
keesokan harinya pernikahan Juanda dan juga Lina di gelar secara meriah,meski persiapan hanya dua hari namun semuanya berjalan lancar tanpa hambatan .
Raut bahagia tercetak sempurna di wajah mereka semua,namun Vina dia duduk di sebuah bangku memegang Ponselnya,dia terlihat seperti cemas dan khawatir.
Juanda melihat raut wajah Vina yang tak bahagia,dia mengikuti lengan Lina yang kini sudah menjadi istrinya .
"kenapa dia? " tanya Juanda
" aku gak tau sayang,apa dia berantem sama Aldo?" tebak Lina.
Juanda menggeleng karena memang tidak mengetahui kenapa Vina menjadi segalau itu.
"angkat dong Al, , " gumam Vina masih mencoba menghubungi Aldo.
namun lagi lagi Aldo tak menjawab ponselnya,Vina kebingungan sejak semalam Aldo tidak menjawab telepon nya bahkan membalas pesannya.
"sesibuk itukah kamu Al?' gumam Vina menatao Ponselnya yang tak kunjung mendapatkan balasan dari Aldo.
Juanda memberi kode pada Lauren untuk menghampiri Vina,
"mas sebentar ya...mama mau nyamperin Vina " pamit Lauren di balas anggukan fernan.
Lauren berjalan mendekat ke arah Vina dan duduk di samping Vina.
"kamu kenapa terlihat gelisah gitu ?" tanya Lauren sambil mengelus pelan pundak Vina.
"ini ma,Aldo kok gak jawab jawab Telpon aku?" jawab Vina.
__ADS_1
Lauren tersenyum melihat tingkah Vina sepeti bocil yang baru saja rusak mainannya.
"maaaa, , , " rengek nya.
"kamu sudah Telpon dia?" tanya Lauren
"sudah dari semalam ma, , tapi pesan Vina gak di balas..telpom Vina gak di angkat,Vina bingung ma?" adiknya pada Lauren
sungguh saat ini Lauren sedang bahagia satu sisi putra pertamanya menikah dengan orang yang di cintainya,di sisi lain Vina terlihat sudah mulai mencintai Aldo ,terbukti dari cara Vina mengadu tentang Aldo yang terlihat sepeti seorang yang sedang cemburu.
"haish, , ,kapan acara ini selesai sih " keluh Vina melihat tamu undangan tak kunjung sepi.
"kamu kenapa?" tanya Bella tiba tiba datang bersama dengan Delon jiga Fernan.
"om,. ,Tante, maaf Vina gak melihat kalian " sapa Vina Mencium kedua tangan calon mertuanya itu.
"ini juga mau kasi tahu kamu kalau Aldo tadi telpon bilang kalau dia masih sibuk gak bisa di hubungi" jelas Bella dengan tersenyum.
mendengar itu membuat Vina terheran ,mengapa Aldo mesti menitipkan sala pada orang tua nya bukan dengan dirinya secara langsung.
"kenapa gak aldo bicara langsung ke aku ya om,Tan ,padahal dari kmrn aku hubungi tapi gak di angkat" jelas Vina pernah terangan membuat Delon dan juga Bella saling pandang .
"Aldo katanya sibuk sayang,kamu tenang aja ,Aldo juga berusaha untuk kamu kan " jawab Bella menenangkan Vina.
dia tahu aldo mungkin lagi ada masalah dengan Vina sehingga Aldo lebih memilih untuk bicara dengan orang tuanya dan menitipkan Salam pada orang tuanya ,bukan kepada Vina langsung.
"sudah ya, ,kamu tenang aja,om Delon sama Tante Bella kan bilang Aldo kerja,sudah jangan cengeng kaya anak kecil aja," celetuk Lauren menggoda anaknya
__ADS_1
"kaya bahasa anak zaman sekarang tu ma apa namanya? bucan apa bucin.?" sambung fernand.
"bucin lah " lanjut Lauren
"aah ya bucin, , tuh kamu denger Vin,kamu tu sudah bucin sama Aldo. , " celetuk Fernand ikut menggoda anaknya.
"haish papa " kesal Vina.
mereka meninggalkan Vina dengan wajah kusut di sana ,sementara itu Mona menatap juanda di pelaminan dengan tatapan teduh sambil menggandeng Nana bersama dengan Rahma.
",mas Juan ganteng ya , ,cocok banget dengan mbak Lina yang cantik ,baik dan masih muda lagi " ujar Rahma tiba tiba yang melihat tatapan Mona ke arah dua mempelai yang berada di pelaminan.
"hmm... memang benar Juanda masih muda dan juga ganteng,tidak Cocok dengan aku yang sudah tua dan juga Tante tante" celetuk Mona yang kini menatap tajam ke arah mereka .
mendengar celotehan itu membuat Rahma terdiam mencerna ucapan Mona .
"haaa, , , kamu suka sama Den Juanda? " kaget Rahma tiba tiba bicara dengan lantang.
seketika Mona langsung menutup bibir Rahma yang ember menurut nya.
" kamu gak liat banyak orang? " kesal Mona sambil menutup mulut Rahma.
"iya aku minta maaf " jawab Rahma sambil melepas tangan Mona dari bibirnya.
semua mata tertuju pada mereka berdua yang lagi berantem kecil seperti kebiasaan di apartemen.
",apa apaan ini! " ucap seseorang yang secara tiba tiba membuat mereka semua menoleh ke arah Rahma dan juga mona.
__ADS_1
degh