Di Kira Cupu Ternyata Suhu

Di Kira Cupu Ternyata Suhu
bab 28 mendatangi junet.


__ADS_3

ckrek


"Iiihh, ,paan sih, , minggir dana " Vina mendorong kasar tubuh Aldo yang mengatainya Bau,dia dengan kesal masuk ke kamar mandi dan membersihkan tubuhnya,


Aldo tersenyum senang melihat ponselnya yang berhasil mendapatkan foto mereka yang terlihat mesra dan dan intim,apalgi di foto ini,Aldo terlihat mencium leher Vina dan Vina terlihat memejamkan matanya.


Setelah puas melihat hasil foto itu,Aldo pun mulai mengganti pakaiannya,dia juga memesan beberapa pakaian wanita untuk Vina.


Cklek


Vina keluar dari kamar mandi hanya menggunakan handuk kecil saja,dia mengintip dan tidak melihat Aldo di sekitar sana.


"Sialan,gue lupa lagi bawa ganti,gue pake apa dong sekarang " gerutu Vina ,dia berjalan dengan pelan.


Dia melihat sekeliling apartemen tidak melihat Aldo,dia merasa lega dan berjalan dengan santai ke arah lemari Aldo untuk mencari pakaian.


"Mana sih " ucap Vina masih mencari pakaian yang cocok untuknya


"Nyari apa? " Tanya Aldo


Degh


Vina mematung,dia tidak berani menatap Aldo dengan kondisi hanya menggunakan handuk kecil yang melilit bagian penting tubuhnya.


"Gue ,, gue nyari, , , "


"Ini ,pakai ini " ucap Aldo kemudian berlalu dari sana,dia tau Vina akan sangat malu jika Aldo tidak segera pergi dari sana.


Pelan pelan Vina menutup lemari itu dan melihat sebuah paper bag di pinggiran ranjang,dia kemudian membukanya dan mencobanya.


Setelah mengganti pakaiannya Vina keluar dan mendapati Aldo yang sudah duduk di ruang makan nya menunggu Vina.


"Ayo makan " ajak Aldo


"Loe yang masak? " tanya Vina sambil duduk di kursi


"Enggak, , gue pesan online tadi,gue tau loe lapar kan pulang dari Amerika kita langsung ke rumah sakit,dan belum makan apapun dari siang " ucap Aldo sambil menuang makanan ke piringnya.


", Thanks " ucap Vina.


" Terimakasih aja gak cukup loh , , " balas Aldo


"Ukhuk, ,, ukhuk " Vina terbatuk mendengar itu,dia merinding jika Aldo mulai menggodanya


"Pelan pelan dong,loe kalau di goda lucu juga ya , , sorry gue becanda " balas Aldo


"Cih, , dasar " kesal Vina di balas tawa Aldo.

__ADS_1


***


keesokan harinya Vina berencana untuk mengunjungi mama nur ke RSJ harapan bangsa, namun kali ini dia kerumah sakit sendiri,tidak di temani siapapun,namun sebelum itu dia meminta Seseorang untuk mengirim alamat papanya,dia menelusuri jalan setapak untuk menuju kerumah papa nya.


di ujung jalan dia melihat seorang pria paruh baya terlihat membersihkan halaman rumah yang begitu sempit ,Vina terdiam hanya mengamati dari kejauhan ,dia begitu perihatin dengan kondisi papanya yang kini semakin tua karena tidak terurus,dalam kondisi seperti ini Vina melupakan dendam nya sejenak pada sang pangeran hidupnya ,namun mengingat kondisi mama nur yang mengalami sakit jiwa karena ulah lelaki di depannya itu membuat Vina kembali meradang,tatapan ibanya berubah menjadi kebencian,dia mengepal keras tangannya merasa geram,


degh.


Vina berlalu saat papanya menatap ke arahnya dengan tatapan heran.


"siapakah dia ?" gumam papa Vina


Vina melanjutkan perjalanan menuju rumah sakit jiwa harapan bangsa,saat mobil Vina masuk ke halaman rumah sakit, Vina melihat mobil nya berpapasan dengan pengguna sepeda motor yang terlihat familiar di mata Vina,


"seperti Aldo.!" gumam Vina menatap pengguna sepeda motor itu yang melaju dengan kecepatan penuh ke arah jalan raya.


"tapi tidak mungkin itu Aldo,siapa yang Aldo jenguk di sini?, mungkin aku salah liat " ucap Vina memarkirkan mobilnya di tempat parkir.


