
Tampa terasa Azura pun tertidur dalam pelukan zayen.zayen membiarkan Azura terlelap dalam pelukannya karena saat ini hanya itu yang dapat zayen lakukan,entah mengapa zayen merasakan bahwa dirinya merasa terpukul jika melihat Azura menangis dan bersedih dalam dekapan nya.
mobil pun memasuki area parkiran rumah zayen,zayen membopong tubuh Azura memasuki rumah mewahnya dan membawa Azura ke lantai tiga menuju kamar pribadi miliknya, setelah sampai di dalam kamar zayen meletakkan tubuh Azura di ranjang, zayen meletakkan tubuh Azura dengan sangat hati-hati .
setelah memastikan Azura tidur dengan nyaman,zayen pergi kekamar mandi untuk membersihkan dirinya tak butuh waktu lama selesai bersih-bersih ,zayen mengganti pakaiannya dengan baju tidur, setelah itu zayen menyusul Azura ke tempat tidur dan berbaring di samping Azura .
zayen menatap wajah Azura yang nampak begitu tenang damai ,zayen mengelus-ngelus rambut Azura dengan begitu lembut ,Azura mengeliatkan badannya mencari kenyamanan,saat zayen ingin terlelap tidur tiba-tiba Azura memeluk zayen dan meletakkan kepalanya diatas Dada zayen.
tak ada penolakan maupun pemberontakan dari zayen , akhirnya dia pun terlelap dalam tidurnya menyusul Azura ke alam mimpi.
saat pagi hari , matahari sudah mulai terbit memancarkan cahayanya ,Azura bangun lebih awal dan pertama yang ia liat adalah wajah suami nya, yang masih terlelap dalam mimpi nya.
" dia terlihat tampan saat sedang tidur ,tapi apa gunanya itu hanya saat tidur saja , saat terbangun dia seperti beruang kutub"batin azura.
nampaknya Azura belum tersadar bahwa saat ini zayen tidur dengan posisi memeluk dirinya sehingga saat Azura ingin bangun dan turun dari ranjang nya Azura merasakan ada sesuatu yang menghimpit tubuhnya .
"kamu kalau tidur memang gak bisa diam ,bikin tidurku terganggu aja" ucap zayen yang ternyata sudah terbangun saat azura mulai menggerakkan badannya .
__ADS_1
"heh? tuan yang angkuh salah anda sendiri kenapa anda selalu saja mengambil kesempatan dalam kesempitan"
"maksudmu apa?"
"nah ini buktinya ,apa ini kalau bukan anda sedang mengambil kesempatan saat saya sedang tidur,anda memeluk saya pada saat saya tidak sadarkan diri."
" heh kamu tu ya, bisa gak sih sehari saja mulutmu di solasi biar gak cerewet karena kupingku terasa ingin pecah saat kamu ngomong terus Tampa henti pusing tau gak"
" mulut-mulut siapa jadi terserah saya dong mau ngomong terus atau mau berhenti,yang saya tanyakan kenapa anda memeluk saya"
"sama ,jawaban saya sama, tangan-tangan aku, rumah-rumah juga Milikku jadi aku bebas dong berbuat sesuka hati ku,"
"bener juga apa yang ia bilang ,aduuhhhh Tuhan mimpi apa aku kemarin bisa jadi istri beruang kutub ini" batin azura.
"hellooooooo.....'
" eh i-iya ,tapi tetap saja kau tidak boleh berbuat sesuka hati mu tuan , aku memang istri mu tapi bukan berarti kau bisa memiliki aku apa lagi cinta sejatiku"
__ADS_1
mendengar penuturan yang secara lantang dari ucpana istrinya tiba-tiba secara spontan zayen bangkit dari tidurnya dan posisi keduanya sekarang duduk saling berhadapan .
"kenapa aku tidak bisa memiliki mu secara kan kita sudah suami istri" ucap zayen yang entah kenapa ada perasaan kecewa saat dirinya di nyatakan bahwa ia tak berhak atas istrinya sendiri dan itu langsung di ucapkan oleh AZURA sendiri.
" ya memang kita sudah menikah tapi itu hanya setingan , dan tidak akan pernah jadi nyata ,secara kita menikah bukan karena kita saling sama suka melainkan kita kan menikah karena ...." ucapan Azura terhenti ketika zayen mengecup bibir Azura .
" kalau saat ini aku sudah ada rasa tertarik dan tak inginn kau pergi dari hidupku apa kamu percaya?" ucap zayen setelah melepas ciumannya dari bibir Azura.
degg...
azura tak menjawab apa yang barusan ia dengar dari mulut zayen karena ia sendiri masih belum terlalu yakin apa kah yang barusan ia dengar itu nyata atau hanya mimpi yang akan membawa rasa sakit hati nantinya .
"apakah ini sebuah mimpi ?apa yang barusan ia katakan itu bener adanya? atau hanya tipuan muslihat agar aku terperangkap dalam permainan nya,tidak Azura makhluk yang saat ini ada di hadapanmu itu adalah seseorang pria angkuh yang licik,jangan kau terpengaruh pada omongannya" batin azura.
" apa kah kau percaya bahwa saat ini rasa sayang ku terhadap dirimu itu mulai ada,apakah kau percaya itu Azura?" tanya zayen lagi ,
azura tetap saja diam dan mencoba mencerna apa yang baru saja ia dengar,apakah itu ungkapan yang real tentang perasaan zayen terhadap dirinya atau hanya ungkapan semata yang hanya akan menanam luka nantinya,
__ADS_1
" azura tolong jawab aku apakah kau percaya itu?" tanya zayen dengan menangkup kedua pipi Azura agar Azura menatap kedua mata nya untuk membuktikan bahwa apa yang ia katakan itu bener adanya walau sebenarnya ia sendiri pun tak tau kapan rasa itu muncul apakah rasa ini muncul karena rasa simpati dan empati dirinya setelah tau rahasia besar masalalu Azura?, entahlah ia tak mau terlalu memikirkan tentang hal itu ,yang saat ini ia pikir kan adalah memberikan cinta dan kasih sayangnya untuk wanita yang saat ini ada di kehidupan nya.