
keesokan harinya Azura terlihat sangat begitu bahagia karena beberapa menit yang lalu dokter yang menangani kondisi zayen menyatakan bahwa kondisi zayen sudah membaik dan boleh pulang hanya saja tiap seminggu sekali ia harus selalu rutin cek up untuk mengembalikan kondisi nya bener2 pulih secara total dan dokter juga menyarankan untuk sementara waktu zayen tidak di perbolehkan melakukan hal-hal berat dulu dan harus banyak istirahat karena kondisi saat pasien yang baru sadar dari koma akan mudah lelah karena kondisi fisik maupun jiwanya yang belum memberikan respons secara aktif pada tubuh oleh karena itu akan menyebabkan pasien itu mudah sekali Lelah , begitu lah yang dokter katakan pada Azura selaku istri dari zayen.
Azura sedang asyik membereskan beberapa pakaian dan memasukkan nya kedalam tas,ia pun tak lupa sudah menelfon supir pribadi nya untuk menjemput nya ,dan kini mobil pun telah tiba dan siap mengantar kan pemilik nya.
" ayolah sayang apa yang kau lakukan ,cepat lama sekali, aku sudah tidak betah dan ingin segera pulang" ucap zayen yang sudah tidak sabar untuk segera kembali dan merasakan udara segar setelah sekian lama ia terpendam di dalam rumah sakit yang sangat membosankan dan juga menjengkelkan bagi zayen.
"are you ready sayang? ucap azura dengan sambil menggenggam tangan suaminya dan zayen hanya tersenyum mendengar penuturan Azura yang terlihat begitu bahagia.
" yes i'am ready" balas zayen dengan tersenyum yang tak kalah bahagia.
Azura tersenyum sebelum akhirnya keduanya melangkah pergi meninggalkan ruangan dan saat sampai di depan pintu masuk kini supir pribadi Azura sudah siap menunggu .
sang sopir langsung buru-buru mengambil tas yang di bawa Azura dan meletakkan nya di bagasi mobil ,sementara Azura dan zayen kini sudah masuk kedalam mobil kemudian sang supir pun menyusul masuk kedalam mobil dan melajukan mobil meninggalkan rumah sakit.
__ADS_1
di perjalanan tepatnya di dalam mobil ,Azura nampak sibuk memainkan henfon nya nampaknya ia sedang asyik chattingan entah apa yang ia bicarakan karena sesekali Azura tersenyum dan sesekali pula ia melirik zayen yang duduk tak jauh disampingnya.
zayen yang melihat Azura nampak begitu sibuk dengan henfon nya Tampa memperdulikan dirinya menatap curiga .
" kamu lagi apa sayang , maksudnya kamu sedang chattingan sama siapa ?kok kelihatan nya senang gitu sampai-sampai mengabaykan ku " akui zayen yang merasa Azura lebih perhatian pada henfonnya.
" ada dehhhh mau tau aja" jawab Azura yang membuat zayen merasa semakin penasaran.
"hussss kalau ngomong" ucap azura sambil mengibaskan tangannya di depan muka zayen.
" ya habisnya kamu main rahasia-rahasian ,atau jangan-jangan kamu itu bener-bener selingkuh saat aku koma ya?" tanya zayen yang masih merasa penasaran.
" ya aku selingkuh karena aku bosan menunggu mu yang sangat lama terbaring di rumah sakit ,emang kamu fikir gak capek apa nunggu kamu yang gak sadar-sadar, jadi karena aku merasa bosan aku cari aja teman yang bisa buat aku merasakan kebahagiaan dan aku ternyata merasa nyaman saat dengan nya ,tadi nya sihh niatnya aku hanya main-main saja buat menghibur aku saat sepi, ehh.. tapi ternyata keterusan sampai sekarang " ungkap azura dengan begitu exataetid dan itu membuat zayen seketika merasakan gejolak dalam hatinya Al hasil ia tak lagi membalas ataupun berbicara pada Azura saat dalam perjalanan.
__ADS_1
" sabar ya sayang dan maaf aku terpaksa harus merahasiakan ini untuk beberapa saat saja setelah ini kau akan tau , karena aku gak ingin kejutan yang aku persiapkan untuk menyambut kedatangan mu kerumah akan gagal" ucap batin Azura.
setelah 20 menit menempuh perjalanan kini mobil sudah memasuki area pekarangan rumah mewah dan megah yang memiliki tanaman hias yang tinggi menjulang dan juga memiliki pintu gerbang yang begitu megah dan mewah .
kini Azura menatap zayen yang sama sekali tak bergeming dari tempatnya karena saat ini ia sedang berkecamuk dengan fikirannya, bagaimana tidak mobil yang ia tumpangi berhenti di area perumahan yang nampak berbeda akan tetapi ia merasa tidak asing dengan desain perumahan mewah dan megah bak istana yang saat ini ia pandangi dari dalam mobil.
Azura yang melihat zayen hanya diam membisu tersenyum dan memahami dengan apa yang terjadi pada suaminya itu.
saat Azura membuka pintu mobil dan ingin melangkah keluar dari dalam mobil terhenti karena tangan Azura di tahan oleh zayen .
" kau bawa aku kemana? ini rumah siapa? kenapa kita tidak pulang dulu kerumah kita ? " tanya zayen bertubi-tubi,Azura tak menanggapi pertanyaan zayen ia hanya tersenyum .
" kalau kau ingin tau ayo turunlah , setelah kita turun dan masuk kamu akan tau ini rumah siapa" jawab Azura yang masih saja membuat zayen penasaran.
__ADS_1