
drrrrttttttt....drettttttt.. getaran suara henfon Azura.
" Nevan tumben ia menghubungi aku ada apa ya" gumamnya setelah melihat sekilas nama yang tertera di henfon nya.
📱" halo van ?
📱"halo Azura ,Ra apakah kamu bisa datang kerumah sakit,zayen Ra, zayen masuk rumah sakit"
📱" apa? ok aku segera kesana ,Van kamu tolong serlok ya .."kemudian Azura mematikan sambungan telefon nya,dan mengambil tas ranselnya dan melangkah keluar untuk segera menuju rumah sakit.
caila yang melihat Azura terburu-buru dengan raut wajah yang nampak begitu khawatir mencoba menanyakan nya.
" Ra kamu mau ke mana? kenapa kamu terlihat sangat buru-buru sekali? tanyanya khawatir.
" cai aku pergi dulu ya,aku harus pergi kerumah sakit"
" kerumah sakit ? siapa yang sakit?"
"zayen,,,Nevan barusan telfon aku dan dia bilang zayen masuk rumah sakit"
" apa? kasian sekali ,ya udah kamu hati-hati ya Ra"
kemudai Azura melangkah pergi setelah berpamitan pada caila.
setelah beberapa menit Azura telah sampai di rumah sakit tempat zayen di rawat.di sana sudah terlihat Nevan yang sedang menunggu dengan perasaan khawatir.
" Van ? gimana keadaan zayen? tanya Azura
" aku juga belum tau Ra ,dokter lagi menangani nya"
__ADS_1
tak lama setelah itu dokter pun keluar ruangan.
azura dan Nevan menghampiri dokter tersebut.
" om ,bagaimana kedaan zayen om?" tanya Nevan pada dokter Wisnu ,dokter wisnu adalah dokter kepercayaan keluarga Wirata,sekaligus omnya Nevan .
" zayen tidak apa-apa kalian tidak perlu khawari,dia hanya sedikit demam ,mungkin ini akibat ia suka telat makan" ucap dokter Wisnu.
" OOO gitu ya om ,"Nevan terkejut dengar penuturan dokter wisnu akan tetapi ia mencoba biasa-biasa saja .
" ya Van ,ya sudah om tinggal dulu karena om harus menangani pasien yang lain nya." pamit dokter wisnu
" oi ya om ,makasih ya om" ucap Nevan lagi dan dokter Wisnu hanya menjawabnya dengan senyuman.
azura dan Nevan masuk kedalam ruangan tempat zayen masih belum sadarkan diri.
" ya aku gak papa kok Van ,kamu gak usah khawatir aku baik-baik saja kok " jawab Azura.
"ya sudah aku pamit ya Ra,nanti kalau ada apa-apa kamu segera hubungi aku" ucapnya lagi sebelum pergi.
setelah beberapa saat kepergian Nevan tak lama itu pula zayen tersadar dan tangan nya menyentuh kepalanya yang masih sedikit terasa pusing.
"kamu sudah sadar?" tanya azura hanya sekedar basa-basi saat melihat pergerakan kecil zayen .
azura mendekati brankar dan duduk di kursi samping zayen terbaring dan menatapnya.
"kata dokter aku sakit apa? dan kapan aku bisa pulang?" tanyanya dengan nada yang agak sedikit lemah.
"kata dokter kamu hanya demam biasa dan kamu tau itu karena apa? karena kamu telat makan" ucap azura dengan nada ketus nya.
__ADS_1
"terus kapan aku bisa pulang?" tanyanya lagi.
" kalau kamu sudah sembuh,udh deh gak usah banyak tanya,nih aku sudah belikan kamu makan,kamu makan dulu setelah itu minum obat"
" gak aku gak mau ,aku gak butuh belas kasihan orang aku harus pulang" ucap zayen mencoba melepas infus yang masih bertengger di tangan kanannya.
" zayen apa yang kau lakukan? "tanyanya panik.
" kamu gak dengar aku mau pulang" bentak zayen.
azura yang kualahan dengan pergerakan zayen dan mendengar bentakan dari zayen secara reflek mendorong tubuh zayen sehingga tubuh zayen kembali terbaring .
zayen terkejut dan menatap Azura penuh Amarah.
" kenapa kau melarang aku untuk pulang?"tanyanya lagi.
" kenapa?kau marah? zayen bisa gak sih untuk saat ini kau jangan seperti anak kecil yang selalu bertingkah semaunya ,aku tidak melarang mu untuk pulang tapi untuk saat ini aku terpaksa melarang mu pulang Karena kamu masih sakit"
"aku sudah sembuh,aku tidak butuh belas kasihan dari siapapun,termasuk dirimu " tunjuk zayen.
"dan kamu tidak usah sok perhatian seperti ini , Karena aku bukan tipekal orang yang mau di manfaatin saat aku lemah , berpura-pura perhatian padahal ada maksut tertentu," ucap zayen dengan tatapan penuh ketidak suka an .
ada rasa yang tak biasa yang saat ini Azura rasakan ,kecewa ,sakit hati yang saat ini Azura rasakan , perkataan zayen bagaikan tusukan pisau yang tajam telah menusuk dirinya .
" cukup zayen ,cukup kamu berkata seperti itu,jadi selama ini ,selama seminggu aku mencoba perhatian sama suami ku sendiri ,peduli sama suami ku sendiri, mencoba menjadi istri terbaik buat suami ku sendiri itu kamu fikir aku lakukan itu semua karena aku punya maksut dan tujuan lain?" bentak Azura.
" kamu fikir aku orang yang sepicik itu? bisa melakukan hal serendah dan bisa menghalalkan segala cara untuk mendapatkan perhatian darimu?aku sama sekali tidak menyangka kamu bisa berfikir seperti itu " .ucap azura lagi dan Tampa terasa air mata Azura jatuh membasahi pipinya .
" kalau begitu terserah kamu saja ,kalau kehadiran aku di sini hanya membuat mu semakin merasa terganggu aku akan pergi " Azura bangkit dan melangkah pergi meninggalkan zayen yang saat ini menatap kepergian nya.
__ADS_1