Di Kira Cupu Ternyata Suhu

Di Kira Cupu Ternyata Suhu
bab 90


__ADS_3

Dorr


Dorr


Dorr....


"Aldoooooooo" teriak Vina sambil menutup telinganya serta memejamkan matanya.


Ciyuuuuttt


Dooorrrrr


Ciuuuuuuttttt


Dooorrr


OH MY GOD....


SO SWEET...


tariakan orang orang terdengar begitu tersanjung dan juga ikut terhanyut dalam suasana itu,


Vina masih tak berani membuka matanya namun rasa penasaran membuatnya perlahan membuka mata dan ...


Jdeeerr


Entah apa yang di rasakan Vina saat ini,saat membuka mata begitu banyak hiasan bunga dan juga balon mengudara bahkan ada sebuah hiasan cantik di belakang seseorang yang ia anggap mungkin telah tiada saat ini.


Yah dialah Aldo,Aldo kini berdiri dengan memegang sebuah buket bunga mawar merah dan di belakang Aldo terdapat sebuah bangku cantik dengan background nya sebuah tulisan yang sangat romantis,entah kapan mereka menyiapkan semuanya sampai Vina tak menyadari itu.


"Al, , " panggil Vina tak percaya dan mendekat.


Saat sudah berada di depan Aldo,Aldo tiba tiba berlutut dan mengatakan,


"ELVINA, , WILL YOU MARRY ME....!!!" Ucap Aldo dengan nada yang serius.


Vina begitu terkejut mendengar lamaran Aldo yang sangat mendadak bahkan tidak pernah di pikirkan oleh Vina.


Aldo berjongkok dan memberikan buket itu lalu Vina mengambilnya,kemudian Aldo mengambil sebuah kotak kecil berbentuk hati berwarna merah dari sakunya,


"Apa kamu bersedia menjadi pendamping hidupku sampai aku menua? Apa kamu bersedia dan sanggup menjadi ibu dari anak anakku? Apa kamu bersedia menemaniku saat ku susah maupun senang? Menerima segala kekuranganku,apa kamu bersedia VINA EL ZACKLY" ungkap Aldo masih dengan berlutut sambil membuka kotak kecil itu yang ternyata di dalamnya adalah sebuah cincin berlian yang di pesan khusus oleh Aldo.


Vina begitu terharu mendengar ungkapan perasaan Aldo ,dia tak henti hentinya mengucap syukur pada sang pencipta karena Aldo masih hidup bahkan sedang melamarnya saat ini.


TE-RI-MA....!

__ADS_1


TE-RI-MA.....!


TE-RI-MA....!


sorak gembira dari orang orang yang menonton lamaran itu termasuk carlotte dan juga para preman yang tadi menghajar Aldo habis habisan.


"Iya, , aku mau , , " jawab Vina


Yeeeeeeee


Ooh...so sweet...


Ciut....ciut


"Hmmm, , So sweet...aku juga mau " bisik carlotte pada ketua preman itu sambil memeluk dari samping.


Aldo sangat senang mendengar jawaban dari Vina,dia langsung memasangkan cincin itu pada jari Vina dan Vina pun sama dia mengambil sebuah cincin yang sama dan memasangkan nya pada Aldo,


"Terimakasih sayang, , " ucap Aldo langsung memeluk Vina.


"I love you " bisik Aldo


"Iih, , kamu sengaja ya bikin aku deg degan dan marah sama kamu seharian ini " ucap Vina mencubit pinggang Aldo pelan.


"Iih kok di cubit sih,sakit sayang " jawab Aldo sedikit melepas pelukannya namun tangannya masih melingkar di pinggang Vina.


"Hahaha, , iya maaf sayang aku memang sengaja " ucap Aldo kembali memeluk Vina dan Vina pun menenggelamkan dirinya di pelukan Aldo dengan perasaan yang sangat bahagia.


"Tapi bagaimana kamu melakukan nya? " Tanya Vina


Aldo mulai bercerita tentang semua rencananya melamar Vina,


Flashback


Saat Aldo menelpon Bella ,ternyata aldo meminta izin untuk melamar Vina ,Dan saat mendapat restu barulah Aldo berfikir bagaimana untuk melamar Vina agar Vina tidak akan melupakan acara lamaran itu.


Dah saat yang tepat dia terpikirkan untuk melamar Vina dengan cara yang tidak lazim ,karena akan sedikit mengerjai Vina dan membuat Vina kesal alias Frank.


Aldo pun menelpon seseorang di pagi hari untuk menyiapkan segala keperluan lamaran termasuk memesan cincin berlian secara online pada salah satu pemilik toko berlian yang ternyata adalah carlotte dan John suaminya.


