
kinan terus berlari meninggalkan perusahan bak istana yang memiliki semua fasilitas tapi tak memiliki cahaya sedikitpun semua nampak gelab karena perusahaan itu berdiri dan berkembang tanpa ada rasa kasih sayang di dalamnya.
Kinan merasa sudah tidak sanggup lagi berjalan akhirnya dia terduduk lemas di sebuah pohon yang rindang di tepian jalan ,Kinan merasa dirinya sudah tidak sanggup untuk berdiri,omongan yang tadi sempat ia dengar terus terngiang di benaknya.
Kinan terus menangis dan menagis ,hingga ia tidak sadar ada seseorang yang menghampiri nya,yang membuat tangisan Kinan seketika berhenti.
"tidak baik perempuan menangis sendirian di sini,nanti ada orang yang melihat, di kirain orang gila lohh,nih usap air matamu sayang kan kalau nanti kota ini banjir akibat kamu terus-terusan menangis"ucapnya sambil memberikan sapu tangan berwarna coklat kepada kinan.
Kinan yang mendengar omongan dari pria itu langsung bangkit dari tempat duduknya dan mengambil sapu tangan yang di berikan oleh pria itu.
Kinan langsung mengusap air mata yang tadi membasahi pipinya dengan sapu tangan itu, setelah selesai Kinan berniat mengembalikan sapu tangan itu kepada pria itu lagi,namun seketika pria itu menyerahkan balik sapu tangan itu kepada kinan.
"kamu jorok ya,masa sapu tangan yang baru kamu pake kamu mau kasi ke aku sihh,itu kan bekas air matamu"ucapnya
"OOO jadi kamu mau yang baru,ok aku ganti sapu tangan ini dengan yang baru,berapa harga sapu tangan kamu ini?"
"mahal !!! kamu tak akan mampu untuk mengganti nya sapu tangan itu langka tidak di jual di toko-toko"
"iiihhh sombong banget kamu,lagian sapu tangan kayak gini mustahil kalau tidak di jual di toko-toko"
"aku serius sapu tangan itu hanya aku dan keluargaku yang punya ,sapu tangan itu di buat husus oleh mamiku ,kamu lihat saja bentuk dan ukiran di sapu tangan itu berbeda dari sapu tangan yang lainnya"
"terus kenapa kamu memberikan nya padaku,kalau ini sapu tangan berharga buat dirimu dan keluargamu"
"sengaja ,habisnya aku kasihan sama kamu,lebih tepatnya aku kasian sama kota ini kalau kamu terus -menerus menangis maka aku jamin kota ini banjir "ucapnya sambil tersenyum.
"enak aja memangnya dengan aku menangis kota ini bisa banjir"
"bisa jadi kalau kamu nangis terus menerus,bahkan bisa jadi kota ini akan kena sunami"
Kinan yang mendengar ucapan pria itu sontak ketawa dan melupakan apa yang barusan terjadi kepadanya.
"kamu lucu ,tapi ngomong-ngomong makasih berkat kehadiran kamu aku jadi lupa dengan masalah ku"ucap kinan sambil tersenyum kepada pria yang ada di depannya.
"siapa bilang dengan terimakasih kamu dapat membalas kebaikanku padamu"
__ADS_1
"terus kamu mau apa?oooooh aku tau bentar".Kinan mengambil dompet yang ada di tasnya dan di dompet itu ada beberapa uang ,Kinan mengambil uwang itu dan memberikan nya kepada pria yang ada di hadapannya.
"siapa bilang aku mau uwang kamu ,aku mau kamu membayar ku dengan cara lain"
"maksud kamu?"tanya kinan tak mengerti.
"aku mau kamu nemenin aku makan di kafe sebrang sana"ucap sang pria sambil menunjuk kafe yang ada di sebrang jalan tempat mereka saat ini duduk.
"tapi.....aku"belum sempat Kinan mengelak pria itu sudah lebih dulu menarik tangan Kinan menyebrangi jalan raya dan menuju kafe yang tadi di maksudkan.
setelah sampai di kafe pria itu langsung mencari tempat duduk dekat jendela ,dan setelah mempersilahkan Kinan duduk tak lama pelayan kafe datang .
"kamu mau persen apa?"tanya pria itu kepada kinan.
"aku gak laper "jawab kinan singkat
"spaghetti dua "ucapnya kepada sang pelayan
"minumnya kamu mau apa?"tanya nya lagi kepada kinan.
tapi lagi-lagi pria itu hanya tersenyum.
"orange just dua,sudah mbak itu saja"ucapnya
setelah menuliskan pesanan yang di pesan oleh pria itu ,pelayan pun pergi ,tak lama kemudian pelayan itu datang membawa pesanan yang di pesan tadi.
"ayo makan,ingat!!!!! aku gak terima penolakan dan bukannya kamu sendiri yang bilang kalau kamu ingin membalas kebaikan ku"
Kinan tak menggubris omongan yang menyudutkan dirinya ,anggap saja aku lagi membalas kebaikan nya fikir Kinan .
"oiya namaku ADNAN ABRAMA MALIK, kamu boleh panggil aku ADNAN"ucapnya sambil mengunyah makanan .
"gak nanya "ucap Kinan
"aku ngasi tau"ucapnya lagi.
__ADS_1
"umurku 19 tahun"ucap pria itu lagi
"gak nanya"ucap kina ketus.
"aku ngasi tau"lagi-lagi itu yang di ucapkan
"aku baru lulus kuliah di London"ucap ria itu lagi
kali ini kinan tak menjawab dan hanya membalasnya dengan senyuman.
"aku kuliah ngambil jurusan kedokteran"
"hheemmm "ucap Kinan malas
pria itu terus memperkenalkan diri nya,dan hanya dibales anggukan oleh Kinan.
"oiya dan aku belum punya pacar" ucapnya singkat,sontak membuat kinan tersedak.
"uhukkkk.....uhuukkkkk"
"makanya kalau makan itu hati-hati wanita cengeng"ucapnya sambil menyerahkan minuman kepada kinan.
"apa kamu bilang ,aku wanita cengeng?, hello aku punya nama ya pria aneh"ucap Kinan tak terima.
"hahahhahahahhah,ternyata wanita cengeng kayak kamu punya nama"
"sekali lagi kamu bilang aku wanita cengeng aku robek mulut mu"
"uuuuhhhhhhh Atut"ucapnya lagi sambil terus tertawa.
Kinan yang merasa jengkel atas prilaku yang membuat dirinya naik pitam akhirnya memilih untuk pergi .
"namaku KINAN ,KINAN AMELIA WIRATA" setelah mengenalkan dirinya kepada adnan Kinan pergi begitu saja ,Tampa memperdulikan Adnan yang memperhatikan kepergiannya.
"dasar perempuan cengeng,kamu terlihat manis kalau sedang marah seperti itu"ucap adnan dalam hatinya.
__ADS_1