
Ken sangat marah saat ini,dia melempar apapun yang ada di depannya dan tak perduli anak buahnya yang lain kena imbasnya dari amukan itu.
"Aaarrkk, , , kalian benar banar tidak becus " murkanya,namun saat yang tepat Susan datang dan langsung menampar Ken.
Plak...
"Breengsek kamu Jen,baji Ngan kamu ,apa maksud kamu hah? Kamu mau membunuh Aldo? " Susan datang langsung marah marah pada Ken,pasalnya dia tidak tahu rencana Ken yang ingin menghancurkan hubungan Vina dan Aldo dengan cara menyingkir Aldo.
Mendapat tamparan keras membuat Ken semakin geram ,dia menoleh dan langsung menampar balik Susan hingga Susan mengaduh kesakitan.
PLAKk
"Aark, , " ringisnya sambil memegang wajahnya.
"Cuih, , dasar wanita sialan,berani beraninya kamu menamparku, apa hak mu hah !" Geram Ken langsung bangkit dan mencekik leher Susan.
"Eergggggg, , ,ggghhhhg ,. , ,Ke-eeen, , lee-paaasss " Susan hampir kehabisan nafas ,Ken tak memberi ampun dan menyuruh semua anak buahnya untuk pergi meninggalkan mereka ,mereka pun tampak ragu meninggalkan Ken dan juga susan yang hampir tak sadarkan diri .
"Jangan kamu pikir kamu bisa seenaknya menyentuh ku Susan ,meskipun kamu sepupu ku tapi tubuhku tidak layak di sentuh oleh wanita macam kamuu " geram Ken sambil melepas dengan kasar leher Susan yang kini tampak memerah akibat cekikannya.
"Ukhuk, , , ukhuk , , ukhuk " Susan terbatuk batuk sambil memegang lehernya ,merasa takut dengan amukan Ken dia langsung pergi begitu saja,tanpa mengatakan sepatah kata pun.
"Aaarrkk, , ,dasar wanita Jhalang , , , brengsek, , aaarrkkk" geram ken menjadi jadi, dia segera mengambil ponselnya dan menelpon assisten Han untuk melakukan sesuatu pada Susan.
Sementara Susan dia berlari tertatih masih memegang lehernya kesakitan di pinggir jalan ,dia begitu ketakutan melihat ken yang sedang marah,dia sungguh menyesal telah membuat monster itu mengamuk dan membuatnya hampir meninggal.
__ADS_1
"Sialan,dia sangat menyeramkan " gumam Susan .
JDEEERRRR, ,.,.
"Aaarrkk, ," teriak Susan saat tiba tiba jilat dan petir terdengar di telinganya,hujan jatuh begitu deras,Susan hendak mencari tempat berteduh pun langsung menyebrang jalan tanpa melihat kiri dan kanan,
Saat tiba di tengah jalan tiba tiba sebuah lampu mobil menyorot ke arahnya,Susan menoleh dan berteriak,
"Aaaarrrkkkk" teriaknya langsung menunduk dan menutup telinga nya.
Ckiittt
Mobil itu pun langsung mengerem mendadak dengan jarak yang sangat dekat dengan Susan.
Susan merasa seperti melayang di udara,dia mencoba membuka mata berharap dia masih berada di dunia bukan di akhirat,namun saat ia membuka mata tiba tiba bayangan seseorang yang di kenalnya mendekat dan langsung menarik tubunya dan dia pun kembali merasa terbang di udara,sesaat kemudian semua nya terlihat gelap.
"Bos,dia ada di sini " ucap seseorang yang ternyata adalah assisten Han,
Dia lah yang membawa Susan saya pingsan tadi atas perintah dari Ken dia mencari Susan dan ingin memberi Susan pelajaran karena sudah membuat Ken geram karena tamparannya.
"Dia demam bos " ucap Han lagi
"Kau urus dia jangan sampai dia kabur " geram Ken menyuruh Han untuk menjaga Susan.
"Baiklah " ucap nya kemudian mematikan ponselnya.
__ADS_1
Han menatap tubuh lemah susan di atas ranjang dan duduk di sampingnya.
"Kamu kenapa sih membuat masalah sama bos Ken " gumam Han sambil menatap Susan dengan lekat.
Di kembali teringat dengan kejadian mereka saat tidur bersama,Han tiba tiba tersenyum simpul saat mengingat itu.
"Hmm, , andai aku boleh memiliki mu " gumam Han dalam hati ,entah kapan Han mulai menyukai Susan ,dia begitu peduli dengan Susan,dan dia tidak tega menyakiti sudah,untuk itu dia membawa Susan ke rumahnya dan merawat Susan dengan membawa dokter dan suster yang siap jaga 24 jam.
Tak lama susan perlahan membuka mata ,dia melihat Han dengan samar lalu memegang kepalanya yang terasa berat .
"Aarrrkk, , ," ringisnya saat merasa berat di kelapanya.
"Han, , itukah kamu ?" Ucap pelan susan.
Han seketika berdiri dan bersikap dingin dengan Susan.
"Khem , , khem, , ,apa yang kamu rasakan " ucap Han bertanya dengan nada dingin..
Susan menatap sekilas ke arah Han,kemudian menatap ke sekeliling nya yang terasa asing
"Di aman aku,? Di mana kita?" Tanya Susan masih setengah sadar.
"Khem, , ,khem, , , kamu di rumahku " ucap Han tiba tiba menjadi tak seperti Han yang sebelumnya.
"Susahlah,jangan kamu pikirkan,mendingan kamu tidur "ucap Han memperbaiki selimut susan terlebih dahulu kemudian dia meninggalkan Susan .
__ADS_1
"Han, , tunggu " ucap Susan.