Carlotte menerima pesanan Aldo karena dia secara kebetulan baru menyelesaikan sebuah desain cincin yang limited edition,hanya ada satu di dunia dah itu lah yang di ambil Aldo bahkan Carlotte pun menerima permintaan Aldo untuk datang langsung membawa berlian itu dangan cara sengaja bertemu di jalan dan berpura pura akrab seolah mereka sudah kenal lama ,dan Jhon pun tidak keberatan karena Aldo mengatakan alasannya untuk melamar kekasihnya,bahkan John pun ikut turun tangan menjadi seorang pacar yang mempergoki pacarnya selingkuh dengan laki laki lain dan menghajar aldo dengan pura pura namun sangat terlihat realistis.


Begitupun dengan dekorasi dan juga buket bunga,semua yang Aldo pesan secara online dengan Bantuan Clara juga Jack pastinya,namun mereka tidak bisa ikut menyaksikan acara itu karena pekerjaan mereka di bar sangat tidak bisa di tinggal,mereka hanya bisa membantu acara lamaran Aldo berjalan lancar.


"Jadi mereka juga terlibat?" Tanya Vina.

__ADS_1


"Jangan salahkan mereka ,aku yang meminta,dan tanpa bantuan mereka aku tidak bisa melamar kamu dengan cara seperti ini " jelas Aldo


"Kalian Jahat" Vina cemberut membuat Aldo semakin merasa gemas dan juga ingin melahap Vina mentah mentah.


***


Keesokan harinya.


"Maafkan aku kak,tapi aku benar benar cinta sama Aldo kak " ucap Vina mengadu pada Juanda .


"Lalu bagaimana dengan rencana balas dendam kita pada aldo? " Tanya Juanda membuat Vina terdiam dan kembali menerawang ke masa saat dirinya masih membenci aldo


Dia menatap cincin yang kini melingkar di jari manisnya ,dia seolah tak ingin menodai cincin itu dengan keegoisan Vina yang dulunya ingin mendekati Aldo karena ingin balas dendam.


"Vina?" Panggil Juanda membuat Vina tersadar dari lamunannya.


"Ee ..iya kak " jawab Vina.


"Cepatlah pulang,ada yang ingin kakak bicaranya tentang Aldo " ucap Juanda kemudian tanpa mengatakan apapun dia langsung mematikan ponselnya.


"Huuuh, , kenapa jadi begini sih " gumam Vina ,dia duduk merenung di atas kasurnya dengan pandangan kita new York sebagai view kamarnya.


"Hai, , kamu kenapa sedih gitu?" Ucap Aldo tiba tiba menghampiri Vina dan duduk di Samping Vina kemudian memeluk Vina.


Aldo menenggelamkan wajahnya di tengkuk Vina sambil mengendus aroma tubuh Vina yang begitu membuatnya candu.


"Al, , geli iih " ucap Vina sambil melepaskan diri.


"Hmm, , biarkan begini sebentar ya, " ucap Aldo


Vina menuruti keinginan Aldo ,dia pun terdiam membiarkan Aldo yang sibuk memeluk Dan menghujani punggungnya dengan ciuman ciuman kecil.


Tik


Air mata Vina tanpa sadar mengalir,dia merasa Dilema antara cinta dan dendam yang sejak dulu membara bahkan dendam terbesar yang ingin di lakukan Vina adalah membalas perbuatan Aldo,namun siapa sangka di tengah tengah rencana Balas dendam nya timbul perasaan cinta yang begitu tulus untuk Aldo,bahkan cinta mereka berjalan sangat mulus tanpa ada rintangan restu dari kedua pihak keluarga.


Sebelum Aldo menyadari dirinya menangis,Vina segera menghapus air matanya dan bangkit.


"Aku ingin ke kamar mandi " ucap Vina tanpa menoleh Aldo dia langsung ke kamar mandi.


BRUG


Aldo hanya menatap Vina sampai suara pintu tertutup itu singgah di telinganya,


"Aku tau apa yang ada di pikiran kamu Vin,dan aku akan berusaha untuk kamu melupakan semua dendam dan akan berusaha meluruskan kesalahpahaman ini" gumam Aldo ,dia pun hanya bisa mengusap kasar wajahnya sambil merebahkan tubuhnya di atas kasurnya.

__ADS_1


Sementara di kamar mandi,Vina kembali menangis memikirkan semua ini,dia tidak tahu langkah apa yang akan dia ambil ,kedekatan keluarga fernand dengan Delon pun di dasarkan karena balasan dendam yang akan di lakukan oleh Vina, fernand pun begitu tahu dan siap membantu.


"Apa yang harus aku lakukan " gumam Vina


__ADS_2