
Sementara Aldo masih fokus pada kerjaannya di Amerika ,kini Vina masih sibuk memperhatikan sebuah gedung besar yang kini sudah di hiasi dengan bunga bunga yang sangat indah,di dominasi dengan warna putih juga warna biru muda sebagian pelengkap warnanya,orang orang berlalu lalang baru saja telah sampai berdatangan dan ada juga yang telah mulai mencicipi makanan yang telah di sediakan di sana.
terlihat Vina memperhatikan Deno yang akan menjabat tangan wali nikah dari Lina ,dia tersenyum kecut saat melihat wajah Deno yang tak bersahabat itu terlihat sangat terpaksa melakukannya.
dan di sisi lain ,Lina menangis ,dia tidak ingin menjadi istri dari seorang Deno Gunawan yang kejam, di setiap kesempatan dia selalu berdo'a agar ada orang yang mau membantunya.
" Juanda...tolong " gumam Lina dalam hati
Lina masih berharap Juanda akan datang membantunya bahkan dengan Vina ,dia sangat berharap Vina pun akan datang,dan siapa sangka dari ruangan Lina terdapat sebuah layar yang memperlihatkan kegiatan di luar sebelum ijab qobul di mulai,Lina melihat vina dan memperhatikan nya .
"apa itu beneran dia?" gumam Lina dalam hati sambil memperhatikan Vina yang tertangkap camera di belakang, setelah memastikan dengan benar bahwa yang di lihat nya itu adalah Vina ada harapan untuk Lina agar bisa keluar dari sangkar emasnya.
di tempat Vina,dia masih duduk santai sambil menikmati minuman nya,namun matanya tetap fokus pada satu objek yaitu Deno.
tuk
tuk
tuk
__ADS_1
vina mengetuk meja dengan jarinya dan saat ini Deno terlihat telah menjabat tangan Wali dari Lina ,namun sebelum akad di mulai tiba tiba sebuah layar besar muncul di balik tembok besar di samping mereka .
di sana memperlihatkan sebuah kecurangan yang di lakukan oleh perusahaan deno Gunawan,dan bukan hanya itu ada juga tambang emas yang di gali secara ilegal di pertontonkan jelas beserta bukti buktinya membuat mereka semua terkejut,terlebih Deno yang benar benar menjaga dengan sangat ketat dokumen dokumen itu dengan sandi yang berlapis-lapis,dia tidak menyangka akan mendapat hal seperti ini ,bahkan kebocoran file penting mereka kini telah tersebar dengan jelas di depan matanya.
melihat rahasia mereka di bocorkan ,Gunawan juga Deni berdiri dengan rasa kesal.
"siapa yang membuat ini hah?" teriak Deno langsung berdiri,dia marah dan mulai memandang sinis siapapun tamu undgaannya.
" berani beraninya kalian ,siapa yang melakukan ini ?" teriak Gunawan juga yang merasa malu dan geram.
mereka semua tidak ada yang mengaku,namun ada seseorang yang berani unjuk tangan untuk bertanya.
"Tidak...tidak ada yang benar,berita ini palsu,ini tidak benar ,cepat matikan " teriak Gunawan ,dia tidak terima dengan apa yang di dapatkannya hari ini,
namun lagi lagi video yang di perlihatkan di layar semakin banyak dan semakin membuka rahasia besar perusahaan mereka ,
prank
"matikan cepat " geram Gunawan sambil melempar dengan barang apa saja di depannya.
__ADS_1
Vina malah sangat menikmati pertunjukan itu,bahkan dia tertawa sendiri melihat Gunawan dan juga Deno sedang kocar kacir mencari sumber berita untuk mematikan layar ,namun tak kunjung di temukan.
"Apa mencari ini?" tiba tiba Vina berdiri,semua mata tertuju pada Vina ,dan Vina mengangkat tangannya lalu memencet tombol yang ada di tangannya seketika video itu terhenti ,lalu Vina memencet kembali dan layar itu terputar kembali,membuat mereka semua menoleh.
"Siapa kamu " tanya Gunawan
"apa masalah kamu dengan kami ,cepat matikan " bentak nya merasa tidak ada urusan dengan Vina.
sementara itu deno memperhatikan Vina dangan seksama,dia mengingat betul siapa orang yang berdiri dengan anggun itu .
" Vina El Zackly" panggil deno dengan kencang
"Zackly" sahut Gunawan memperhatikan Vina
"sepertinya kamu sangat mengenal ku Deno Gunawan" seringai Vina sambil menatap Deno dengan tatapan berapi api.
Dia tahu Vina karena dia menyelidiki asal usul pacar dari Lina ,untuk itu dia sangat mengenal Vina dangan jelas,tiba tiba deno teringat dengan Lina yang masih di kamar,dia segera meneriaki pengawalnya untuk mencari Lina .
"pengawal, cepat bawa Lina ke sini " teriak Deno menyuruh anak buahnya untuk membawa Lina ke depannya.
__ADS_1
"hahahaha " tawa Vina