DIA MILIKKU.

DIA MILIKKU.
13


__ADS_3

setelah Azura selesai berbicara panjang lebar dan tidak membiarkan zayen menyanggah omongannya bangkit dari tempat duduknya .


"ok tuan saya rasa semua sudah cukup jelas kami mohon pamit ,dan kalau masih ada yang kurang berkenan di hati anda anda boleh hubungi saya ini kartu nama saya "ucap azura setelah meletakkan kartu nama di meja tempat ia duduk dan menyodorkan nya ke arah zayen,namun zayen tidak sama sekali merespons,


Azura dan pak Rudi kemudian pergi meninggalkan ruangan itu mereka turun menaiki lift dan di dalam lift pak Rudi yang sedari tadi diam tiba-tiba mengeluarkan pujian kepada Azura.


"nona hebat saya kagum dan bangga kepada nona,nona bisa melawan tuan zayen dengan begitu tenang Tampa ada rasa takut sedikitpun"ucap pak Rudi


" pak Rudi orang seperti itu harus kita lawan tapi dengan catatan kita benar Azura gak pernah takut selagi Azura berada di pihak yang benar"ucap azura sambil tersenyum pak Rudi yang mendengar ucapan Azura bener2 di buat takjub.


setelah kepergian Azura dan pak Rudi ,Nevan langsung tertawa terbahak-bahak dan tidak memperhatikan ada sepasang mata yang menatap nya dengan tajam.


"kenapa kau ketawa?tanya zayen yang merasa tersinggung atas perilaku Nevan.


"lucu"ucapnya singkat seketika zayen mengernyit dahinya karena tak mengerti maksud dari ucapan Nevan.


"apanya yang lucu?"tanya zayen lagi.


"ya lucu zay ,secara aku baru kali ini melihat drama yang bikin aku terpukau,ini ni zay kalau di jadikan flim pasti banyak sekali yang nonton ,CEO bertekuk lutut di hadapan wonder woman,bagus kan, judulnya saja bikin kita penasaran gimana kalau kita nonton pasti seru iya kan zay?"ucap Nevan dengan nada meledek.


"sialan udah bosen hidup kamu,sekali lagi kamu kayak gitu aku tugaskan kau ke pulau terpencil"ancam zayen seketika nevan pun menghentikan tawanya karena ia tau Nevan tak pernah main-main dengan omongannya.

__ADS_1


"iya,Iyya maaf tapi bener Lo zay baru kali ini dan tadi aku liat perempuan itu bener-bener sudah mempersiap segalanya untuk melawan mu zay secara dia bahkan sudah memesan pakain dari luar negri semata-mata buat ganti rugi bajumu yang kena tumpahan minuman,itu hebat zay "ucap Nevan yang kembali memuji azura


tak lama terdengar ketokan pintu dan zayen mempersilahkan masuk, seketika masuk sekertaris zayen dan menyerahkan paper bag .


"apa ini ?"tanya zayen.


"maaf pak tadi ada beberapa bodigart mengantarkan ini dan mereka bilang itu pakaian yang bos mereka siapkan untuk menganti pakaian anda "ucap sekertaris itu kemudian sekertaris itu meninggalkan ruangan.


"waw ini bener2 hebat benar kan zay dia sudah menyiapkan semuanya bahkan ia tepati janji buat mengganti pakaianmu"ucap Nevan lagi .


"buang dan bakar barang itu aku gak butuh"ucapan zayen membuat nevan terbelalak seketika .


"kamu gila zay ,kamu lihat nih ini sama persis sama punyamu tidak ada beda sedikit pun,dan ini sangat mahal bro,terus kamu menyuruhku buat bakar dan buang kamu bener-benar kelewatan zay aku gak ngerti sama jalan pikiranmu itu"


Nevan yang tak mengerti sama sifat zayen saat ini memilih untuk keluar meninggalkan zayen yang kini berdiri di depan jendela kantornya entah apa yang di fikirkan nya.


*********


Azura yang baru sampai ke butik langsung menghempaskan dirinya di sofa sejenak dia memejamkan matanya dan memijit kepalanya yang terasa pusing .


"gila baru kaki ini aku berhadapan dengan orang yang sombong dan angkuh nya minta ampun,dia pikir aku takut apa sama ke arogant nya itu ,dia fikir aku gak bisa berbuat sesuatu untuk melawannya ohh tuhan semoga ini pertemuan yang terakhir ,tapi.....aku seperti tidak asing dengan wajahnya aku seperti pernah bertemu tapi dimana ya......ah aku jadi pusing"batin azura

__ADS_1


drettttt.....dreetttt...dretttt. suara telfon azura berbunyi namun Azura malas mengangkatnya.kemudian telfon itu berbunyi lagi sehingga mau tak mau Azura pun mengangkatnya dan ternyata itu dari sahabatnya CAILA yang sedang melakukan video call .


📱"hai sayangkuuuuuu..."ucap CAILA setelah terhubung dengan Azura.


📱"hai juga,"jawab Azura malas.


📱"Ra tebak aku sekarang lagi dimana?


📱"malas,memangnya kamu lagi ada di mana?


📱"aku lagi di bandara ,kalau tidak ada rintangan apapun besok aku sampai"


📱"ooooo"


📱"kamu kenapa Azura , keliatan nya kamu lagi gak bersemangat begitu ,kenapa apa ada masalah?tanya CAILA khawatir.


📱"nanti aja aku ceritakan pas kamu nyampek kesini,aku males cerita lewat telfon"


📱"ok,ok aku akan sabar ,Ra kamu bisa gak besok jemput aku jam delapan di bandara?


📱"ok aku akan jemput kamu di bandara "

__ADS_1


📱"yeee makasih ya Ra kalau gitu aku matikan dulu ya "kemudian CAILA mematikan telfonnya .


Azura kembali merebahkan kepalanya lagi di sofa.


__ADS_2