Di Kira Cupu Ternyata Suhu

Di Kira Cupu Ternyata Suhu
bab 58 identitas baru ( seorang hacker).


__ADS_3

Vina masih berusaha mencari keberadaan Juanda,dia menelpon dan juga mengirim pesan namun tidak ada jawaban atau balasan dari Juanda


Vina tahu saat ini kakaknya sedang dalam masa sulit,untuk itu Dia ingin selalu ada di saat saat yang paling menyedihkan bagi sang kakak.


"Kak Lina , , " gumam Vina


dia mengambil ponselnya dan menyuruh orang untuk mencari informasi tentang Lina dan keluarganya,setalah itu Vina pergi ke sebuah Club malam berharap dia bisa menemukan Juanda di sana.


suara musik menggema di seluruh ruangan ,gelap sudah pasti namun remang remang cahaya bisa membuat Vina melihat jelas orang orang yang ada di sana,Vina memfokuskan matanya pada setiap orang yang duduk di sofa ,berharap Juanda akan ada di sana.


"haish, , dia kemana sih " gumam Vina masih mencari keberadaan Juanda.


lama mencari dengan mempertajam mata akhirnya dia menemukan orang yang di carinya sedang duduk di sudut ruangan bersama para wanita bayaran,wanita wanita itu duduk di pangkuan Juanda sambil membelai wajah juga dada bidang Juanda yang membuat Vina kesal dan tidak suka.


"hai kalian , minggir " teriak Vina namun tidak ada yang menjawabnya


"astaga, , apa kalian budek...? minggir " kesal Vina berdecak di depan mereka.


salah satu di antara mereka berdiri dan bertanya siapa dia


'"siapa kamu? aku rasa kamu bukan orang sini " ucapnya sambil memperhatikan pakaian Vina dari bawah sampai atas.


Vina tak menjawab,dia mendorong pelan wanita itu dan menarik tangan Juanda .


"Ayolah kak bangun " Vina berusaha menarik tangan Juanda namun Juanda malah menepisnya kasar .


"Pergi " bentak Juanda


wanita yang tadi di dorong oleh Vina pun mendekat " sudah pergi sana! kamu tidak dengar dia hilang apa ?" ucapnya lagi sambil tersenyum kecut pada Vina.


"BUKAN URUSAN KALIAN " ucap Vina kembali fokus pada Juanda,namun lagi lagi Juanda menolak dan menepis kembali tangan Vina.


"Pergi " bentak Juanda lagi.


Kali ini Juanda memang benar benar frustasi,Lina satu satunya orang yang paling dia percaya dan paling di cintainya tega mengkhianatinya dan meninggalkannya menikah dengan orang lain.


"hei ,kamu dengar kan dia tidak mau,jadi kamu pergi " bentak wanita itu namun lagi lagi Vina tidak mempan di bentak sekeras apapun.

__ADS_1


"Aku bilang bukan urusan kalian " jawab Vina dengan lantang lagi namun wanita itu kesal dan hendak menampar Vina,namun sayang Vina lebih dulu menepis tangannya yang hendak menampar itu sampai dia mengaduh kesakitan.


"aaaww" ringisnya..


"aku sudah bilang ,ini bukan urusan kalian," tegas vina kemudian memanggil beberapa anak buahnya untuk membawa Juanda dangan paksa.


"cih dasar sombong" grutu wanita itu menatap tidak suka dengan Vina.


Vina hanya diam dan membalas dengan tersenyum kecut kemudian meninggalkan tempat itu dan membawa Juanda pulang ke rumahnya .


Di rumah Fernand masih duduk santai di ruang keluarga ," mabuk lagi" tanya Fernand melihat Vina memapah Juanda.


"biasalah pa, Urusan cinta " ucap Vina membawa Juanda ke kamarnya.


"haish, , kau berat sekali kak,banyak dosa kaki ya " grutu Vina setelah berhasil meletakkan tubuh Juanda je kasur lalu menyelimuti nya.


"Lina, , kamu tega sama aku Lin,kamu jahat " tangis Juanda saat vina hendak keluar dari kamarnya.


dia menoleh dan merasakan kesedihan yang sama dengan Juanda.


