaf ?" Tanya Vina terdengar senang.
Mama nur mengangguk dan mengucapkan maaf untuk kedua kalinya.
"Maaaaa,,, Vina senang banget mama semakin membaik, Vina janji kalau mama sembuh Vina akan ajak mama kemanapun mama mau " janji Vina membuat mama nur senang dan tersenyum.
__ADS_1
***
Di pemakaman mama nur ikut memakamkan Vina,begitupun Juanda,dan orang tua angkat Vina.
"Sayang kamu cepat pulang ya ..mama tunggu di rumah " ucap mama Lauren memeluk anak angkatnya itu.
Vina membalas ucapan mama lauren dengan anggukan pelan,begitu juga dengan papa fernand dia menepuk pelan pundak Vina untuk menguatkan .
Tak lama Juanda dan Lina pun mendekat dan menguatkan Vina .
"Jangan nangis terus,nanti cantiknya ilang loh " bisik Juanda.
"Iih kakak, , , " kesal Vina memukul Perut Juanda pelan.
"Issshh, ," Ringisnya pelan.
"Iih kamu ini ,adiknya lagi berduka malah kamu yang Goda, gak baik tau " sahut Lina menimpali .
"Hais, , ya sudah kita tunggu di rumah ya " ucap Juanda.
"Kak, sepertinya Vina belum bisa pulang hari ini,Vina mau menemani mama dulu boleh?"tanya vina meminta izin pada Juanda.
Juanda menatap Vina kemudian menatap mama nur yang masih diam tanpa suara ,Kemudian dia mengangguk pelan .
"Habis itu pulang " ucap Juanda di balas anggukan Vina.
Juanda menyapa Aldo Yang sejak tadi memegang payung untuk vina dengan menepuk pundaknya .
"Jaga Vina baik baik " ucap Juanda .
Aldo hanya diam dan mengangguk pelan menatap Juanda yang sempat memukulnya habis habisan.
Setalah dari pemakaman mereka pulang ke apartemen,Vina duduk sendiri di balkon kamarnya,Aldo masuk dan mencari Vina.
"Vin kamu di sini rupanya!" Ucap Aldo mengapa
Vina menoleh " kamu Al, , ada apa?" Tanya Vina pelan
Aldo mendekat dan berdiri bersandar di pagar balkon menghadap Vina.
"Aku mau berangkat ke Amerika" ucap Aldo .
"APA!!" ...
Vina terkejut mendengar Aldo yang tiba tiba akan berangkat ke Amerika .
". kapan? " tanya Vina.
__ADS_1
"seminggu lagi " jelas Aldo.