
zayen hanya menurut ,ia keluar dari dalam mobil dan kini telah berdiri di samping Azura ,saat Azura ingin melangkah lagi-lagi zayen memegang tangan Azura mau tidak mau Azura kembali terhenti dan kembali menatap zayen yang masih diam .
" Ra kalau kau ingin berkunjung ke rumah siapa entahlah aku pun tak tau ,paling tidak kita pulang terlebih dulu ,kan kamu sendiri yang bilang kalau aku harus istirahat total ,lagian kan kamu tau sendiri aku baru saja kembali dari rumah sakit dengan kondisi ku yang kayak gini rasa-rasanya gak pantas kalau kau mengajakku berkun..." ucap zayen panjang lebar dan belum sempat terselesaikan karena Azura langsung meletakkan jari telunjuk nya di bibir zayen yang membuat zayen tak melanjutkan lagi perkataan nya.
" sssssstttttttttt ......ternyata kau sangat cerewet sekali sayang ,aku kan tadi sudah bilang kalau kau ingin tau ini rumah siapa ayo kita segera masuk ,dan apa tadi kau bilang? berkunjung? siapa yang ingin mengajakmu berkunjung kalau kau ingin segera istirahat dan bersih-bersih ayo kita masuk baru setelah itu kau akan tau dan rasa penasaran mu yang membuncah ini akan segera terjawab" ucap azura sambil menatap wajah zayen.
" benarkah? apa itu berarti aku juga akan segera tau siapa laki-laki yang saat ini berani sekali dekat dengan mu dan membuat mu nyaman dan begitu bahagia ?kalau iya aku jadi penasaran seperti apa sih wajah laki-laki yang kau puja-puja itu ,apakah rumah megah ini milik nya? tanya zayen yang sudah menampakkan raut muka yang siap menghadapi musuh.
lagi-lagi Azura hanya tersenyum mendengar penuturan suaminya yang dengan begitu mudahnya tertipu dengan bualannya dan ia juga merasa bersalah karena telah membohongi suaminya hanya untuk melancarkan rencananya.
__ADS_1
" ettttt tapi tunggu dulu ,barusan kau bilang apa? kalau aku ingin beristirahat dan segera membersihkan tubuhku ini maka aku harus masuk kedalam? heh Azura apa kau sudah kehilangan akal ? ini rumah laki-laki itu kan? lantas mengapa aku harus singgah dan bercengkrama dengannya buang-buang waktu saja ,Azura ayolah aku ingin kembali pulang ke rumah kalau kau ingin mempertemukan aku dengan laki- lakimu itu nanti saja " ucap zayen yang masih menolak ajakan Azura.
Azura hanya diam ia bingung harus berbuat apa.
" Azura ayolah kita pulang ,kenapa sih kamu ngotot sekali mengajak aku ketemu laki-laki mu itu ,atau jangan-jangan kau telah menjual rumah kita buat biaya rumah sakit dan karena kita tak punya lagi tempat tinggal makanya kau ingin mengajak ku untuk tinggal di rumah laki-laki yang telah berani mendekatimu saat aku koma? iya?" tanya zayen yang sudah mulai menerka-nerka sesuai dengan argumen nya .
dengan secara spontan menanggapi bualan suaminya dan kali ini ia berharap semoga caranya bisa membuat zayen nurut dan ikut masuk bersamanya.
" ya aku ingin bertemu dengan nya karena aku sangat rindu padanya bahkan dari saking rindu nya aku ingin segera memeluknya di depan mu,karena kau tau kenapa aku sangat nyaman saat di dekat nya itu karena dia itu pemberani ,tegas ,tampan dan pastinya sangat kaya,dan aku yakin saat kau tau kau tidak akan berani padanya jangankan memukulnya mencacinya saja aku yakin kau tidak akan bisa karena kau akan hanya memujinya "
__ADS_1
zayen semakin merasa terbakar api cemburu ,ia merasa Azura telah begitu tega memuji laki-laki lain di hadapannya Tampa memperdulikan perasaanya.
zayen tak menanggapi omongan Azura lagi ,ia malah berbalik ingin masuk kembali kedalam mobil dan akan segera pergi meninggalkan kan rumah megah itu ,akan tetapi saat ia melangkahkan kakinya tiba-tiba langkah nya terhenti tat kala mendengar sebuah penuturan Azura yang menantang dirinya.
" kalau kau memang laki-laki jentel hadapi dia " tantang Azura yang membuat zayen kembali mendekati nya.
" jadi kau ingin menantang ku , baiklah aku akan masuk bersama mu dan bertemu dengan nya baru setelah itu aku pergi" jawab zayen yang sudah melangkah kedalam rumah megah itu dengan perasaan berkecamuk antara marah,sedih,kecewa semua bercampur aduk.
Azura hanya tersenyum karena rencananya yang membuat zayen seketika melanjutkan langkahnya menuju rumah megah itu berhasil .
__ADS_1