
PLAKK...
Tamparan keras mendarat di wajah Yuna tepat saat dia menginjakkan kaki di rumahnya.
"Apa apaan ini Yuna, kamu bikin malu keluarga " geram papa Yuna sembari melempar beberapa lembar foto Yuna yang sedang bercinta dengan bermacam macam orang .
Yuna menangis sambil memegang wajahnya,dia memungut Foto foto itu sambil melihat nya.
Degh
Yuna bagai di telan jangi di tempat keramaian melihat foto fotonya berserakan sedang bercumbu dengan puluhan orang.
"paa, ,dari mana papa dapat ini? ini tidak benar !" kilah Yuna
"dari mana papa dapat itu tidak penting Yuna,yang papa inginkan sekarang kamu pergi dari rumah ini,dan jangan pernah kembali kerumah ini lagi,papa sudah tidak mau melihat wajah pela cur sepeti kamu " geram papanya langsung meninggalkannya.
" Paaa , , dengerin Yuna dulu paa , ," teriak Yuna memanggil papanya.
beberapa maid terlihat keluar dari kamar Yuna membawa sebuah koper milik Yuna.
"gak , ,aku gak mau pergi dari sini, , aku gak mau , , paaaaaa " teriak Yuna tidak terima.
Tiba tiba Yuna teringat dengan kata kata Vina saat di toilet tadi.
"aaark, , sialan Vina gue akan balas semua yang loe lakukan ke gue " geramnya sambil mengepal tangannya.
dari sudut lain seseorang telah merekam kejadian itu,dialah pelayan yang sengaja di pekerjaan oleh Vina untuk mengawasi gerak gerik Yuna.
dia terlihat mengotak Atik ponselnya kemudian tersenyum senang.
"done " ucapnya pelan kemudian kembali memasukan ponselnya ke dalam sakunya.
***
"Apa mood mu sudah baik?" tanya Clara yang masih setia menemani Vina menonton film film kesayangannya.
HOOAAAAAMM
Vina menguap , , dia kini merasa sudah baikan ,namun dia enggan untuk beranjak karena dia Malas untuk pulang dan bertemu Aldo,entah kenapa sejak kejadian di taman vina bukannya benci pada Aldo malah dia malu untuk bertemu Aldo.
"rasanya gue gak mau pulang Clara,gue males banget buat pulang " terang Vina masih duduk manis sambil menikmati makannya.
Ting..
ponsel vina berdering.
"hahaha, , ,ini baru hiburan buat gue " ucap vina senang.
Clara yang penasaran pun mendekat ke arah Vina dan ikut menonton video itu.
Clara merinding ,dia menggeleng ,balas dendam yang Vina lakukan tidak tanggung tanggung.
"gila , ,loe emang niat banget buat balas dendam " ucap Clara.
" gue pernah bilang sama loe,kalau gue di buat sakit hati sama orang,gue akan pastikan orang itu akan merasa sakit hati yang lebih sakit dari apa yang gue rasakan " ucap Vina tersenyum licik.
"Clara " panggilnya.
"hmm, , " jawab clara
" loe transfer uang ke Bama sebagai bonusnya 1 juta dolar " ucap Vina.
" Oke , ," balas Clara langsung mengotak Atik Ponselnya.
Ting.
Polsek bama berdering,dia tersenyum melihat notifikasi di ponselnya.
__ADS_1
"terimakasih bos " jawab bama .
balik ke Vina.
"Apa loe sekarang gak mau balik?" tanya Clara lagi.
Vina terlihat berfikir sejenak
" baiklah kita pulang "
***
Vina berjalan dengan santai sambil bernyanyi menuju kamar hotalnya,dia bersenandung ria,namun senandungnya terhenti saat melihat seseorang tengah menunggunya di kamarnya.
"Dari mana kamu Vina?" tanya Aldo yang sudah berdiri di depan jendela nya menghadap ke luar kamar.
"Aldo, , dari mana loe , , "
"DARI MANA KAMU ! " bentak Aldo membuat Vina terkejut.
"gue , , gue , , ,"
GREP
Aldo tiba tiba memeluk Vina ,Vina tercengang dia mengira Aldo akan memarahi nya namun ternyata Aldo malah memeluknya.
"gue Khawatir sama loe Vin " ucap Aldo.
" Aldo ,loe kenapa sih " ucap Vina melepas pelukannya.
" gue Khawatir sama loe,loe pergi gak bilang bilang,gue mau cari loe tapi gue gak tahu harus kemana ,Dan gue juga gak tahu loe di mana " ucap Aldo
"sudahlah yang penting kan gue sudah kembali dengan selamat,sudah sana balik loe,gue mau tidur " ucap Vina mengusir Aldo.
Aldo dengan diam menerima itu,namun dia masih mematung di depan pintu kamar Vina.
setelah menelpon papa Delon ,selang beberapa menit assiten papa Delon mengirimi Aldo sebuah file berisi identitas Vina yang bernama Vina El Zackly.
di sisi lain Yuna berjalan tertatih tatih di jalanan,dia tak tahu akan kemana ,namun dia teringat dengan Ken ,dia mencoba menghubungi Ken namun tidak ada jawaban.
dia memutuskan untuk menghampiri Ken ke apartemen nya.
saat tiba di sana Vina menekan bel,tak lama Ken keluar dengan bertelanjang dada.
"Ken, , gue " belum sempat Yuna berkata apapun,Ken menutup pintu apartemen nya,namun Yuna berhasil menerobos masuk.
"hei Yuna ,pergi kamu " teriak Ken.
"gak, aku gak mau, , aku mau tinggal di sini Ken ,kamu kan sudah janji mau menikahi aku " ucap Yuna langsung duduk di sofa milik Ken.
