Di Kira Cupu Ternyata Suhu

Di Kira Cupu Ternyata Suhu
bab 43 merawat Aldo.


__ADS_3

Juanda meninggalkan Vina dengan emosi,dia memukul kendali mobil dengan keras .


"brengsek, , "geram Juanda.


Vina keluar dengan linglung dan dangan air matanya," aaaark gue benci perasaan ini, , gue bencii...teriak Vina .


setelah itu Vina menghapus air matanya mengingat Aldo yang sudah sangat lemah,dia pun bergegas mencari Aldo dengan mengendarai mobil nya.


sementara Aldo dia berlari tertatih sambil memegang perut nya ,tubuhnya sudah lemah dan hampir pingsan ,tak lama sebuah mobil mendekat dan membuka pintu untuk nya .


"cepat masuk !" ucap Vina.


"Vin, , " panggilnya.


"cepat masuk " ucap Vina lagi ,kemudian Aldo masuk ke dalam mobil Vina.


Vina menyalakan mesin nya dan membawanya pergi,di perjalanan Vina ma atap Aldo yang memejamkan mata entah karena kesakitan atau mengantuk .


"cihh , , dasar lemah " cibir Vina kembali fokus pada jalanan.


Aldo menoleh sejenak lalu tersenyum kecil dari sudut bibirnya kemudian kembali memejamkan matanya.


tak lama mereka datang ,Vina membawa Aldo ke apartemen Aldo.


"cepat buka kuncinya" ucap Vina sambil memapah Aldo.


"tanggal lahir mu " gumam Aldo pelan


"apa? " ucap Vina tidak mendengar.


Aldo menarik wajah Vina dengan tangan kirinya,lalu membisikkan kata kuncinya,berada sedekat itu membuat dada Vina berdetak kencang.

__ADS_1


"tanggal lahir kamu Elvina " ucap Aldo tepat di telinga Vina sampai nafas Aldo yang hangat sangat terasa dan menjalar ke seluruh tubuhnya.


Vina seketika terdiam menatap Aldo sedekat itu serta merasakan nafas Aldo yang semakin berat.


"ukhuk, , , ukhuk " Aldo terbatuk dan Vina tersadar.


"ooh ya baiklah " ucap Vina ,dia mencoba menekan tanggal lahirnya berharap dia salah tapi ternyata


Ting


pintu terbuka " sejak kapan dia pakai tanggal lahir gue" gumam Vina .


kemudian dia masuk dan menidurkan Aldo ke ranjangnya,saat vina hendak berdiri Aldo menarik tangannya pelan,Vina menoleh.


"apa " ucap nya


"terimakasih" balas Aldo ,


"kenapa kamu gak melawan sih , ,jadi kaya gini kan ,babak belur ,makin jelek tau gak " kesal Vina sambil menyeka darah dari kening Aldo turun ke pipi lalu turun ke bibir.


degh ..


Vina merasa sesuatu yang berbeda dari dirinya saat menatap bibir Aldo yang terluka,dia dengan ragu menempel lap itu dan menyeka darahnya,tiba tiba tangan Aldo memegangnya .


"sssh, , ,pelan pelan " ucap Aldo ,membuat Vina terkejut.


"eeh, , ,maaf maaf " ucap Vina merasa bersalah karena tanpa sadar dia telah menekan luka Aldo.


"kamu sih , ,sudah tangannya minggir ,biar aku obati luka kamu " ucap Vina


entah sejak kapan dia memanggil kamu ke Aldo,Aldo pun tersenyum mendapat perawatan dari Vina,dan saat hampir selesai Aldo menggoda Vina dengan ucapannya.

__ADS_1


"tau gini kan aku lebih baik di pukul lebih dari pada ini,biar bisa di urus sama perawat cantik seperti ku " ucap Aldo membuat Vina kesal .


" dasar , , ,udah bagus luka mu cuma segini,kalau gak ,kamu sudah ada di rumah sakit , , nih obati sendiri" jawab Vina kesal sambil melepas kasar kain yang di gunakan tadi.


"eeh , ,Vin , ,tunggu, , , aaaaahhh, , , " Ringis Aldo kesakitan hendak mengejar Vina..


Vina terdiam dan menoleh kebelakang,dia kembali meski dengan ocehan yang hampir membuat nya gila.


"makanya jangan macam macam,diam di sini,jangan bergerak " kesal Vina


"iya iya..maaf , , " ucap aldo


setelah selesai mengobati luka Aldo,tiba tiba Aldo sudah terlelap.


"pantas diam,orang dia sudah tidur begini " grutu vina sambil menatap wajah tegas Aldo.


di tariknya selimut untuk Aldo ,dan saat hendak pergi,di melihat Aldo yang terlihat sangat menggemaskan,tanpa sadar Vina kembali duduk dan menumpu dagunya dengan kedua tangannya.


"gemes banget sih, , ,ganteng , , " gumam Vina menatap wajah Aldo dengan senyuman.


"apa aku seganteng itu sampai kamu tak berkedip?" tanya Aldo membuat Vina terkejut Dan langsung berdiri.


"eeeeh , , enak aja , , siapa juga yang merhatiin kamu " elaknya


"jangan bohong Vina ,aku tahu kok " jelas nya


"kamu ya , , jangan sok tau deh,kamu tahu kan aku benci banget sama kamu ,aku gak suka sama kamu dari dulu sampai sekarang,kamu tetaplah kamu yang dulu " marah Vina menunjuk Aldo.


Aldo sempat terdiam " meskipun kamu bunuh aku ,aku rela asal dendam kamu ke aku sudah terbayarkan,aku lebih ikhlas mati di tangan kamu , ketimbang dengan Kakak kamu " jelas Aldo


degh

__ADS_1


__ADS_2