DIA MILIKKU.

DIA MILIKKU.
25


__ADS_3

semenjak pertemuannya dengan Wirata Nevan terus mencari cara untuk memberanikan diri menyampaikan apa yang harus ia sampaikan ,akan tetapi Nevan selalu mengurungkan niatnya tatkala bila dirinya berhadapan langsung dengan zayen,


"aduhhh bagaimana ini aku harus melakukan sesuatu ,tapi apa yang harus aku lakukan??Nevan ayo berfikir "batin Nevan pada dirinya sendiri.


"Van aku butuh bantuan mu untuk mencari tau lebih dalam lagi tentang informasi seorang perempuan" ucap zayen akan tetapi Nevan tak mendengar kan apa yang di katakan zayen padanya.


zayen nampak bingung dengan sikap Nevan akhir-akhir ini, zayen selalu menanyakan apa yang sebenarnya terjadi tapi setiap zayen menanyakan tentang hal itu Nevan selalu berusaha menutupi nya ,sehingga zayen tak lagi memaksanya.


"Nevan?Nevan???"menghampiri Nevan yang lagi duduk diatas sofa ,karena saat ini Nevan sedang berada di rumah zayen ,Nevan sengaja menginap di rumah zayen karena itu semua atas permintaan zayen .


"eh i-iya zay kamu manggil aku?"jawab Nevan glegepan.


"kamu kenapa sih Van akhir-akhir ini sering melamun,aneh tau gak"


"i-itu zay aku...."belum sempat melanjutkan omongan nya zayen langsung menepis nya.


"aku ,aku apa??ah udah lah mendingan Sekarang kamu segera cari tau apa yang aku suruh,aku sudah tidak sabar buat dia berlutut di hadapanku"ucap zayen dengan nada sinisnya.

__ADS_1


"baru saja aku ingin memberi tau ,sudah di potong aja dan ada aja yang bikin aku urungkan niatku untuk menyampaikan ini semua padamu ,mana sebentar lagi ulangtahun yang ke 30 lagi gimana ini?"batin Nevan pada dirinya sendiri.


"Nevan kok kamu malah diam aja sih cepat sekarang kamu cari tau tentang perempuan yang bernama Azura,dan ingat aku mau kau dapatkan malam ini juga " ucap zayen memberikan peringatan ketat pada Nevan, sementara Nevan hanya menghela nafas kemudian membuangnya secara perlahan.


"ok aku akan cari informasi tentang Azura tapi gak sekarang besok pagi aja, aku janji aku akan cari tau, sekarang aku ngantuk mau tidur bye"kemudian bangkit meninggalkan zayen yang menatap nya denga tatapan jengkel.


Nevan menaiki tangga menuju lantai dua ,Nevan merebahkan tubuhnya di ranjang ,didalam kamar dia tidak bisa memejamkan matanya.


"anak sama bapak sama, sama-sama suka ngasi perintah mendadak,yang satu sangat sulit untuk di ungkapkan yang satu lagi rumit untuk di jabarkan,lagian apa-papaan si zayen nyuru aku buat selidiki seorang perempuan,memangnya aku apaan" gerutu Nevan tak lama kemudian rasa ngantuk menyerang sehingga nevan pun terlelap.


sementara di lantai satu zayen sedang menelfon seseorang entah siapa yang ia telfon percakapan diantara keduanya cukup lama sebelum akhirnya terputus,zayen akhirnya pergi ke kamar nya karena rasa ngantuk yang sudah menghampiri tak butuh waktu lama zayen pun terlelap.


tampaklah seorang gadis yang sudah siap dengan pakaiannya yang nampak terlihat elegan ,Azura sudah bersiap-siap untuk pergi ke butiknya tapi sebelum ke butik ia berniat untuk mampir keruma singgahnya dulu karena hari ini ada pertemuan para donatur yang ikut serta memberikan dukungan dan juga memberikan sebagian bantuan untuk para penghuni rumah singgah yang azura dirikan.


"non Azura tidak sarapan dulu?"tanya salah satu ART di rumah AZURA ,ketika melihat Azura yang hendak pergi Tampa menyentuh sarapan pagi nya.


"tidak usah bi Azura buru-buru ada urusan penting ,nanti gampang Azura sarapannya di butik aja,Azura berangkat ya bi". ucap azura kemudian pergi dan di luar sudah ada pak Ujang yang siap mengantarkan majikannya.

__ADS_1


pak Ujang membukakan pintu mobil nya dan mempersilahkan Azura masuk.


di tengah perjalanan Azura nampak diam tak ada percakapan apapun seperti ada yang sedang di pikirkan,pak Ujang yang melihat dari kaca spion mobil nya nampak bingung dan memberanikan diri untuk bertanya.


"non Azura nampak sedang ada masalah?"


"eh gak kok pak,cuma Azura lagi memikirkan sesuatu dari kemarin,Azura bingung sama bunda dan ayah "


"memangnya non azura bingung kenapa non,maaf ni non kalau saya lancang bertanya hal seperti ini"


"tidak apa-apa kok pak Ujang,Azura juga gak tau pak,tapi setelah mendapat telfon dari bunda, AZURA jadi bingung seperti ada yang bunda sembunyikan,oiya pak Ujang memangnya ayah ada urusan apa sih ke London sampai-sampai mereka tidak bisa hadir dalam acara fashion week ,dan juga ayah bilang perginya hanya sebentar tapi malah sampai sekarang belum datang-datang juga sudah sebulan lebih Lo "


"non gak usah khawatir ,mungkin saja memang pekerjaan tuan dan nyonya memang menumpuk sehingga mereka harus menyelesaikan nya secara detail agar tidak ada kesalahan lagi "


"mungkin bener apa yang pak Ujang bilang ,tidak seharusnya aku berfikir yang macam-macam, makasi ya pak sudah menyadarkan Azura , sekarang Azura sudah tenang setelah bercerita sama pak Ujang"


"hhhhh iya non sama-sama"

__ADS_1


"kasian non azura , suatu saat pasti dia akan tau semuanya,dan setelah non azura tau semuanya yang terjadi pasti dia tidak bisa menerima ini semua"batin pak ujang


__ADS_2