
Juanda kali ini tidak akan tinggal diam,dia ingin merebut cinta nya kembali setalah mendapatkan informasi dari anak buah Vina jika Lina hari ini akan menikah dan setiap hari dia sangat tersiksa di sana .
"Vin, , ayo bantu kakak " pinta Juanda tanpa mengetuk pintu kamar Vina.
"kau tenang aja kak,aku sudah mengatur semuanya" jawab Vina dengan santai duduk di kursi riasnya,mulai memoles wajahnya dengan pelan.
setelah itu barulah mereka berangkat ke tempat acara ,Vina pergi ke aula pernikahan untuk menyaksikan tontonan menarik sedangkan Juanda dia pergi ke kamar yang di tempati oleh Lina,tidak mudah memang namun Juanda tidak sendiri,dia juga bernama anak buahnya untuk melancarkan misinya.
tok....tok...tok..
Juanda mengetuk pintu dengan pelan,Lina yang di tinggal sendiri pun segera membuka tirai dan melihat Juanda di sana,dia segera berlari untuk mengunci pintu kamar itu,namun saat yang tepat para pelayan masuk dan menghalangi jalan Vina..
"Hei kamu mau ngapain " ucap nya mendorong pintu itu dan masuk bersama dua temannya.
Lina segera mundur dan mencari cara agar bisa mengalahkan mereka,Lina menggunakan sekuat tenaganya untuk melumpuhkan ketiganya,setelah itu barulah dia membuka tirai dan jendela ,juanda pun masuk dan mengikat para pelayan itu dengan bibir di tutup agar tidak berteriak,setelah itu barulah mereka keluar melalui pintu samping mengendap tanpa ada yang mengetahuinya,gampang memang karena para pengawal dari Deno masib terllau sibuk mengurus tamu undangan yang datang dan mengawasi sekitar.
dan tak lama beberapa orang masuk ke dalam kamar Lina dan mendapati Lina sudah tidak ada di sana.
"Di mana dia ?" tanya salah satu di antara mereka sembari melepas ikatan para pelayan itu.
"dia kabur lewat sana " jawab pelayan itu,dan beberapa orang pun dengan segera mengejar mereka.
di sisi lain.
Vina kembali tertawa lebar saat anak buah deno kembali dengan tangan kosong dan melapor bahwa Lina tidak ada di sana .
"hahahaha , , ,percuma Deno,Lina sudah tidak ada di sini ...jadi bersiaplah , sebentar lagi polisi akan datang untuk menangkap kalian " ucap Lina kemudian bergegas pergi,dia tidak ingin lama lama di sana ,namun saat itu juga Deno berlari dan mengambil botol dari meja kemudian melemparnya ke arah Vina,beberapa bodyguard Vina pun langsung menjadi tameng bagi vina.
BUGH.
Prank
botol itu pecah saat menyentuh lantai setelah di tepis oleh anak buahnya vina.
Vina terkejut dan berbalik arah ,Dia hendak melawan namun melihat gerak gerik polisi yang sudah tiba Vina tak jadi mengeluarkan tenaganya untuk melawan.
"Angkat tangan " teriak polisi membuat banyak tamu undangan berteriak dan juga berlarian bahkan wartawan yang sejak tadi banyak yang bersembunyi kini mengeluarkan diri dengan terang terangan mulai merekam kejadian itu.
para polisi itu pun mulai menahan gunawan juga deno untuk di bawa ke kantor polisi.
__ADS_1
"apa salah saya dan anak saya pak?" tanya Gunawan
"silahkan ke kantor polisi dan jelaskan di sana " jawab polisi itu
"tunggu, , saya butuh pengacara saya " ucapnya menoleh ke seorang pengacara yang memang hadir di sana.
polisi itu menoleh dan melihat pengacara itu mendekat " silahkan ikuti kami" ucap polisi itu .
Vina Tersenyum licik melihat mereka di bawa ke kantor polisi,Deno melihat senyuman Vina berbisik saat melewati Vina.
"awas loe,urusan kita belum selesai" bisik Deno tepat di dekat telinga Vina yang berdiri dengan melipat kedua tangannya di perutnya.
