
Vina keluar tanpa kata dari mobil taksi itu,dia tidak memperhatikan sekitar sampai tidak menyadari jika mamanya aldo juga ada di sana.
"loh sayang, ,Aldo mana?" tanya mama Lauren saat melihat anaknya kembali dari Amerika tanpa menyapa dirinya.
Vina menghentikan langkahnya,dia terkejut dengan mama Bella sedang duduk dengan mamanya aldo.
"eeh Tante, ," sapa Vina kembali dan menyapa mama Bella.
" Aldo mana sayang " ucap mama Bella Setalah cupika cupiki dengan Vina
"Aldo , , ,mmm " Vina pun tak tahu Aldo sudah pulang atau belum
"aku di sini ma " sahut Aldo yang baru datang membawa koper Vina.
"nah ,tu dia Aldo,kalau gitu vina ke atas dulu ya ma,Tante " pamit Vina langsung berlari ke kamarnya .
Vina ke kamar bukan untuk istirahat,melainkan dia mengganti pakaiannya dan mengambil jaket kulitnya lalu mengambil helm kesayangan nya,ia lalu turun dan kembali mendapati mama Bella dan Aldo masih di sana.
Vina yang tadinya berlari kini memelankan langkahnya ,dan turun dengan pelan.
"loh kamu mau kemana ? " tanya mama Lauren melihat anaknya sudah menenteng helm.
"kamu mau balapan lagi? " tanya mama Lauren membuat mereka berdua shock, terutama Aldo, dia tidak tahu jika Vina bisa menggunakan sepeda motor.
"enggak ma,ada urusan di luar ," jawab Vina.
"kamu bisa pake motor?" tanya Aldo
"kamu suka balap motor? " tanya mama Bella
"eeh enggak tan,mama kalau ngomong suka berlebihan ,jadi jangan di dengar ya ." elak vina
Dia tidak ingin mama Bella menganggapnya wanita yang tidak benar,untuk itu dia membela dirinya.
vina menatap ke arah mamanya,dia ingin mamanya tidak membahas apapun dan segera memberinya izin untuk pergi.
"baiklah sana pergi ,tapi sama aldo" ucap mama Lauren.
__ADS_1
Vina senang mendengar mama Lauren menyuruhnya untuk pergi,tapi tidak suka dengan ucapan terakhir nya yang menyuruhnya bersama Aldo. " tapi ma , ,Aldo mungkin kecapean ma,kan kita baru pulang dari Amerika " ucap vina.
"kamu capek Aldo?" tanya mama vina.
"enggak kok Tante ,biasa aja ,tapi mungkin Vina mau pergi tanpa Aldo ,biarkan saja " balas Aldo sopan.
"kalau kamu tidak pergi sama Aldo,jangan harap mama kasi kamu keluar " ucap mama Lauren.
"maa, , iihh ,,,mari Tante " ucap Vina sedikit kesal lalu berjalan keluar,namun melihat Aldo masih tidak bergeming dia kembali dan menarik tangan Aldo .
"kaya cewek Lo ah " bisiknya sambil mendorong tubuh Aldo .
"loe mau kemana sih ?" tanya Aldo
"bawel ya loe, ayo pergi nanti gue kasi tau jalannya,kalau loe bawel gue turunin loe di jalan " omel Vina
Aldo pun hanya diam mengikuti Vina,dia tahu Vina orangnya keras kepala,untuk itu dia memilih untuk mengikuti saja apa yang Vina katakan.
Aldo melajukan motornya ke arah jalan raya,di jalan Aldo tak sengaja melihat anak anak siswa SMP sedang mengerumuni seorang siswi perempuan di pinggir jalan,Aldo segera menepi dan turun dari motor.
