DIA MILIKKU.

DIA MILIKKU.
30


__ADS_3

setelah beberapa menit menempuh perjalanan dari butik akhirnya Nevan sampai di perusahaan ZR WIRATA GRUB dan disana Nevan langsug menemui zayen dan menyampaikan bahwa ia tak bertemu Azura akan tetapi Nevan sudah menitipkan pesan kepada sahabatnya yaitu caila untuk memberi tahukan kepada Azura.


"kamu yakin dia akan datang??"


"ya aku yakin "ucap Nevan singkat tampa berpaling dari benda pipihnya.


"tapi mana ?sampai sekarang dia belum datang ini kan udah waktunya makan siang?".


"sabar mungkin bentar lagi ,mungkin aja dia makan siang dulu dan lagian dia udah berangkat kok, mungkin saat ini masih dalam perjalanan hanya saja terjebak macet "


"dari mana kamu tau kalau dia sudah berangkat??tanya zayen yang heran pasalnya Nevan begitu sangat yakin .


"ya jelas aku tau ,ini akun lagi chatan sama caila" ucap Nevan Tampa sadar ia keceplosan karena secara tidak langsung ia memberitahu zayen bahwa ia sedang chatting an sama caila.


zayen yang mendengar omongan Nevan langsung menghampiri Nevan yang sedang duduk di sofa .


Nevan yang sadar akan perkataan nya langsung gelagapan saat zayen menatap nya dengan tatapan penuh dengan tanda tanya.


"ke....kenapa ka ....kamu menatapku seperti itu?? tanya Nevan gugup.


"hemmm nampaknya kamu selangkah lebih maju dariku ya....?ada hubungan apa kamu dengan sahabatnya perempuan itu"


"maksud mu apa,aku tidak mengerti "elak Nevan.


"alah udah lah Van aku mengenalmu bukan satu atau dua hari yang lalu ,aku mengenalmu udah lama"


"ok baiklah aku memang gak bisa menyembunyikan apapun darimu ,aku akan ceritakan semuanya " ucap Nevan pasrah,kemudian Nevan pun menceritakan semuanya dari awal dia bertemu dengan caila dan perasaannya pada caila.


"OOO jadi ceritanya kamu jatuh hati pada pandangan pertama???


"ya seperti itulah,tapi aku masih ragu menurutmu dia udah punya kekasih apa belum ya zay??.

__ADS_1


"yaa mana aku tau , memangnya aku ibunya apa,kamu tanyakan aja pada nya baru kamu akan tau apa dia sudah ada yang punya apa belum"


"iya juga ya .... hehehehe,oiya zay boleh aku bertanya sesuatu???"


"boleh tanyakan saja"ucap zayen


"kamu ada urusan apa sama Azura kok kamu menyuruh nya dia datang kesini"


"ada dehhh yang jelas aku akan buktikan kepada papa dan aku akan mengambil semua yang sudah seharusnya milikku"


"hah ?? apa maksudnya ,apa hubungannya Azura datang kesini sama apa Yang seharusnya miliknya, seperti nya zayen sedang merencanakan sesuatu"batin Nevan yang mulai datang beribu-ribu pertanyaan di benaknya.


tak lama kemudian terdengar suara ketokan pintu dari luar .


"maaf tuan ada seseorang yang ingin bertemu dengan tuan dia seorang perempuan" ucap sang sekertaris .


"pasti itu dia",batin zayen. "baiklah suru dia masuk" kemudian sekertaris pun mempersilahkan tamu itu masuk.


"siang silahkan duduk"ucap zayen ketus.


zayen kemudian memberikan tatapan kepada Nevan pertanda sebuah kode yang harus ia pahami,Nevan yang mengerti dari maksud tatapan itu langsung berpamitan untuk meninggalkan ruangan.


setelah Nevan keluar dan di sana hanya ada zayen dan tamu itu yang tak lain adalah Azura,semua nampak hening beberapa saat sehingga sebuah pertanyaan dari Azura membuyarkan keheningan.


"maaf tuan ada perlu apa anda memanggil saya"


"hahhahahahahha .... nona Azura ,seorang perempuan yang memiliki sejuta karakter"


mendengar ucapan zayen yang seperti mengejek membuat Azura naik pitam.


"maksud anda?"

__ADS_1


"ah sudahlah ,kita langsung ketujuan kita ,saya memanggil anda kesini untuk meminta pertanggung jawaban atas apa yang menimpa saya belakangan ini dan itu semua karena gara-gara anda nona"


"kalau soal itu tuan tenang saja saya mengerti permintaan maaf mungkin tidak bisa memuaskan anda oleh karena itu saya akan bertanggung jawab saya akan Menganti semua kerugian berapapun itu" ucapnya tegas.


"oh jelas anda harus menggantikan semua kerugian yang saya alami " kata zayen dengan segala keangkuhan nya


"baik tuan anda tinggal katakan berapa kerugian yang harus saya bayar?"


"saya tidak butuh uwang anda , karena saya sudah punya banyak uang" ucapnya sombong.


"ihh sombong sekali dia ,"batin azura,


"lantas saya harus mengganti semua itu dengan apa tuan?"


" nanti malam ikutlah dengan ku "


"hah"?


"kenapa kamu keberatan?" tanyanya sinis


"bu-bukan begitu tuan tapi saya harus ikut dengan anda kemana dan......"


"dan jam tuju tiga puluh kamu harus siap saya akan jemput kamu jam tuju tiga puluh" ucapnya menyanggah kalimat yang Azura ingin ucapkan.


"tapi tuan.."


"saya tidak terima penolakan dan saya mau kamu harus ikut semua yang saya perintahkan "


"ihhh apa-apa an ini belum sempat aku mengelak tapi dia sudah mengeluarkan ultimatum nya ini nama nya sihh pemaksaan" batin azura .


"hemm baik lah tuan kalau begitu saya permisi dulu" pamit Azura dengan perasaan jengkel yang di tunjukkan pada zayen.sementara zayen hanya tersenyum penuh kemenangan.

__ADS_1


"kita lihat saja pa siapa yang akan menang dalam permainan ini ,aku atau papa ,zayen akan buktikan ke papa kalau zayen bisa merebut semua hak zayen dari tangan papa" batin zayen


__ADS_2