
Aldo memaksa vina agar pulang ,namun saat hendak membuka mobil tiba tiba Mike datang dah mencegat nya.
"Biarkan dia pulang dengan ku " Icao mike mendorong tubuh Aldo dan mengambil Vina yang terlihat linglung.
"Eeeh, , apa apa sih , , ini gempa ya " celetuk Vina merasa bergoyang.
"Apa urusannya denganmu" ucap Aldo
"Dia milik ku " tekan Mike dan menarik Vina lalu hendak membawanya ke mobilnya.
Aldo tak tinggal diam,dia mengejar dan menarik Vina kembali ," dia adalah tunangan ku,jadi aku minta Jangan ganggu dia lagi " ucap Aldo.
Beruntung saat yang tepat Jack datang dan juga beberapa security mendekat lalu membantu Aldo agar membawa Vina segera pulang .
"Hei,lepaskan dia " teriak Jack.
Melihat banyak orang membuat Mike mau tak mau melepaskan vina.
"Sialan, , " gumam Mike langsung pergi menggunakan mobilnya.
"Al,bawalah Vina pulang " ucap Jack
"Baiklah Jack, terrimakasihhh" ucap Aldo .
Setelah dari sana Aldo membawa Vina pulang ke apartemenya,di sana Aldo berfikir panjang untuk hubungan mereka kedepannya.
__ADS_1
Aldo merasa frustasi dan ngeri melihat para saingannya yang menurutnya high class itu.
"Astaga, , ,kamu di kelilingi oleh orang orang yang berada di kelas atas Vin,apa aku mampu mengalahkan mereka?" Gumam Aldo.
Namun melihat reaksi Vina pada orang orang yang selalu mengincarnya membuat Aldo merasa lega dan berharap dengan segera untuk menikah dengan Vina.
**
"Apa? Kamu serius Al?" Tanya Bella pada panggilan videonya.
"Iya ma, , Al serius,apa tanggapan mama " ucap Aldo
"Mama siap nak,lakukan lah apa yang ingin kamu lakukan" ucap Bella.
"Bagaimana dengan papa ?" Tanya Aldo
"Baiklah jika begitu,doakan aldo ya ma agar mendapat jawaban yang sesuai keinginan Aldo " Icao Aldo penuh harap dan Bella menyanggupi nya ,bahkan Bella sangat merasa bahagia dengan keputusan yang di ambil oleh Aldo.
Aldo kembali ke kamarnya dan menatap vina yang kini memejamkan matanya dengan lelap,tak lama Aldo kembali meninggal Vina untuk mengurus semua rencananya.
Keesokan harinya vina membuka mata saat sinar matahari memasuki kamar dan menembus ke wajah Vina,sehingga membuat Vina mengerjabkan matanya merasa silau .
Eeuuhhh
Lenguhnya sambil menutup wajahnya dengan telapak tangannya.
__ADS_1
"Aaaww" ringisnya merasa pusing di kepalaya.
"Kamu sudah bangun?" Tanya Aldo baru saja masuk dengan membawa segelas susu dan juga sarapan.
"Minumlah " ucap Aldo meletakkan makanan itu dan menyodorkan minuman nya..
Vina mengambilnya dan langsung meneguknya
"Pelan pelan,tidak ada yang mau mengambil minuman mu kok" ucap Aldo melihat Vina minum susu seperti anak kecil, belepotan. Aldo juga membantu Vina untuk mengusap sisa susu di sudut bibirnya.
Aldo menatap lekat wajah Vina ,begitupun dengan Vina dia menatap mata indah Aldo yang selalu membuatnya tak bisa berpaling.
Lama saling memandang ,namun Vina segera memutus pandangannya agar tidak terjadi hal hal yang di inginkan ,dia segera mendorong pelan tubuh Aldo dan mengatakan,
"Aku ke kamar mandi dulu " ucapnya langsung bangkit dan berjalan ke kamar mandi.
Setelah 30 menit barulah Vina keluar dan melihat Aldo yang masih menelpon seseorang dengan senyuman manisnya terlihat jelas dari dalam kamar itu.
"Cih, , lagi telponan sama siapa sih ,serius amat ,pake senyum semanis itu lagi " gumam Vina menatap tak suka dengan Aldo yang di nilainya cukup genit.
Saat yang bersamaan pula Aldo menoleh dan langsung mematikan ponselnya berharap Vina tidak mendengar obrolannya.
"Sudah lama di sana?" Tanya Aldo.
"Hmm, , , " hanya itu jawaban yang keluar dari mulut Vina sambil menatap Aldo dengan tersenyum manis menirukan gaya Aldo tadi.
__ADS_1
"Kamu kenapa sih?" Tanya Aldo kebingungan.
"Aah , ,sudahlah aku lapar" ucap nya sambil cemberut.