
saat sudah dapat informasi ,nevan dan caila dengan buru-buru langsung menuju tempat zayen saat ini sedang di rawat.
" azura" sapa caila yang saat itu sudah ada di samping Azura yang saat itu sedang menatap zayen dengan tatapan sendu.
Azura mendongak kan kepalanya dan melihat caila dan juga nevan datang secara bersamaan ia nampak heran akan tetapi untuk saat ini ia tak mau memikirkan itu dulu karena itu tidak penting beginya ,mungkin saja mereka tak sengaja berpapasan saat caila menuju rumah sakit fikir Azura.
" cai...apa zayen akan sembuh? , karena kata dokter saat ini zayen sedang koma dan kemungkinan sadar itu sangat kecil...hisk...hiks" ucap azura menceritakan apa yang tadi dokter katakan padanya tentang kondisi suaminya.
caila nampak terkejut dan ikut merasakan kesedihan saat melihat sahabat nya nampak begitu terpukul dengan kondisi suaminya.
begitu nevan ia nampak juga sangat terkejut dengan kondisi sahabat nya.
" sssssssttttttttttttt kamu mikir apa sih Ra ,kamu pikir zayen selemah itu ,aku yakin ia akan sembuh lagi pula kenapa kau harus percaya omongan dokter sihh ,itu kan baru perkiraan saja sementara kau tau, semua sudah ada yang ngatur dan aku yakin zayen akan kembali kepelukanmu ,dan kamu harus ingat saat ia sadar kamu harus marah padanya karena dia bisa-bisanya mengingkari janjinya padamu dan dia bisa-bisa gak minta maaf malah bikin kamu hawatir padanya,ingat Ra kamu jangan mudah untuk memaafkannya ok!!? ucap caila mencoba menenangkan sahabatnya dengan di sertakan candaan di dalamnya.
Azura sedikit merasa terhibur dan melepaskan rasa sedihnya walaupun itu hanya sedikit dari rasa sedihnya atas sesuatu yang menimpa suaminya, akan tetapi paling tidak dengan adanya sang sahabat ia bisa bersandar melepas rasa pedih dan rasa sedih yang ia rasakan.
__ADS_1
nevan ikut tersenyum mendengar penuturan caila yang mencoba menghibur sahabat tercinta nya.
"aku bangga sayang,dengan sikap tegar saat kamu menghibur azura aku yakin kau wanita yang kuat dan aku harap jika suatu saat terjadi padaku kau akan terus tersenyum dan tegar menghadapi semua ini" nevan tersenyum dalam hati saat memandang sang kekasih.
sadar akan keberadaan selain dirinya dengan sang sahabat azura menatap nevan dan membuat nevan tersadar dari lamunannya.
" oh iya van,kamu kok bisa barengan sama caila?"
" ooooo tadi aku tak sengaja berpapasan dengan nevan Ra saat aku ingin menuju resepsionis rumah sakit untuk menanyakan kamar rawat suamimu" akui caila dan nevan membetulkan ucapan caila dengan mengangguk kan kepalanya.
" ya aku pun tak tau dia Sedang apa disini ,saat aku bertanya dia malah menuduhku mematai-matai nya " ungkap caila dengan nada judesnya.
" apa? mematai-matai ? kok bisa? tanya Azura bingung karena pasalnya ia tau sifat sahabatnya yang ia tau caila paling tidak suka jika kepo urusan seseorang yang tidak ada hubungan Dengan nya.
" apa benar begitu Van? tanya Azura pada nevan .
__ADS_1
" ya aku memang berfikir seperti itu , tapi sebelum aku tau kalau zayen masuk rumah sakit" jawab nevan akui.
" terus memangnya kau sedang apa disini Van ? apa ada kerabat mu yang juga di rawat di sini? siapa? " tanya Azura penasaran.
" ehhhhh bukan aku kesini menjenguk sahabat papa, beliau masuk rumah sakit" bohong nevan,ia berusaha bersikap sebisa mungkin agar dua wanita di depannya tidak menaruh curiga padanya.
" ooooo,terus sekarang kondisinya bagaimana?" tanya Azura .
" baik ,ya dia baik- baik saja" jawab nevan.
caila yang tadi hanya menyimak perkataan Demi perkataan hanya diam saja walaupun dalam hatinya ia merasa ada yang di sembunyikan oleh sang kekasih perihal maksud dan tujuan nya berada di rumah sakit ini.
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
sahabat ku sekedar informasi tentang apa yang sebenarnya terjadi pada nevan ,mungkin akan aku ceritakan nanti tapi untuk saat ini aku fokus pada Azura dan zayen dulu ya......terus dukung aku ya dan jangan lupa kasih komentar kalian atas semua cerita ini
__ADS_1
terimakasih ❤️😊🙏