Di Kira Cupu Ternyata Suhu

Di Kira Cupu Ternyata Suhu
bab 52 Rencana pertunangan


__ADS_3

Di saat vina lagi galau ,ada seseorang yang kini tengah merasakan kebahagiaan atas penderitaan Vina,siapa lagi kalau bukan Susan.


"hahaha, , ,ini baru permulaan sayang, , aku akan membuat kamu menderita telah mengambil apa yang seharusnya menjadi milikku " geram Susan saat mengingat betapa kejamnya Vina memecatnya tanpa ampun di saat dia lagi membutuhkan pekerjaan untuk biaya pengobatan ibunya dan juga atas penolakan yang di lakukan Aldo padanya .


"awas kalian " gumamnya lagi menggenggam erat telapak tangannya .


Yah ,kematian papa Vina memang ulah dari Susan secara tidak sengaja,dia membeberkan jati diri Vina di depan papanya yang membuat papanya menjadi shock dan meninggal di tempat,sayang para penjaga yang di utus oleh vina saat itu belum datang dan Susan pergi dari sana setelah papa Vina terjatuh ke lantai .


" siapa suruh dia lemah jantung,baru di kasi kabar begitu saja sudah mati, , tapi bagus lah jika itu bisa membuat si Elvina itu menderita " monolognya.


setelah itu Susan juga sudah merencanakan pengobatan ibunya ke Amerika saat mendengar Aldo akan pergi ke Amerika untuk memulai bisnis barunya,Susan akan menggunakan kesempatan itu membalas dendam pada vina.


"sungguh suatu kebetulan yang menguntungkan " gumam Susan membereskan barangnya karena hari itu juga dia akan berangkat ke Amerika.


sementara itu keluarga Aldo kini tengah berkunjung ke rumah Vina ,namun Vina belum pulang ke rumah sampai sekarang.


" maaf ya Jenk,sebentar lagi Vina pasti pulang " ucap mama Lauren memberitahu Bella.


"Tidak apa apa,namanya juga anak muda ingin mandiri pasti tinggal di tmpat sendiri,bukan begitu sayang " jawab Bella menghadap Dellon.


"yah ,begitulah, , sejak dulu dia memang sangat manja ,namun. belakangan ini dia ingin sekali hidup mandiri dan memulai semuanya dari nol," jelas fernand.


"itu semua tidak gampang om,Tante, , Aldo saja yang baru memulai snagat penat memikirkan ide untuk kedepannya, bagaimana dengan Vina yang sudah memiliki beberapa bisnis di Amerika!" jelas Aldo.


"wahh, , hebat sekali , ,kamu beruntung jenk bisa mempunyai anak anak yang mandiri, " jelas bella


"aku dengar juga Juanda kini sedang memimpin perusahaan,bukan begitu? " tanya delon.


"itu benar ,dan aku tidak habis fikir dengan mereka,aku sudah mempersiapkan segalanya untuk mereka,namun apa boleh buat jika mereka ingin mencari pengalaman kerja di luar dulu sebelum memimpin perusahaan sendiri " jelas fernand tidak ingin membeberkan jika perusahaan yang di pimpin oleh Juanda itu milik orang tua Vina yang asli.


tak lama Juanda datang dan di susul oleh Vina.


"tu mereka, , ," ucap Lauren.

__ADS_1


"hallo om , , Tante " sapa Vina sopan begitupun dengan Juanda


"hai om , , Tante " sapa Juanda di balas anggukan mereka.


"maaf kalian sudah lama menunggu kami " ucap Vina meminta maaf.


"tidak apa apa sayang,kami paham kamu sangat sibuk mengurus bisnismu " ucap Bella


"apa? bisnis?" bingung Vina.


namun segera lauren menyenggol Vina agar mengiyakan ucapan Bella.


"ooh iya Tante ..Vina sibuk sekali , , hehe , , iya sibuk " jawab Vina segera membuat mereka tertawa.


"oh ya pak fernan,dan buk Lauren,bagaimana bisa kita mulai pembicaraan kita? vina sudah di sini ,jadi saya dan keluarga ingin membicarakan tentang pertunangan Vina dan juga Aldo" jelas Dellon.


