Di Kira Cupu Ternyata Suhu

Di Kira Cupu Ternyata Suhu
bab 39 kekesalan Mona, kemarahan Aldo.


__ADS_3

"aaaaark,,," teriakan nya begitu nyaring di telinga,selingan membuat siti keluar dari dalam rumah menuju sumber suara.


"Astaghfirullah, ,paranku arak epe epe ,ide ngumbe Inak Mona? ( Astaghfirullah, , , aku kira ada apa apa ,kamu kenapa Bu mona? ) " Tanya Siti saat sudah sampai di depan Mona.


Mona mencoba mengatur nafasnya karena kesal setiap hari dengan Siti bahkan dengan syahida.


"Ngomong apa sih Lo,gue gak ngerti?" Kesal Mona mendengar ocehan Siti.


"Eeeee , , epe aaah, , Eku Endah ndek ku Tao bahasa Indonesia..( eeee, , ,apa ya , ,! Aku juga tidak bisa bahasa Indonesia)" gumam siti ,dia kebingungan berkomunikasi dengan Mona,karena Siti tidak bisa menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.


"Kamu, , ngumbe si sini? ( Kamu ngapain di sini?)" Tanya Siti mencoba sedikit sedikit bahasa Indonesia yang dia ketahui.


Ngumbe artinya bagaimana atau lagi apa tergantung kalimatnya ,contoh " kamu ngapain di sini ?" Bahasa Lombok nya " kemu/ide ngumbe Tene?, Atau bisa juga " bagaimana cara kita? Bahasa Lombok nya " ngumbe akal/caran te ?".


"Ngumbe? " Ucap Mona mengulang kata Siti.


Siti terlihat kebingungan,dan dia melihat Mona memegang gayung dan juga sabun mandi .


"Mandi?" Tanya Siti


"Iya , ,aku mau mandi,tapi bagaimana bisa mandi orang airnya di bawah sana ,gimana caranya ngambil airnya....huaaaaaaa ,.,., vinaaaaaa....anak durhaka " kesal Mona lalu teriak,meneriaki nama Vina yang begitu tega membawa dirinya ke Lombok.


"Eee wah dek ku ngerti,mbe la Sahida Ino aaahh ( iiih dah aku gak ngerti,mana si Sahida itu yaa?" Gumam siti begitu bingung dengan Mona.


Tak lama syahida datang dan membatu Mona untuk menimba air.


" Aget bi dateng, lelah Inak ndek ku Inik paham epe je bese ne ( untung kamu datang, ibu capek gak paham apa yang dia katakan )" Ical Siti menghampiri syahida setelah selesai menimba air untuk Mona.


" Ngene wah ,upak dengan sekolah ngedu kosong puntik jeri spetune ( begini sudah,,akibat orang dulu sekolah pake jantung pisang jadi sepatunya " celetuk syahida membuat soto gemas dengan anaknya itu yang selalu mengejeknya sejak Mona datang ke tempat itu.


****


Di tempat lain,Vina kedatangan Juanda yang tiba tiba datang menyahuti mereka.


"Siapa yang lucu?" Tanya Juanda


Vina menoleh dan langsung berlari memeluk Juanda ."pagi , , , ayok sarapan ," ajak Vina mengambil kursi untuk Juanda.


"Wah makin rame yaaa" ucap Juanda

__ADS_1


"Ya dong kak ,. Ayo sarapan" tawar Vina


"Oh ya kakak ke sini mau nunjukin sesuatu sama kamu" ucap Juanda.


"Apa kak?" Tanya Vina penasaran.


"Juanda menarik Vina dan masuk ke kamarnya,dia mendapatkan informasi tentang kesulitan Mona beradaptasi dengan kehidupan barunya yang sangat sederhana itu di Lombok timur.


"Hahaha, , bagaimana kamu tahu ?" Tanya Vina


"Anak buah kamu yang kasi ini ke aku,katanya nomer kamu tidak bisa di hubungi " ucap juanda memberikan video itu pada Vina.


Vina langsung mengambilnya dan menonton nya


"Buahahahaha, , ,lucu banget , ," tawa Vina pecah melihat reaksi Mona yang kesulitan menimba air,takut akan serangga,bahkan tidak tahu cara makan menggunakan tangan .