"aku harus membalas sakit hatimu kak ," gumam Vina kemudian benar benar meningkatkan kamar itu


"pa, , maaf Vina kira papa sudah masuk ke kamar,vina pamit ya masih ada urusan yang harus vina selesaikan " ucap Vina di balas anggukan dari fernand.


"kamu hati hati sayang ,ini sudah malam ,di sini sama Amerika beda loh ,jadi papa harap kamu harus lebih hati hati " ucap fernand memperingati sang anak agar bisa menjaga diri.


Vina Tersenyum lalu mengangguk dan pergi " iya pa," balasnya singkat kemudian pergi .


Di luar Vina menghubungi kembali ornag suruhannya ,dan setelah mendapatkan informasi tentang Deno,dia kembali beraksi dengan identitas barunya ,yaitu seorang hacker.


Dia diam diam mengganti pakaiannya dan menutupi wajahnya dengan masker dan topi,kemudian menyelinap masuk ke dalam kantor deno melalui pintu belakang dan dengan alat yang memang sudah di sediakan olehnya untuk melancarkan aksinya.


setelah berhasil masuk ke dalam ,Vina mencari ruangan CEO ,dan setelah mendapatkan nya dia masuk lalu duduk santai di kursi kebesaran milik deno..


"DENO GUNAWAN" gimana Vina masih santai dengan menggoyang goyangkan kursi nya


"baiklah kita bekerja Elvina " monolognya sambil mengeluarkan laptop dari tas yang ada di punggungnya lalu menyambung kabelnya agar terhubung dengan komputer milik deno

__ADS_1


Tangan Vina berselancar di atas keyboardnya,dan tak lama semua telah siap.


"ENTER " Ucap Vina


Klik


secara otomatis komputer Vina menyalin semua data yang ada di komputer kantor milik deno,tak lupa dia juga menyambungnya je ponselnya agar mempermudah nya untuk memantau pergerakan kerja dari kantor deno tanpa membawa laptop.


saat saat terakhir salinan,Vina mendengar derap langkah seseorang yang sedang menuju ke sana


"Sial, , " gumam Vina sambil was was berharap orang itu tidak masuk ke ruangan itu,


di luar seorang satpam yang memang tugasnya setiap malam tengah berpatroli,dia mendekat ke arah ruangan CEO ,sedangkan Vina masih kejar kejaran dengan salinan yang masih 80% berjalan itu.


"Ayolah cepat" ucap Vina berbisik seolah olah menyuruh komputer itu menyalin dengan cepat.


Dan saat itu juga satpam itu membuka pintu


klik...


"loh kok terbuka " ucapnya,


perasaan satpam itu mulai tidak enak,pasalnya sejak kapan ruangan CEO tidak di kunci malam harinya, terlebih ruangan itu memang ruangan yang sangat penting dan juga rahasia tidak Semarang orang bisa masuk ke dalam sana.


"mampus " gumam Vina saat melihat pintu itu Terbuka pelan.


satpam itu terheran melihat ruangan itu kosong tak ada siapapun .


"pak, , pak Deno " panggilnya berharap si empunya kantor masih ada di sana.


"tumben,gak biasanya pak Deno pulang tidak mengunci pintu " gumam satpam itu .


bagaimana nasip Vina?


sesaat sebelum satpam itu membuka pintu , komputer Vina telah berhasil menyalin 100% file rahasia milik perusahaan itu kemudian bergegas untuk bersembunyi di pinggiran lemari di belakang pintu ,saat satpam itu masuk ke dalam. saat itulah Vina menyelinap keluar dengan aman,namun belum sampai di persimpangan dia melihat sebuah senter yang menyala kesana kemari,Vina dengan cepat bersembunyi di balik tembok agar tidak ketahuan


"Sial, , ,banyak juga penjaganya " gumam Vina merasa kantor Gunawan emang penjagaannya sangat ketat ,dia menjadi ekstra waspada saat mendekatkan tubuhnya ke tembok ,setelah penjaga itu pergi barulah Vina keluar kantor itu melalui pintu yang tadi di lewatinya saat masuk ,pasti ada CCTV yang menangkap dirinya yang menyelinap masuk ke dalam tanpa izin.

__ADS_1


****


__ADS_2