Di Kira Cupu Ternyata Suhu

Di Kira Cupu Ternyata Suhu
bab 50 di pecat


__ADS_3

Vina tergesa gesa agar tepat waktu sampai ke apartemen nya,dia mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi .


"Ada apa dengan mama , , kamu kemana sih Susan " grutu Vina mencoba menelpon Susan namun tidak ada balasan.


"Haish, , mana sih " kesal Vina kembali menelpon Rahma dan tak lama Rahma menjawab.


"Iya vin?" Jawab Rahma


"Apa bibik di rumah? " Tanya Vina.


"Tidak Vin,bibi lagi di luar lagi mengajak Nana bermain ,ada apa?" Tanya Rahma.


" Mama mengamuk bik, dan susan gak ada di sana,bibi jangan pulang dulu ya sebelum mama tenang" jawab Vina kemudian mematikan ponselnya.


Tak lama Vina telah sampai di parkiran apartemen,dia berlari sekencang kencangnya agar cepat sampai,namun apa yang di dapatkannya saat telah sampai? Dia mendengar ucapan yang tidak seharusnya di dengarnya .


"Suster, , kamu ngapain ?" Terdengar suara Aldo saat vina baru saja membuka pintu.


"Mas, , , mas Aldo , sebenarnya aku suka sama mas , , mas aldo suka kan sama aku ?" Ucap Susan tanpa tahu Vina di belakangnya.


"Apa?" Ucap Aldo terdengar terrkjeut.


"Apa?" Begitupun dengan Vina,dia sangat terkejut mendengar pengakuan dari Susan.


"Kamu suka sama Aldo Susan? " Tanya Vina mendekat.


Susan terkejut,dia langsung bangkit dari duduknya begitupun dengan Aldo,dia langsung berdiri berharap Vina tidak salah sangka dengannya .


"Eeh, , Vin ,. ,,kamu di sini?" Tanya Susan terbata bata


"Vin jangan salah paham " ucap Aldo mendekat.


Vina menahan Aldo dengan tangannya " apa benar apa yang aku dengar tadi,? Kamu suka sama Aldo? " Tanya Vina sambil menatap Susan.


Susan menunduk,dia tidak berani mendongak menatap vina,apa yang dia sembunyikan sejak lama akhirnya terbongkar juga oleh mulutnya sendiri.


"Eeeh, , ,itu , , " melihat seringai Vina membuat susan sulit untuk berbicara,dia gemetar dan tak berani mengatakan apapun.


"Kenapa kamu diam ?" Tanya Vina mendekat ke arah susan.


"Eee, , saya , , , saya, , , "


",JAWAB , , ,!" bentak Vina membuat Aldo maupun Susan terkejut.


"Saya , , " Susan sangat ketakutan,dia tidak tahu kalau Vina akan semenakutkan itu jika marah .


Aldo pun hanya terdiam dan tersenyum kecil saat vina terlihat sangat marah dengan Susan. Entah apa perasaan Aldo saat ini ,yang pasti dia merasa Vina sangat sangat tidak suka melihat orang lain dekat dekat dengannya.


"Ngapain kamu senyum senyum, , gak ada yang lucu di sini,,dan kamu Susan ,pergi dari sini kamu saya pecat " terang Vina langsung memecat susan.


"Apa? " Kaget Aldo

__ADS_1


"Apa? Di pecat? Vin jangan Vin aku mohon jangan pecat aku Vina " Susan sangat menyesal mengatakan hal yang seharusnya tidak di katakan.


"CEPAT PERGI " bentak Vina lagi.


"Oke, ,aku mengaku aku memang suka sama Aldo sejak dulu ,dan aku tidak suka sama kamu Vina,kamu selalu nengambil apa yang seharusnya milikku " terang Susan melawan .


"Apa kamu bilang?" Tanya Aldo


"Hah, , sudah jelas bukan ? Dan aku tidak suka milikku di sentuh orang lain ,termasuk kamu , , dan sekarang cepat bereskan barang barang kamu dan pergi dari sini " bentak Vina sambil menunjuk ke arah jalan keluar .


"Oke , ,aku akan pergu dan ingat kamu Vina aku akan balas semua yang telah kamu lakukan padaku " balas Susan dengan emosi kemudian dia pergi ke kamar untuk membereskan barang barangnya.


Aldo sangat senang mendengar ucapan Vina tadi,dia sepeti mimpi.


Puk


Puk


Puk


"Apa aku bermimpi?" Ucap Aldo pada dirinya sendiri.


Mihat itu Vina semakin kesal " puas kamu hah!" Bentak Vina kemudian meninggalkan Aldo ke kamarnya.


