
Juanda membawa Vina pulang,mama Lauren dan papa fernand merasa khawatir dengan Vina.
"ada apa dengan adikmu Juan " tanya mama Lauren menghampiri dengan perasaan cemas.
"tidak apa apa ma,dia hanya pingsan saja,nanti juga siuman " ucap Juan .
"bik , , ambilkan minyak angin " ucap mama Lauren dan ikut menyusul Juan ke dalam kamar Vina.
Juanda merebahkan pelan tubuh Vina lalu menyelimuti nya " ma aku titip Vina ya,aku ada urusan sebentar" ucap Juan .
"kamu mau kemana Juan?" tanya mama Lauren
"aku akan pulang nanti,jika Vina bangun dan menanyakan aku bilang saja aku lagi di rumah Lina " ucap nya lagi kemudian pergi.
mama Lauren mengangguk ,dia mengambil minyak angin dan mengusapnya di hidung Vina.
sementara itu,Juanda keluar rumah untuk bertemu Aldo,Anak buah Aldo menemukan aldo di jalan dan saat jalanan sepi barulah mereka mencegat Aldo dan membawa Aldo ke sebuah tempat yang sudah di pilih oleh Juanda.
"di mana dia? " ucap Juanda.
"di tempat biasa bos " jawab nya ,Juanda pun segera ke menuju ke tempat itu.
di tempat lain
"hei, , siapa kalian " ucap pelan Aldo yang kini sudah babak belur.
",kamu tidak perlu tahu siapa kami, hahahaha, " jawabnya sambil tertawa.
"cuih, , beraninya keroyokan" ucap Aldo yang bibirnya sudah berdarah.
"udah babak belur aja masih mau melawan loe " .
"suruh bos loe datang ke sini ,gue gak takut " terang Aldo mencoba untuk tetap sadar meski kepalanya sudah pusing,namun ia tetap bertahan untuk melihat siapa yang sudah membuatnya seperti ini.
"gue yang menyuruh mereka " ucap Juanda datang dengan menendang sebuah kursi hingga menabrak tubuh Aldo.
DUGH....
BRUK...
degh
__ADS_1
"Juan ,," gumam Aldo.
"bangun loe " ucap Juan mendekat dan langsung menarik kerah baju Aldo kemudian memukulnya.
BRUG
"AAARRKK, , " Ringis Aldo merasa perih di perutnya.
"Apa maksud mu, , , "
BUGH
BUGH
BUGHH
belum sempat Aldo menyelesaikan ucapannya dia kembali memukul Aldo dengan pukulan bertubi-tubi.
Aldo terkapar di lantai,Juanda mendekat dan melangkahi tubuh Aldo dengan kedua kakinya lalu menunduk dan mengambil kerah baju Aldo.
"Juan, , , "
bugh
bugh
Juanda kembali mendaratkan pukulan di wajah Juan
"ukhuk, , , ukhuk, , ,kalian mau balas dendam hah?" tanya Aldo yang sudah mulai melemah.
" loe beruntung Aldo,bukan Vina yang mendapatkan loe duluan,jika tidak mungkin nasip loe akan sama dengan Brian " terang Juanda.
degh..
Aldo kembali teringat dengan Brian yang kabarnya meninggal akibat kecelakaan saat lomba balap motor melawan seorang wanita.
"jadi benar wanita itu adalah Vina ?" gumam Aldo pelan,dirinya masih belum percaya Vina akan sedendam itu pada mereka yang dulu membullynya .
"atau loe akan masuk rumah sakit jiwa ? ooaah jangan jangan loe bakal menghilang entah kemana? tapi sayang sebentar lagi gue akan menemukan teman loe yang kabur itu dan membawanya ke hadapan Vina, terserah Vina mau apakan dia " terang Juanda lagi.
"apa kalian yang merencanakan semuanya ?" tanya Aldo terdengar Semakin lemah.
__ADS_1
"harusnya Vina lah yang di sini,bukan gue,,tapi elo sudah membuat nya pingsan hari ini ,dan gue paling benci melihat air mata adik gue keluar gara gara bajingan Seperti kamu Aldo,enyahlah dari sini " teriak Juanda sambil mengambil sebuah tongkat kayu di dekatnya dan hendak melayangkan ke arah Aldo.
"aaaaaarrrkk,, , " teriak Juanda sambil mengayun kayu itu ke tubuh Aldo.
"STOOOPPPP, , , " tiba tiba Vina datang dan menyuruh Juanda menghentikan serangannya.
Juanda dan Aldo menoleh " Vina?" gumam keduanya .
" kenapa kamu hentikan Kaka Vina,biarkan Kakak membalaskan dendammu padanya " ucap Juanda masih ingin memukul Aldo.
"cukup Kaka, , cukup, , ," teriak Vina langsung memegang kepalanya merasa pusing.
Juanda langsung melompat dari tubuh aldo dan menghampiri Vina yang terlihat kesakitan.
Aldo pun mencoba bangkit dan duduk " cepat pergi " ucap Vina pelan menyuruh Aldo pergi.
"Vin, ,biarkan Kaka "
"cukup kak, , , " sahut Vina lagi.
"Aldo, , cepat pergii " teriak Vina kemudian Aldo benar bantu pergi dengan tubuh lemah.
"Vina kamu apa apa sih, , kamu tahu kan ini kesempatan kamu buat balas dendam Padanya" terang Juanda
"kak, aku kan sudah bilang,biarkan aku yang menyelesaikan urusan balas dendamku dengan caraku sendiri bukan.?" ucap Vina
"iya ,tapi Kaka tidak suka melihat kamu menangis gara gara dia,dia harus di beri pelajaran" jawab Juanda dengan nada emosi
"kakak,aku mohon biarkan aku yang menyelesaikan balas dendam ku padanya ,cukup Brian yang jadi korban mu kak,cukup Brian , , ,huuuuu, , ,huuuu" tangis Vina tiba tiba pecah,dia mengetahui Brian meninggal akibat kecelakaan itu dan itu akibat dari perbuatan Juanda,kecelakaan yang memang tidak terlalu parah dan Vina merasa ada yang tidak beres Sehingga Vina menyuruh orang untuk menyelidiki nya,dan benar saja setelah vina pergi dan temannya itu berlari ke arah kerumunan,di saat itulah Juanda datang dan saat tanpa melihat kondisi Brian dia langsung menabraknya lagi,sehingga Brian meninggal di tempat.
"kamu tahu semuanya?" tanya Juanda
Vina menangis sambil mengangguk," jadi kak tolong,biarkan aku menyelesaikan urusan ku dengan Aldo " ucap Vina.
Juanda terdiam " apa kamu sudah jatuh cinta dengannya ?" tanya Juanda.
degh, , , Vina yang bingung dengan isi hatinya pun tidak tahu harus menjawab apa.
"jangan sampai aku mendengar kamu jatuh cinta padanya,kalau tidak aku tidak akan segan menghabisi dirinya " terang Juanda.
kemudian Juanda lagi dari sana entah kemana tujuannya aku tidak tahu.
__ADS_1