"baiklah,aku tunggu " balas Vina kemudian tersenyum penuh kemenangan.
setalah berhasil membawa pergi Gunawan dan Deno barulah Vina melangkah keluar .
Di Amerika
malam hari Aldo datang ke tempat bar club milik Vina dan menyapa Clara juga Jack
"Hai .." sapa aldo
"Aldo , , " sapa Clara kemudian keluar dari meja mini bar lalu memeluk Aldo sejenak sebagai Sapaan nya .
melihat Clara keluar dan menyapa seseorang barulah Jack keluar dan melihat Aldo di sana
"hai bro, , ,Kapan kamu datang , ,? apa kabar ?" tanya Jack bertos ria dengan Aldo.
"baik baik, kalian juga apa kabar? maaf aku tidak mengabari kalian terlebih dahulu untuk datang ke sini " ucap Aldo mulai berbincang.
"kabar kami seperti yang kamu lihat Al,kami selalu seperti ini di sini " ucap Clara
Mereka duduk sambil berbincang karena sudah lama tidak bertemu dah bertanya banyak tentang Vina yang kini sudah menjadi tunangannya.
di sela sela perbincangan mereka tiba tiba Clara melihat Susan ,Clara dan Jack pun pamit ,mereka sengaja meninggalkan Aldo sendiri , mereka mau melihat bagaimana reaksi Susan saat bertemu Aldo.
"oh ya, duduk duduklah di sini dulu,kami kebelakang sebentar,dan aku akan mengantarkan minum untuk mu Al " ucap Clara di balas anggukan Aldo.
Cakra pun menarik tangan Jack agar pergi dari sana." kenapa harus pergi? " tanya Jack kebingungan.
__ADS_1
"kau tidak melihat nenek sihir itu datang ke sini" tanya Clara
"iya aku tahu,lalu?" Jack masih belum mengerti ucapan Clara .
"haish, , ,aku cuma ingin minat segenit apa dia sama Aldo " jawab Clara .
Jack pun mengangguk dan mengamati mereka sementara Clara membuat minuman untuk Aldo dan menyuruh pelayan untuk mengantarkan nya ke meja Aldo.
terlihat Aldo tengah sibuk dengan ponselnya yang ternyata Aldo sedang mengirim gambar ke vina sedang di mana dia sekarang.
"sayang aku lagi di sini,sama teman teman kamu " ucap Aldo pada pesan nya melalui aplikasi WhatsApp di sertai dengan gambar.
Susan yang baru saja datang tanpa sengaja melihat siluet Aldo dari belakang ,dia mendekat dan alangkah terkejutnya dia mendapati Aldo benar benar di sana .
"Aldo? " panggil Susan.
Aldo menoleh dan terkejut bisa bertemu dengan Susan di Amerika ,dia berpikir Amerika itu luas dan kenapa bisa bertemu dengan nya di sana.
"suster !" panggil aldo.
"aldo...astaga ini benar kamu." ucap sudah lagi duduk di samping Aldo.
"gak nyangka aku bisa bertemu kamu di sini Al, , aku kangen " ucap Susan memeluk Aldo dari Samping.
Aldo terlihat tidak nyaman dan melepas pelukan Susan dengan pindah duduk .
"Susan jaga sikap kamu, , " ucap Aldo
"kenapa? kita di Amerika Aldo,kamu mau nikah kek atau apa yang penting kan sekarang kita bersama jadi wajar dong,dan aku rasa kamu suka sama aku " jelasnya dengan percaya diri.
"apa? suka? aku tidak pernah bilang aku suka sama kamu Susan !" jawab Aldo
"tapi perlakuan kamu ke mama ku sudah membuktikan kalau kamu suka sama aku Al" jawab Susan lagi
dia masih berpikir jika kebaikan Aldo selama ini karena Aldo suka dengan nya.
"Cukup Susan , , ," bentak Aldo sambil berdiri.
dia menarik tangan Susan untuk pergi ketempat yang lebih sepi ,Jack dan Clara pun mengikuti mereka.
__ADS_1
***