DIA MILIKKU.

DIA MILIKKU.
29


__ADS_3

Nevan kemudian melajukan mobilnya menuju alamat yang sudah zayen kirim ke henfon Nevan,alamat itu adalah alamat butik yang Nevan ingin tuju.


tak butuh waktu lama Nevan pun sampai di butik yang zayen maksud sekilas Nevan memperhatikan butik dan alamat yang ia dapatkan dari zayen takut-takut kalau saja Nevan salah alamat .


akan tetapi semua tepat sasaran Nevan datang ketempat yang sama dengan informasi yang tertera di layar henfon nya.


kemudian Nevan turun dan hendak melangkahkan kakinya menuju butik tapi ketika ingin melangkah tiba-tiba ada suara yang mengurungkan niat Nevan .


"hai ??"ucap caila yang baru saja turun dari mobil dan ingin memasuki butik tapi ketika ia ingin masuk ia melihat seseorang yang tak asing baginya dan caila menghampiri nya lalu menyapanya.


"ha-hai?"ucap Nevan gugup dan juga bingung pasalnya ia di sapa dengan begitu akrap oleh seseorang yang sama sekali ia tidak mengenal nya mungkin Nevan mengenalnya tapi ia lupa.


"aku caila masih ingat gak?? perempuan yang waktu itu buru-buru dan tidak sengaja menabrak seorang laki-laki dan seorang laki-laki itu kamu"ucap caila sambil membuka memori pertemuannya dengan Nevan.


"oiya aku ingat kalau tidak salah pas waktu acara fashion week waktu itu kan??"


"Yap betul sekali ,sukurlah kamu masih ingat"


"ya jelas aku masih ingat kejadian itu ,itukan kejadian yang membuat ku terpesona dengan seorang wanita yang begitu cantik ya seperti sekarang ini" ucap Nevan Tampa basa -basi lagi.


"hahaha kamu bisa aja ,oiya ada keperluan apa kamu kesini ,pasti kamu ingin memesan baju pengantin atau ingin membeli beberapa busana yang ingin kamu persembahkan buat kekasihmu ya?"goda caila dengan nada nyerocosnya Tampa jeda tapi buat Nevan itu tampak unik dan lucu.

__ADS_1


"hahahhaha kamu bisa aja , kalau pun aku ingin itu semua ,tentunya aku akan mengajak kamu " goda Nevan lagi sehingga membuat CAILA tersenyum bahagia dalam hatinya walaupun ia juga nampak bingung dengan maksud Nevan .


"aku kesini ingin menemui seseorang karena aku dapat perintah dari bosku untuk menemuinya dan menyuruh nya untuk datang ke kantor "


"memangnya siapa yang ingin kamu temui di sini?"


"Azura namanya KIREY LAMIA AZURA apa kamu mengenalnya??"


"Azura?? ada keperluan apa bos kamu dengan nya ,aku kenal Azura dia sahabat ku"


"oooo jadi kamu sahabatnya Azura? baguslah kalau begitu apa kamu tau dimana dia sekarang??"


"mir Azura belum datang?"tanya CAILA kepada Amira karyawan butik.


"belum kak,mungkin sebentar lagi" ucapnya.


"OOO gitu ,oiya Mira tolong buatkan minuman ya" kata caila lagi pada Amira ,Amira hanya menjawabnya dengan anggukan.


"oiya silahkan duduk ,aku akan coba menghubungi Azura " mempersilahkan Nevan duduk .


"oiya terima kasih" ucap Nevan sambil memberikan senyuman kepada caila dan sesekali Nevan terpukau dengan kecantikan caila,caila pun tak sadar denga tatapan Nevan Karena ia sedang fokus menghubungi Azura akan tetapi setelah beberapa kali caila menghubungi Azura , henfon Azura selalu tidak aktif sehingga caila menghubungi pak Ujang dan pak ujang pun menceritakan bahwa Azura saat ini sedang berada di rumah singgah karena ada pertemuan penting ,akhirnya CAILA memutuskan untuk memberi tau Azura lewat perantara pak Ujang.

__ADS_1


setelah selesai berbicara dengan pak Ujang lewat telfon caila kembali ke tempat duduknya yang mana di tempat duduk itu ada Nevan yang setia menunggu .


"maaf ya ....."menggantungkan kalimatnya


"nevan namaku nevan" ucap Nevan yang seakan-akan mengerti kenapa caila tak melanjutkan kalimatnya.


"oiya Nevan ,maaf ya Nevan nampaknya Azura akan terlambat datang hari ini karena ia masih ada urusan "


"oooo begitu ya..,ya sudah begini saja bilang padanya untuk datang ke kantor ZR WIRATA GRUB pasti kan dia datang ok!!?


"baik lah akan aku usahakan" ucap caila ragu-ragu.


"kalau begitu boleh gak aku minta no wa mu , biar gampang nanti kalau ada apa-apa aku akan menghubungi kamu"


caila nampak ragu tapi karena alasan Nevan yang masuk akal akhirnya dia memberikan no wa nya kepada Nevan.


kemudian Nevan berpamitan dan pergi meninggalkan butik itu,tak lama setelah Nevan pergi Azura pun datang dan menanyakan pesan yang di sampaikan pak Ujang dari caila untuk dirinya.


saat itu caila sedang duduk sambil membalas pesan dari Nevan ,ya setelah mereka bertukaran no wa caila dan Nevan nampak akrab walau pertemuan diantara keduanya terbilang sangat singkat tapi itu tak bermakna menjadi masalah buat Nevan dan caila.


FLASHBACK OFF.

__ADS_1


__ADS_2