DIA MILIKKU.

DIA MILIKKU.
49


__ADS_3

azura terus melangkah pergi sambil terurai air mata,Nevan yang saat itu melihat Azura keluar sambil lalu menangis ada beberapa pertanyaan yang hinggap di fikirannya.


Nevan mencoba mendekati Azura dan bertanya apa yang sebenarnya terjadi akan tetapi azura tak menghiraukan dan memilih untuk pergi.


Nevan segera melangkah memasuki ruangan tempat zayen dirawat,


" hai bro? gimana keadaan mu sekarang ,maaf ya aku terpaksa ninggalin kamu dan terpaksa kembali ke kantor" ucap Nevan jujur .


"hemm" jawabnya singkat.


" oiya zay tadi aku liat Azura keluar sambil lalu menangis,kamu tau kenapa?" tanya Nevan pada zayen.


" aku yang membuat dia menangis" jawabnya singkat ada rasa bersalah yang dirasakan zayen terhadap perilaku ia kepada istri nya.


" apa zay? kamu yang membuat dia menangis?" tanya Nevan tak percaya.


" selama seminggu ini dia selalu berbuat baik kepada ku, melakukan kewajibannya sebagai seorang istri,menyiapkan segala hal untukku tapi apa yang aku lakukan untuk nya ,aku menyakiti nya dan mengatakan padanya bahwa apa yang ia lakukan adalah cara licik agar bisa mendapatkan rasa perhatian dariku" ucapnya lirih.


" apa ? ya ampun zay kamu keterlaluan sekali ,Azura itu adalah seseorang yang sempurna ,kau beruntung mendapatkan dirinya,dia perempuan yang baik zay " ucap Nevan mengingat kan zayen .


" pantas saja ia menangis ,ternyata kamu penyebabnya" tambahnya lagi.


zayen terdiam ia tak mampu lagi berkata-kata .


di sebuah restoran Kinan dan teman-temannya mengadakan acara pertemuan karena ada salah satu teman Kinan yang merayakan hari jadiannya dengan kekasih barunya yang tak lain adalah Susi.


Susi adalah salah satu teman akrab Kinan di kuliahnya selain Nina dan juga Rena.


"Kinan sekarang tinggal kamu ni ,diantara kita berempat cuma kamu yang masih jomblo" ucap Susi di sela-sela perbincangan mereka.


"tau tu kinan , kira-kira siapa ya yang beruntung bisa menaklukkan hati seorang Kinan yang terkenal cuek sama laki-laki " ledek Rena dan di sambut tawa oleh semuanya termasuk Kinan.

__ADS_1


" nan gak baik Lo lama-lama menjomblo ,apa mau aku Carikan ?" tawar Nina.


" apaan sih kalian, lagian jadi jomblo tu enak, kemana-mana tidak ada yang menghalangi kita mau kita bergaul sama siapa saja itu terserah kita ,kalian tau gak sih punya pacar tu ribet ,aku bukannya gak mau pacaran cuma aku mau mencari yang perfek aja,karena prinsip ku pacaran hanya satu kali menikah hanya satu kali"


" Kinan menjomblo itu gak seenak yang seperti kamu bilang,karena kita akan merasa kesepian,tidak ada yang melindungi kita ,menjaga kita atau bahkan mempedulikan kita" ucap Susi lagi.


" benar itu Kinan ,lagian kamu si nan bukannya mau kemarin di tembak sama gio ,eehh kamu malah nolak" sambung Nina


gio adalah teman sekelas Kinan yang naksir berat dengan Kinan beberapa kali gio menyatakan perasaannya pada Kinan tapi berkali-kali juga ia di tolak.


" serius kamu nolak gio nan? tanya Rena tak percaya,


" kenapa kamu nolak dia nan?" tanya Susi.


" ya karena aku tidak suka ,makanya aku nolak dia"ucap Kinan dengan santainya.


dari kejauhan ada sepasang mata yang sedang memperhatikan mereka berempat semua obrolan mereka terekam jelas di pendengaran nya.


" ternyata aku masih memiliki kesempatan untuk mendapatkan kamu gadis cengeng" ucapnya .


karena asik berbincang-bincang akhirnya Kinan pun berpamitan pada ketiga temannya .


" girls aku cabut duluan ya"pamit Kinan.


" yahh kok buru-buru amat nan " ucap Rena


" ya nan " ucap Susi dan Nina berbarengan.


" sorry ya gays ,soalnya aku gak boleh lama-lama sama mama , kapan-kapan kita ketemu an lagi ok?"bujuk Kinan.


kemudian Kinan keluar restoran dengan terburu-buru sehingga Tampa sengaja ia bertabrakan dengan seseorang.

__ADS_1


" oh maaf ya aku gak sengaja" ucap Kinan Tampa melihat arah lawannya.


" ya gak papa nona lain kali hati-hati," ucapnya dan terdengar familiar di pendengaran Kinan.


" suara ini seperti aku kenal" batin Kinan.


akhir nya Kinan memberanikan diri untuk menatap siapa yang telah ia tabrak dengan tak sengaja.


" kamu? " ucap Kinan tak percaya.


" maaf nona apakah kita pernah saling kenal?" ucapnya dengan nada menggoda.


" iiiiiihhh kamu gak ingat siapa aku? ah tapi baguslah kamu gak ingat aku , lagian juga gak penting ,kalau begitu aku permisi dulu sekali lagi aku minta maaf" pamit Kinan hendak melangkah pergi,namun baru beberapa melangkah .


"Kinan Amelia Wirata ," ucapnya .


mendengar namanya yang disebut dengan begitu lengkap Kinan mengurungkan niatnya untuk pergi ,ia membalikkan badannya menghadap seseorang yang saat ini sedang menatap nya dengan menampilkan senyuman yang begitu memukau.


seseorang itu melangkahkan kakinya menghampiri kinan,yang diam Tampa berkedip.


"huffffff " seseorang itu meniup mata Kinan saat jarak diantara mereka yang begitu dekat.


"benarkan itu namamu?aku gak mungkin melupakan nama yang begitu indah yang sayang jika aku lupakan" ucapnya lagi-lagi dengan nada gombalnya.


" gombal !!!! terus kenapa tadi kau pura-pura lupa,?" tanya kinan judes.


" galak amat sih nona ini , hati-hati loh nanti jodohnya takut untuk mendekat" candanya.


" apaan sihh gak jelas banget," ketus Kinan


" jelas kok , siapa bilang gak jelas,oiya aku gak terima permintaan maaf mu sebagai permintaan maafmu agar aku terima kamu harus terima sarat dariku"

__ADS_1


" apaan sih pake syarat-syarat segala, lagian aku gak ada waktu untuk memenuhi syarat gak jelasmu itu" jawab kinan kemudian berniat ingin melangkah pergi tapi lagi-lagi langkah Kinan terhenti dikala pergelangan tangan Kinan di pegang dan di tarik sehingga dengan hitungan detik tubuh Kinan menempel ketubuhnya bahkan terang-terangan ia memeluk Kinan.


__ADS_2