Vina terheran kenapa Aldo berhenti," Aldo kenapa berhenti,gue lagi buru buru " ucap Vina namun Aldo tak menanggapi,dia langsung menyebrang jalan menuju ke tempat anak anak itu,Vina mengikuti arah Aldo berjalan
pandangan Vina terkunci saat melihat Aldo berjalan ke arah sekumpulan anak anak siswa itu yang lagi asik membully salah satu teman mereka ,Vina kembali teringat akan kisah kelamnya,namun ingatan itu buyar saat melihat Aldo yang terlihat mengangkat tangannya seperti memarahi anak itu.
terlihat dari cara anak pertemuan itu menatapnya Aldo terlihat membelanya,Aldo menunjuk satu persatu dari keempat siswa itu dengan tatapan sangat bahkan siap menerkam,mereka semua terdiam sambil menunduk dan tak lama mereka semua berlari meninggalkan siswi perempuan itu sendiri bersama Aldo.
Aldo bersikap manis bahkan dia mengusap pelan puncak kepala anak itu ,lalu pergi sambil tersenyum,entah apa yang di katakan Aldo pada anak itu sampai dia tersenyum lebar saat menetap kepergian Aldo dia juga melambaikan tangannya pada Aldo.
"apa gue gak salah lihat? dia menyelamatkan anak itu dari pembullyan? bukan kah dia juga tukang bully?" pikir Vina dia bimbang dengan sikap Aldo .
"apa Aldo menyesal dulu telah membully gue ? " pikir Vina lagi namun segera di tepis pemikiran itu,
"iih mikir apa si gue,kalau dia sudah menyesal mungkin dari dulu dia mencari gue dan meminta maaf sama gue atas semua yang telah dia lakukan,tapi apa sampai sekarang tidak ada tuh bau baunya dia mencari gue " gumam Vina lagi menepis pemikiran itu,baginya mau Aldo menyesal atau tidak dia pasti akan membalas dendam terhadap Aldo dan sekawanannya, hanya tinggal menunggu waktu saja.
"hei kenapa loe melamun?" tegur Aldo saat sudah berada di depan nya.
"eeh siapa yang melamun sih !" ketus Vina.
__ADS_1
"ya sudah ayo,gue lagi buru buru ini ,lagian loe ngapain ke sana?" tanya vina dengan sengaja.
" gue gak suka aja melihat anak anak itu membully temannya " jelas aldo.
"cih, dasar munafik loe kaya gini mau buat gue jatuh cinta ya sama lo? gue gak bakal terhasut sama ucapan manis loe Aldo,gue tahu loe siapa dari dulu" ucap Vina dalam hati.
"ooh, , emang loe pernah jadi korban bully atau sebaliknya?" tanya vina
DEGH
Aldo terkejut dengan pertanyaan Vina ,setiap mengingat kejadian itu Aldo selalu ingin teriak untuk melampiaskan kekesalannya pada dirinya yang tidak bisa berbuat apa apa untuk El dulu .
"eee, , enggak , , ,gue cuma gak suka aja melihat anak anak jadi korban bully atau jadi tukang bully " terang Aldo kemudian kembali menyalakan motornya.
Vina dan Aldo pun kembali melanjutkan perjalanan mereka menuju ke sebuah rumah sakit.saat sampai Vina berlari menuju ke ruangan yang telah di kasi tahu oleh Juanda,sedangkan Aldo mengikuti dari belakang
"siapa yang sakit?" gumam Aldo sambil mengikuti Vina yang tengah celingukan mencari ruangan yang di tuju.
"aah ini dia !" ucap Vina langsung membuka pintu.
cklek
Di dalam terlihat Juanda sedang duduk di pinggir ranjang seorang wanita yang terlihat pucat,di tangan wanita itu tertancap selang infus,dah di pergelangan tangannya terdapat sebuah perban bekas luka.
"kak " panggil Vina .
Juanda menoleh dia langsung bangkit dan memeluk Vina .
"kenapa dia ikut? " tanya Juanda berbisik saat melihat Aldo baru saja masuk ke ruangan itu juga.
"nanti gue ceritakan " balas vina segera melepas pelukannya dan berjalan ke arah Lina yang terbaring lemah di sana.
"apa yang terjadi padanya ?" tanya Vina
Juanda melirik Aldo dia tak ingin Aldo tahu tentang mereka ,Vina mengisyaratkan agar Aldo keluar sebentar,Aldo pun paham dan dia langsung keluar setelah berpamitan.
setelah kepergian Aldo,Juanda pun menceritakan semuanya.
__ADS_1
***