Di Kira Cupu Ternyata Suhu

Di Kira Cupu Ternyata Suhu
bab 75


__ADS_3

Di sisi lain,kesedihan masih melanda Mona pasalnya setelah mengetahui jika Juanda sudah menikah kini kenyataan lain telah melukainya dan membuatnya sangat menyesal,dia kini hanya bisa menangis di pusara mantan suaminya yang telah di ceraikan demi Juanda,menyesali semua yang telah dia lakukan dan juga mengakui kesalahannya dan tidak akan melukai vina maupun nur lagi.


"Maas, , maafkan aku mas , ,maaf " Isak nya ambil menabur bunga di atas pusara almarhum mantan suaminya.


"Hiks, , aku janji aku akan berubah mas,aku tidak akan menyakiti siapapun lagi " ucapnya lagi .


Mona datang ke pemakaman di temani Rahma,dan tak lama kemudian nur pun datang ,dia menyentuh pundak Mona.


"Sudahlah , semuanya sudah berlalu," ucap nur penuh dengan kesabaran.


Mona menoleh dan langsung memeluk nur dengan mengucap ribuan kata maaf dan juga penyesalan.


"Sudahlah... lupakan masa lalu,dan fokus lah merawat dan juga membesarkan nana " ucap nur sambil mengelus punggung Mona.


Rahma sangat bersyukur melihat nur semakin membaik dan juga bisa menerima kenyataan,dia belajar banyak dari nur yang berusaha ikhlas dan sabar menghadapi cobaan hidupnya,meski kadang masih sering histeris di malam hari namun kini nur semakin bisa menjaga emosinya.


Rahma kagum dengan sosok nur yang lapang dada memaafkan Mona dan juga kesalahan nya,Rahma sudah tahu semuanya dari Vina yang sempat menceritakan kisah hidupnya saat membawa Nana untuk di rawatnya,dia juga tahu jika Vina anak yang baik,hanya saja kisah kelam hidupnya membuatnya menjadi Vina yang sekarang.


Namun seiring berjalannya waktu,dia melihat Vina semakin berubah sejak kedatangan Aldo di hidup nya.


Setalah cukup lama di pemakaman mereka akhirnya pulang,di perjalanan Mona berjanji pada dirinya sendiri untuk hidup lebih baik lagi dan mulai menata hidup barunya dengan Nana,dia pun memutuskan untuk pergi mencari kehidupan yang lain dan tidak akan mengganggu Vina dan juga keluarganya.


"Aku tidak setuju Mon!" Ucap nur saat Mona mengutarakan keinginannya itu.


"Tapi aku tidak tenang di sini,rasa bersalah ku pada kalian selalu menghantuiku nur " ucap Mona


Mereka kini sudah di apartemen,Rahma datang dengan membawa tiga gelas teh untuk mereka.


"Buk nur benar Mon, , kamu gak usah pergi..mending di sini sama kita ,kalau kamu pergi aku juga nanti bakal menganggur loh " sahut Rahma sambil menaruh teh nya di atas meja kemudian duduk bersama .

__ADS_1


Mona terlihat berpikir sejenak " aku akan pikirkan dan aku akan mengatakan niat ku ini pada Vina saat dia kembali nanti " ucap nya lagi


"Aku yakin Vina juga akan mengatakan hal yang sama,dia juga tidak mau kamu pergi membawa Nana Mon " ucap nur lagi.


Lama berbincang mona teringat dengan Juanda " oh ya ,aku harus meluruskan permasalahan ku dengan juanda ,aku harus meminta maaf pada mereka juga" ucap Mona


"Itu terserah kamu Mona,aku rasa itu juga perlu agar tidak ada kesalahpahaman antara Juanda dan juga Lina" jelas nur.


Di sisi lain ,Aldo masih terus memikirkan video yang di kirim oleh Ken beberapa hari lalu,dia masih mengamati setiap detail gambar yang ada ,kemudian dia teringat dengan salah satu temannya di Indonesia yang cukup tahu dan bisa mengamati bahwa video itu editan atau tidak.


Dia segera mencari kontaknya dan menghubungi nya untuk menyelidiki video dan juga rekaman suara itu.


Tak lama terdengar suara ketukan pintu,Aldo bangkit dengan malas lalu membuka pintu.


Cklek


"Hai al, , ,aku masuk ya " ucap Susan sambil mengangkat sebuah rantang lalu masuk tanpa izin ke apartemen Aldo.


"Di sini aku bukan Suster Al,aku teman kamu " sahut Susan sambil menata makanan di atas meja.


Aldo masuk dengan malas dan duduk di kursi makannya sambil menatap makanan yang di bawa Susan.


Susan tersenyum melihat Aldo yang diam saja sambil menatap makanan yang di bawanya tadi.


"Nih makan ,kamu pasti lapar,iya kan " ucap Susan sambil memberikam Aldo sendok .


Aldo terdiam sambil menatap sendok di tangan Susan lalu mengambil ya dan melepasnya.


"Pulanglah aku tidak selera makan " ucap Aldo sambil berdiri handak pergi

__ADS_1


"Tapi Al,kamu harus makan ,aku tau kamu pasti belum makan Kam " ucap Susan lagi namun Aldo tak menghiraukan nya.


Susan menatap punggung Aldo yang hilang di balik pintu kamar nya,dia mendekat dan mengetuk pintu itu.


Tok


Tok


Tok


"Al, , aku boleh masuk" ucap Susan


"Pulanglah Susan ,aku tidak ingin di ganggu " sahut Aldo dari dalam.


Susan menghembuskan nafas nya dengan kesal meninggalkan Aldo.


Di tempat lain Vina lagi lagi gelisah saat Aldo tak menjawab panggilannya,dia memutuskan untuk menemui aldo id apartemennya,namun saat hendak sampai dia melihat Susan yang baru saja keluar dari apartemen Aldo.


"Susan " panggil vina


Susan menoleh dan menyapa Vina. " Hai Vin,ngapain kamu di sini? Aldo lagi istirahat capek " ucapnya sambil memperbaiki kancing bajunya.


Vina menatap tajam ke arah tangan Susan yang lagi merapikan kancing bajunya itu,Vina mengepal tangannya saat susan berlalu dengan dengan tersenyum.


"Aldo, , ,apa yang telah kalian lakukan " gumam Vina berjalan capat dan mengetuk pintu .


Dari dalam ,Aldo sangat terganggu Dangan ketukan pintu itu,dia kembali bangkit dengan kesal lalu membuka pintu itu .


"Apa lagi sih sus, , , , " ucap Aldo hendak marah manyangka bahwa Susan lah yang kembali datang melainkan Vina.

__ADS_1


"Apa? Susan?" Tanya Vina


Aldo terdiam


__ADS_2