"Yuna , , ,kamu , , ! " belum selesai Ken berkata tiba tiba seseorang keluar dari kamarnya .
"Ken siapa yang datang " ucap seseorang yang ternyata Vina.
deg...
Yuna terkejut melihat Vina keluar dari kamar Ken dengan pakaian yang sedikit terbuka.
" Vina " kagetnya
Vina berjalan mendekat ke arah Ken ,dia memeluk pinggang ken seakan haus akan sentuhan pria.
"kamu kenapa gak bilang kalau kamu akan kedatangan tamu,tau gitu aku pulang aja " ucap vina dengan nada manja sengaja memanas manasi Yuna.
"sorry baby,aku tidak tahu kalau wanita pelacur ini akan datang ke sini " ucap Ken santai sambil membelai wajah Vina.
"Vina cukup, , HENTIKAN SEMUA INI,kamu sudah cukup membuatku hancur Vina " geram Yuna mendekat ke arah Vina sambil menunjuk Vina
__ADS_1
Vina menatap santai ke arah Yuna " apa maksud mu Yuna, Ken bilang kalau kalian tidak ada hubungan apa apa " jelas Yuna sambil menatap Ken
"apa? kamu bilang apa ? kita tidak ada hubungan apapun? tega kamu Ken" tangis Yuna
" emang benar kita tidak ada hubungan apapun Yuna,kamu saja yang terlalu berharap dan menggunakan perasaan tentang hubungan kita " jelas Ken membuat Yuna semakin geram
"brengsek kamu Ken,brengsek kamu " marah Yuna sambi memukul dada ken.
Vina geram,dia menarik tangan Yuna dan langsung menamparnya
plak
"gue sudah bilang sama loe Yuna,jangan pernah usik milik gue ,atau tidak loe akan menyesal seumur hidup loe." tunjuk Vina pada wajah Yuna
"pergi kamu " usir Ken
",Ken, , please Ken jangan tinggalin aku " rengeknya
Plak
" dasar wanita tidak tahu diri,di usir bukannya pergi malah ngemis ,gak malu apa Lo" sahut Vina kembali menampar yuna
"cukup Vina , ,loe diam kalau tidak, , "
" cukup Yuna, Pergi kamu " usir Ken sambil menyeret Yuna keluar
"Ken, , Ken,, aku gak mau Ken ,, "
Ken melempar tubuh Yuna ke luar dan Ken langsung menutup pintunya.
"Ken, , buka Ken, , aku minta tolong buka, kamu jangan percaya ucapan dia " terriak Yuna masih berharap Ken akan kembali.
cklek
Ken membuka pintu lagi,Yuna terlihat senang,dia mengira Ken akan kembali menjemput nya ,namun dia salah saat Ken membuka kembali pintu dan membawa kopernya keluar dan melempar nya.
"jangan pernah tinggalin barang kamu secuil apapun di sini,aku tidak Sudi ,dasar pelacur " Marah Ken sambil melempar koper milik Yuna, ken pun setelah selesai bicara dia kembali menutup pintu kamarnya.
"aaarkh, sialan " geram Yuna,mau tak mau dia pergi dari apartemen Ken dengan tangan kosong.
di dalam Vina terlihat kesal, dia mendudukan tubuhnya kasar ke sofa .
"Ken,aku gak Mau Berhubungan sama kamu jika dia masih ngotot buat balikan sama kamu ,"ucap Vina marah pada Ken
" baby, kamu lihat sendiri kan aku sudah mengusirnya " balas Ken duduk mendekat ke arah Vina sambil mengelus wajah vina dengan sedikit sentuhan bibir di pipinya.
"aark, ,sudah lah aku mau pulang saja ,aku lagi bad mood gara gara wanita sialan itu " kesal Vina beranjak namun Ken menghentikan nya.
"baby , , please jangan pergi, temani aku malam ini ya " Ken menghentikan langkah Vina sambil berbisik di telinganya.
"Ken, aku lagi bad mood ,jadi aku mohon aku tidak ingin ngapa ngapain sekarang " tegas Vina
"aku akan kembali besok " balasnya lagi sambil menyambar tasnya.
Ken hanya menatap kepergian Vina dengan kesal.
"awas kamu Yuna," geramnya,dia marah pada Yuna karena dia merasa Yuna membuat hati Vina menjadi kesal .
Vina pun keluar dari apartemen itu dengan senang,sambil bernyanyi sepanjang jalan hingga ke hotelnya.
flashback kejadian sebelum Vina pulang.
*Saat Vina hendak kembali dari bioskop dia menerima Telpon dari seseorang yang ternyata adalah Ken,Ken mengajak Vina bertemu di apartemennya,dan tiba tiba Vina teringat dengan Yuna ,dia berfikir akankah Yuna pergi ke tempat Ken setelah di usir dari rumahnya, untuk itu dia menerima tawaran Ken yang mengajaknya ke apartemennya.
saat di apartemen Vina mau tak mau harus melayani ken yang sangat sensitif terhadap nya,Ken tanpa malu melepas seluruh Pakaiannya dan hanya menggunakan boxer saja di depan Vina,dan mulai duduk membelai Vina dan mengecup singkat wajah Vina,namun sebisa mungkin Vina menghindari Ken yang berusaha menjelajahi dirinya lebih dalam lagi, saat tangan Ken mulai nakal ke daerah lebih dalam,tiba tiba mereka mendengar suara bel berbunyi,mau tak mau Ken membuka pintu itu ,dan Vina mendengar suara Yuna yang benar Banat datang ke sana .
"hahaha , ,benar dugaan ku , kamu datang ketempat yang salah sayang, " seringai Vina kemudian sengaja membuka sedikit pakaiannya agar terlihat sedikit terbuka dan dia keluar menemui Yuna.
__ADS_1
flashback off*.