Ckrek


Susan mengambil kesempatan itu untuk memotret Vina dengan Juan seolah olah mereka sedang bermesraan di kamar,karena posisinya saat ini adalah Juan membelakangi Susan dan Vina menghadap Juan.


"Bagus, , ,ini akan aku kirim ke mas Aldo " gumam Susan,tanpa pikir panjang dia langsung mengirim foto itu.


Ponsel Aldo berdering,dia yang kini sedang bekerja mengalihkan pandangannya ke arah Ponsel itu,namun Aldo tidak menghiraukan pesan itu,dia tetap fokus pada pekerjaannya agar cepat selesai dan siap bisa pulang lebih awal.


Saat itu juga Susan langsung menghapus pesannya,karena dia lupa jika dia bekerja di tempat Vina juga di suruh merahasiakan semuanya.


"Aduuh kenapa aku ceroboh banget sih " kesal susan merutuki dirinya sambil menghapus riwayat pesan dengan Aldo.


"Kamu kenapa susan ? Ada apa?" Tanya Vina tiba tiba keluar dari kamarnya dan mendapati Susan di depan kamar itu.


"Eeeh, , ,anu, , mmmm , , ,boleh saya bawa buk nur jalan jalan ke taman di bawah?" Tanya Susan dengan gugup dan salah tingkah .


"Ooh, , , boleh asal jangan jauh jauh ya,takut menimbulkan masalah " ucap Vina memberi izin.


"Ada apa sih " tanya Juanda dari belakang Vina dan langsung merangkul vina


"Siapa sih dia ganteng banget,gak cocok sama si Vina ini,cocoknya sama gue, iiih kenapa sih dia selalu beruntung bisa mendapatkan orang orang ganteng yang perhatian dan sayang padanya " gumamnya lagi,dia merasa kesal dengan Vina yang di kelilingi oleh orang orang ganteng dan kaya.


" Baik buk Vina, , terimakasih,saya permisi" ucap Susan lagi

__ADS_1


"Ada apa ? " Tanya Juanda.


"Itu loh kak ,dia suster yang merawat mama dan mau mengajak mama pergi jalan jalan " terang Vina .


"Ooh , , ,ya sudah kalau begitu,kakak pergi dulu ya ,kasihan Lina sendiri di kosannya,kadang Kakak takut dia nekat lagi " terang Juanda pamit,tak lupa di usapnya kepala sang Adil dengan gemas..


****


"Apa apaan ini?" ...


Aldo begitu kesal melihat pesan yang dikirim oleh Susan,namun detik kemudian Susan menghapus pesan itu ,tapi siapa sangka Aldo tahun cara memulihkan pesan yang tadi di hapus.


Aldo mencoba menghubungi Susan,dan tak lama Susan mengangkatnya.


"suster ,? apa maksud suster mengirim foto saya ?" tanya Aldo


"maaf mas,tadinya saya , , , eeeh, , ,saya meu memberitahu mas Aldo kalau foto yang saya kirim itu sama persis dengan , , , seseorang,tapi saya kayaknya salah orang " ucap Susan terbatas dia sudah tidak tahu harus beralasan apa lagi.


Aldo tiba tiba mematikan ponselnya dan langsung bergegas menuju rumah sakit jiwa,dia mencari keberadaan mama nur namun pihak rumah sakit sudah memberitahukan pada Aldo jika mama nur kemarin sudah di bawa oleh salah satu keluarga nya yang mengaku sebagai kakak dari mama nur.


"apa? kemarin?" gumam Aldo mengingat jika kemarin di meminta izin untuk membawa mama nur keluar dari sana tapi tidak di izinkan, dan teringat dengan pecahan pot yang ada di depan ruangan dokter itu,juga gelagat dokter yang mencurigakan saat Aldo kembali lagi mengambil kunci mobil yang sempat tertinggal di sana.


Degh


"apa jangan jangan El lah yang membawa mama nur pergi? apa dia tahu aku sering ke sini untuk menjenguk Mamanya," gumam Aldo mengingat semuanya begitu mencurigakan.


"suster!" gumam Aldo


Aldo kembali menghubungi suster itu .


"hallo mas?" tanya Susan


"kamu di mana suster? " tanya Aldo dengan lantang


degh


Susan terkejut,dia merasa Aldo sudah tahu semuanya " mampus gue " gumam Susan


"JAWAB SUSAN...!" bentak Aldo.

__ADS_1


__ADS_2