"apa? tunangan? " tanya Vina kaget


"loh kamu belum di kasi tahu oleh mama kamu sayang,kemarin om sama Tante minta untuk membahas ini " jelas Dellon.


Vina dan Lauren pun sedikit menjauh untuk memperjelas semuanya .


"ma, , kenapa gak bicarakan ini dulu ke Vina?" tanya Vina sedikit pelan


"sayang,mama kemarin mau bilang cuma kamu lagi berduka,gak enak mama jadinya,makanya mama suruh kamu buat pulang semalam mau bicarakan ini,tapi kamu tidak pulang ,gimana mama bisa bicara" Jawab Lauren .


Vina menghela nafas panjang mendengar itu,dan dia pun merasa salah dengan keadaan ini yang belum bisa jujur siapa orang tua Vina sebenernya.


"ma , ,apa kita akan merahasiakan semuanya? " tanya Vina lagi ,dia merasa bersalah dan merasa sudah membohongi keluarga aldo tentang identitas aslinya.


"mama juga maunya memberitahu mereka sayang,tapi gimana pun kamu tetap anak mama,apapun yang terjadi kamu anak mama,meski kamu lahir dari rahim yang berbeda " jelas Lauren membuat vina terharu.


"maa , , ,maafin vina yaaa , , " ucap Vina

__ADS_1


"mau kan kamu menuruti keinginan mama,sekali ini saja sayang " ucap Lauren .


Vina diam sejenak dan berpikir,mungkin dngan bertunangan dia akan merasa sedikit lega dengan Aldo yang akan mulai bisnis di Amerika,dia juga bisa mendatangi Aldo kapan saja dia mau ..


"baiklah , ,Vina mau tunangan sama Aldo " ucap Vina akhirnya membuat Lauren senang dan kembali dengan wajah gembira.


"maaf kami tinggal sebentar,oh ya bagiamana? kapan rencananya? " tanya mama Lauren


"Lusa " jawab Aldo yang sejak tadi diam saja ,namun melihat Vina tersenyum saat kembali tadi membuat dia menjadi semangat dan senang.


"lusa? apa tidak terlalu cepat?" tanya Vina


"lebih cepat lebih baik,aku akan pergi ke Amerika Minggu depan jadi aku mau kita bertunangan dulu sebelum aku pergi Vin, kamu tidak keberatan?" Tanya Aldo


"baiklah , , " Jawab Vina menatap Juanda dan di balas anggukan kecil dari Juanda ,pertanda dia sudah memberikan restunya.


**


"terimakasih Vin " ucap Aldo kini mendekat ke arah Vina yang kini duduk di pinggir kolam dengan memasukan kedua kakinya ke dalam air.


"terimakasih buat apa? " tanya Vina menoleh sebentar kemudian kembali fokus pada kolam,memainkan air dengan kakinya.


"atas pertunangan kita " jawab Aldo


"apa itu artinya kamuu, , , , " Aldo menggantungkan ucapannya


",jangan mimpi Aldo,aku belum suka sama kamu,dan aku belum terima kamu,pertunangan itu juga aku terima karena mama ,bukan karena kamu " Jawab vina kembali ketus.


"aaarrh apapun itu yang pasti aku akan membuat kamu jatuh cinta denganku ," jelas Aldo menyiram Vina dengan air yang di ambil dengan tangannya.


"eeeh, , Aldo , , ,kan jadi basah " kesal Vina ,ia pun ikut mengambil air dengan tangannya lalu menyiram Aldo.


mereka saling bercanda dengan tertawa lepas,Juanda melihat itu dengan tatapan yang sedikit merasa lega,karena Vina akhirnya bisa merasakan kebahagiaan meski dendam masih menyelimuti hidupnya.

__ADS_1


"aku harap kamu tidak akan membuat Vina menangis lagi Aldo ,jika tidak aku yang akan membunuhmu dengan tanganku sendiri " gumam Juanda sambil mengepal tangannya mengingat kejadian saat Vina hampir di tabrak oleh mobil mereka .


Juanda masih sangat ingat wajah Aldo saat itu dan juga wajah Brian yang kini sudah menjadi tanah oleh ulahnya.


__ADS_2