
di dalam perjalanan menuju rumah sakit Azura dan Kinan tak henti-hentinya saling berbagi pengalam dan bercerita termasuk kejadian yang telah menimpa azura.
tak terasa obrolan panjang pun terjadi sehingga Azura dan Kinan pun sampai di rumah sakit.
"Kaka makasih ya atas tumpangannya,kalau gak ada Kaka, Kinan ngak tau apa yang akan terjadi"ucap Kinan setelah sampai di rumah sakit.
"ya Kinan sama-sama,Kaka juga senang bisa bantu kamu,tapi maaf ni Kaka gak bisa nganterin kamu dan bertemu papa dan mama kamu di dalam soalnya kakak ada urusan yang tidak bisa kaka tinggalkan"ucap azura karena merasa tidak enak.
"oh iya kak Kinan paham kok justru Kinan minta maaf gara-gara nolongin aku Kaka jadi telat ke tempat kerja"
"iihhh apaan si ,Kaka telat bukan gara-gara kamu kali, ya sudah lah Sekarang mendingan kamu masuk dan temui papa dan mama kamu pasti mereka sudah nungguin kedatangan kamu"
"ok kak,kak Kinan boleh minta no telfon Kaka gak?
Azura tak menjawab omongan Kinan,tapi Azura menyerahkan kartu identitas dirinya kepada kinan.
"itu kartu nama Kaka,di situ sudah ada no dan alamat rumah sama tempat Kaka Bekerja"
Kinan menerima dan melihat sekilas kartu identitas yang di berikan Azura kepadanya.
"ok lah kapan-kapan aku mampir ketempat Kaka bekerja,itupun kalau kakak mengizinkan"
"dengan senang hati Kinan ,kakak tunggu kehadiran mu"
__ADS_1
"ok!!!ya udah kak Kinan masuk dulu Kaka hati-hati di jalan"ucap Kinan setelah keluar dari mobil Azura dan hanya di balas senyuman oleh AZURA.
Azura kemudian melajukan mobilnya meninggalkan rumah sakit menuju butik, sementara Kinan masuk kerumah sakit .
Kinan masuk kerumah sakit ,di depan rumah sakit Kinan menuju resepsionis untuk menanyakan tempat ayahnya di rawat,setelah mendapatkan informasi Kinan langsung menuju ruang UGD.
di depan UGD sudah ada seorang perempuan yang sedang duduk di ruang tunggu sambil menundukkan kepalanya.
"mama gimana keadaan papa?tanya kinan saat sampai di depan UGD.
"mama juga belum tau sayang,dokter masih belum keluar dari tadi"kata Mona yang tak lain adalah mama Kinan.
"mama yang tenang ,Kinan yakin papa akan baik-baik saja"ucap Kinan sambil mengusap air mata Mona.
kinan terus berusaha menenangkan Mona walau dirinya sendiri masih belum tau apa yang akan terjadi nanti nya .
"keluarga bapak Danur Wirata?"tanya sang dokter setelah keluar dari ruanga itu
karena mendengar ucapan sang dokter yang di tujukan kepada orang yang bersangkutan, akhirnya kedua perempuan itu sontak berdiri dan menghampirinya ,kedua perempuan itu adalah Kinan dan Mona.
" saya Kinan dok anak dari pasien,dan ini mama saya bagaimana keadaan papa saya dok?tanya kinan dengan perasaan cemas.
"saat ini pak Danur membutuhkan perhatian khusus dari keluarga nya, karena akibat guncangan dalam jiwanya sehingga mengakibatkan beliau terkena serangan jantung tapi ibu dan Ade tenang saja sekarang pak Danur sudah melewati masa kritis nya,saran saya jangan Sampek kejadian ini terulang lagi karena saya khawatir Jika ini terulang lagi maka nyawa beliau tidak bisa di selamatkan ,dan satu lagi Bu dari tadi pak Danur memanggil nama seseorang saya minta tolong sama ibu agar mempertemukan orang itu sama pak Danur ,saya yakin dengan hadirnya orang tersebut kondisi pak Danur akan semakin membaik dan pak Danur akan segera pulih"jelas sang dokter .
__ADS_1
"nama seseorang dok?"tanya kinan nampak kaget dengan ucapan sang dokter.
"iya kalau tidak salah "zayen"ya kalau tidak salah nama itu yang dari tadi pak Danur sebut,"ucap sang dokter lagi sembari mengingat -ingat nama yang di sebut
"ZAYEN?"tanya kinan dan hanya dibalas anggukan oleh sang dokter.
"ok baik lah Bu saya pamit dulu .
"ya dok terimakasih "ucap Mona .
setelah dokter itu pergi Mona dan kinan masuk untuk melihat kondisi Danur yang saat ini tak sadarkan diri.
"mah sebenarnya apa yang terjadi?kenapa papa bisa seperti ini,perasaan pas tadi kinan berangkat kuliah papa baik-baik saja"ucap Kinan setelah sampai di dalam ruangan.
"mama juga tidak tau sayang ,tapi mama yakin ini ada hubungannya sama kakak tiri kamu"ucapnya lirih.
"kak zayen maksud mama?memangnya kak zayen tadi kerumah?tanya kinan lagi.
"saat papa lagi nonton tivi , papa melihat zayen ditayangkan secara live di salah satu channel sebagai pengusaha muda terkenal,dan pada saat para wartawan menanyakan siapa ayah kandung zayen ,zayen mengungkapkan sesuatu yang membuat papa jadi seperti ini"ucap Mona menceritakan apa Yang sebenarnya terjadi.
"memangnya kak zayen bilang apa ma? tanya kinan yang mulai nampak bertanya-tanya.
"ZAYEN bilang kalau papa sudah meninggal"seketika butiran bening yang tadi Mona tahan akhirnya keluar juga membasahi pipi nya .
__ADS_1
"apa ma?tega sekali Kaka bilang seperti itu,apa sebegitu bencinya Kaka sama papa?"tanya kinan yang mulai emosi menunjukkan kekecewaan atas apa yang barusan ia dengar.
Mona tak menjawab ucapan Kinan yang saat ini ada di fikirannya adalah kondisi sang suami yang sangat ia cintai terbaring lemah,Mona tak dapat membendung rasa sedihnya ,kinan yang melihat mamanya seperti itu akhirnya menghampiri mamanya yang tak jauh darinya ,dan mengelus-elus pundak sang mama mencoba memberikan ketenangan.