Namun Aldo tidak tinggal diam,dia mengajak vina sampai ke kamarnya.


"Vin, ,Vina tunggu " tarik Aldo pada tangan Vina.


"Apaan sih, , " kesal Vina menepis tangan Aldo .


"Apa yang mau kamu dengar Aldo,tidak ada yang ingin aku katakan " jelas Vina meninggal Aldo.


"Cepat keluar dari kamar ku." Ucap Vina menunjuk ke arah jalan keluar.


"Vin ,aku cuma mau , , "


"Aldo ,cepat keluar,aku ingin istirahat" pinta Vina pelan sampai membuat Aldo mengalah dan meninggal Vina.


"Padahal aku hanya ingin tahu isi hati kamu Vina, , apa perasaan ku terbalaskan " gumam Aldo masih berdiri di depan pintu kamar Vina.


"Sorry Aldo, , aku belum siap mengatakan aku suka sama kamu,aku masih ragu dengan perasaan ini " gumam Vina menatap punggung Aldo yang hilang di balik pintu itu.


Vina memejamkan matanya ,entah apa yang ada di pikirannya namun dia merutuki dirinya kenapa bisa sampai bicara pada Susan seperti itu .


"Bodoh kamu Vina bodoh,terlalu kentara apa yang kamu ucapkan tadi ,kalau kamu suka sama dia" gumam Vina


Aldo mengalah dia melangkah menuju kamar mama nur dan melihat keadaan mama nur,Setalah itu dia keluar untuk memasak di dapur.


**


"Aldo ,kamu masih di sini?" Tanya Vina melihat Aldo menata meja makan.

__ADS_1


"Iya,ada apa? " Tanya Aldo seolah tak terjadi apa apa.


"Astaga , ,Nana " Vina lupa dengan Nana yang masih ada di luaran sana ,mungkin masih di luar atau di mana dia tidak tahu ,dia berlari menuju kamarnya dan mencari ponsel nya lalu menelpon Rahma.


"Hallo bik,lagi di mana?" Tanya Vina


"Masih di taman depan,Nana tidur dari tadi mau masuk takut buk nur belum tenang " jelas Rahma membuat vina merasa bersalah.


"Maafin Vina ya bik, , Vina lupa kabarin kalau mama sudah tidur sejak tadi "jelas vina merasa bersalah.


"Iya gak apa apa ...tapi bibik kasihan loh sama Nana,dari tadi ketiduran di luar,takut masuk angin" jawab Rahma


"Ya ampun bik, , maafin Vina ,ayo cepat pulang " ucap Vina sebelum mematikan ponselnya.


"Keterlaluan " grutu Aldo


"Ngomong apa tadi?" Sahut Vina tak terima


"Keterlaluan, , " ulang Aldo


"Aldooooooooo , , , " Vina berlari mengejar Aldo hendak memukulnya.


Mereka bermain kejar kejaran Seperti anak kecil sampai Rahma dan Nana datang berulah mereka berhenti berlari.


"Nana sayang, , maafin kakak ya sayang " ucap Vina mengelus lembut rambut pirang Nana.


"Dasar kakak durhaka" grutu Aldo lagi membuat vina mengerucutkan bibirnya.


"Awas kamu " ancam Vina dengan melayangkan rinjuan ke arah Aldo.


"Hmm, , kalian seperti bocah " ucap rahma membawa Nana masuk ke dalam kamarnya .


**


Malam pun tiba ,mereka semua makan di ruang makan dengan makanan yang Aldo masak tadi ,namun tidak dengan mama nur yang masih dalam perawatan sejak kejadian itu.


Rahma melirik ke kursi milik Susan yang masih kosong."Oh ya Susan mana? Apa dia belum pulang juga?" Tanya Rahma saat mereka hendak mulai makan.


Vina menoleh ke arah Aldo dengan tatapan kesal " sudah ku pecat,gak becus " kesal Vina menjawab pertanyaan Rahma.


Mendengar suara ketus Vina membuat Rahma tahu jika Vina tidak suka dengan Susan.


"Bukan cuma kamu,bibi juga tidak suka dengan nya,dia sering keluar tanpa izin dan pulang lupa waktu." Jelas Rahma .


"Apa?" Tanya Vina semakin kesal.


"Semoga aja di tempat barunya dia tidak bersikap demikian " ucap Rahma pada Vina dan Aldo.


Di sela sela makan mereka ,ponsel Vina berdering.


"Hallo " ucap Vina

__ADS_1


"......!" Ucap seseorang di luar saja


"APA, , ,"


__ADS_2