Vina langsung ke tempat biasa dia menjenguk mamanya,terlihat suster berjalan ke arah nya seolah tahu jika dia sudah datang,padahal Vina belum memberitahu pihak rumah sakit untuk menemui mama nya ,namun melihat mama nur yang terlihat lebih segar hari ini,membuat Vina mengurungkan niatnya untuk bertanya tentang itu.


"loh kok mama di luar, , habis jalan jalan ya,atau mama tahu kalau El mau ke sini? " ucap Vina seakan mamanya hebat bisa menebak kapan anaknya akan datang.


"eeh , , iya buk El ,kita jalan jalan tadi " ucap suster itu.


" bagaiman kabar mama sus ?" tanya Vina .


"syukurlah, , terimakasih ya suster sudah merawat mama saya " ucap Vina kemudian mendekat dan berjongkok di depan mamanya.


"ma , , ," panggil Vina


mama nur menoleh ,menatap lekat wajah Vina ,kemudian dia tersenyum hangat,namun lagi lagi senyuman itu berubah menjadi tangisan dan teriakan.


"pergi, , ,pergi , , " teriak mama nur sambil menyilang tangannya di depan dadanya,dia mendorong tubuh Vina sampai Vina terjatuh ke tanah.


"astaga buk El " panggil suster membantu Vina bangun


"tidak apa apa sus,,gak apa apa, , saya baik baik saja " ucap Vina.


"suster ,cepat bawa buk nur ke dalam ,beri dia obat penenang " ucap dokter yang kebetulan lewat.


"mbak Vina tidak apa apa " sapa dokter itu


"tidak apa apa dok, " balas Vina dan hanya menatap sedih melihat tubuh mamanya menghilang di bawa suster tadi.


"kalian semua harus menerima pembalasan gue " geram vina langsung melajukan mobil nya ke sebuah perkampungan di mana mama nur mengalami kejadian tragis itu.


Vina menatap tempat itu dalam diam,tak lama empat orang preman datang untuk mengacaukan tempat itu,apa itu mereka.?

__ADS_1


Vina kembali menghubungi seseorang yang memang di tugaskan sebagai mata mata ,dia meminta identitas orang yang telah memperkosa mama nur sampai gila.


tring..


tak lama ponsel vina berdering,vina mendapatkan lima identitas yang selama ini dia cari , beserta anak dan istri mereka.


dan Vina kembali menatap keempat preman itu yang dengan lekat,dia mengenali dia di antara mereka yang sudah masuk daftarnya.


"baiklah ,kita mulai " gumam Vina ,dia turun dari mobil dan berjalan ke arah sebuah warung di dekat sana ,dia mengamati langsung kedua laki laki tersebut.


"eeh buk ,itu kenapa ribut ribut?" tanya Vina sambil menunjuk ke arah mereka


"ooh biasa mbak ,itu si Junet sama teman temannya lagi gangguin orang " jawab ibu ibu itu


"kenapa tidak ada yang membantu?" tanya Vina penasaran melihat orang orang tidak ada yang berniat membantu


"bukannya kita gak mau bantu mbak,kita tidak ada yang berani, komplotan mereka sangat kejam mbak, pernah dulu mereka memperkosa wanita sampai kabarnya wanita itu gila ,bahkan seminggu kemudian dia membunuh orang di sana ,iih ngeri " terang ibu ibu itu dengan bergidik ngeri.


"kenapa tidak di laporkan? " tanya Vina lagi.


"soal itu , , ,"


BRAKK


"astaghfirullah, , ," teriak ibu ibu itu begitupun dengan vina dia terkejut dengan kedatangan seseorang yang tiba tiba menggebrak meja.


" Kopi , , ,cepat kopi , , " Teriak nya


ibu ibu itu mengkode agar vina segera pergi,dia tidak mau Vina di ganggu oleh komplotan Junet.


melihat aba aba itu vina membalas dengan isyarat,seolah dia tidak apa apa,dia baik baik saja.


"cepat kopi , , ," bentaknya lagi , yang lain langsung pergi melihat junet dan kawanannya datang ,namun tidak dengan Vina dia dengan santai menikmati makanannya .


"ssst, , ssttt " salah satu anak buah junet memberi Kode pada junet.


junet memalingkan tatapannya ke arah Vina yang duduk manis sambil menikmati rotinya.


cuit ...cuittt...


Junet bersiul,namun tak di hiraukan oleh Vina .


"bos ,santapan segar bos, , lihat seksi sekali " bisik yang lainnya.


seketika mata junet menatap penuh napsu pada tubuh vina yang duduk menggunakan dress yang memperlihatkan paha nya.


"khem , , khem, , boleh Abang temani neng?" tanya junet ..

__ADS_1


__ADS_2