Di Kira Cupu Ternyata Suhu

Di Kira Cupu Ternyata Suhu
Bab 63 Nana sakit.


__ADS_3

Juanda kini tengah membawa Lina pergi dari rumah mewah itu,sementara beberapa anak buah deno masih mengejar mereka.


"Itu dia , , " teriak salah satunya dan mereka kembali mengejar Juanda dan juga lina


di saat sedang berlari tiba tiba Lina terjatuh karena tersandung dengan gaun pengantin yang begitu berat dan juga besar.


"aaaw, , " ringisnya saat lututnya mencium tanah.


Juanda menoleh dan membantu Lina untuk segera berlari.


"kamu tidak apa apa kan ? " tanya juanda


"kakiku sakit Juan " jawab Lina masih memegang kakinya.


pandangan Juan mengarah ke para pengawal Deno yang semakin dekat dengan mereka,Juanda pun langsung merobek gaun itu dan menggendong Lina dan berlari sekuat tenaga untuk menghindar dari para orang orang nya Deno.


namun tanpa di duga dari arah depan ,sebuah mobil melaju dengan kecepatan tinggi ke arah mereka dan berhenti secara tiba tiba membuat mereka sedikit terkejut.


ckiiiittt

__ADS_1


"cepat masuk!" ucap Vina dari dalam mobil.


"Vin, , " ucap Juanda


"Vina " panggil Lina


"ayo cepat masuk kak,mereka semakin dekat " lanjut Vina lagi kemudian mereka segera masuk dan Vina langsung melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi menjauh dari rumah itu.


setalah sedikit jauh Vina menghentikan mobilnya dan keluar dari mobil .


"kamu mau kemana Vina ?" tanya Juanda


Di apartemen Vina kebingungan melihat Nana sakit dan mengigau nama mama nya.


"apa sebaiknya kalian panggil orang tuanya " ucap dokter yang meminta pada Vina agar membawa orang tua dari Nana.


setelah dokter pergi Vina berpikir panjang untuk membawa Mona kembali ke tempatnya,memikirkan itu membuat Vina kesal dan mau tak mau harus menelpon orangnya untuk membawa Mona kembali.


Di Lombok

__ADS_1


Mona kegirangan saat salah satu dari anak buah vina menjemputnya untuk kembali ke tempat asalnya.


"beneran aku boleh kembali? " tanya Mona kesenangan


"iya,silahkan bersiaplah" ucap nya


sementara Mona sedang bahagia ,ada rasa sedih yang di rasakan oleh dua orang yang sedang duduk sudut ruangan,Siti dan sahida.


Mona hendak masuk ke kamarnya dengan perasaan senang pasalnya kehidupan di desa sangat menyiksa dirinya bahkan dia sama sekali tidak betah di sana,setiap malam di hantui rasa bersalah dengan apa yang telah di lakukan kepada Vina dan keluarganya,rasa penyesalan itu selalu datang setiap malamnya dan membuat Mona berpikir banyak selama di desa untuk tidak menyakiti hati orang lain lagi,terlebih ada malaikat kecil yang masih membutuhkan kasih sayangnya menjadi korban kejahatan nya ,sehingga dia terpisah dari anaknya.


sebelum tubuhnya hilang di balik tembok ,Mona menoleh dan berhenti melangkah,dia menatap Siti dan Sahida sedang menghapus air matanya,mereka diam saja saat orang suruhan Vina mengatakan bahwa dia akan menjemput Mona kembali.


"apa kalian menangisi aku? " tanya Mona menatap mereka yang menunduk ,bahkan sahida mengusap air matanya merasa sedih di tinggal Mona,Mona mendekat dan duduk di samping siti yang masih tidak bersuara.


Siti menghapus air matanya lalu tersenyum simpul.


"kalian baik baik si sini ya..aku akan sangat merindukan kalian ." ucap Mona mendekat dan mengusap air matanya.


"apa aku boleh ikut sama Tante mona ?" tanya sahida tiba tiba ingin pergi,berat rasanya setelah sekian lama bersama Mona tiba tiba Mona akan kembali.

__ADS_1


"apa?


__ADS_2