DIA MILIKKU.

DIA MILIKKU.
55


__ADS_3

pagi yang sangat cerah ,matahari kini mulai memperlihatkan pesonanya dengan begitu sempurna.


zayen yang saat itu bangun lebih dulu tersenyum-senyum saat melihat Azura yang kini masih terlelap dalam mimpi nya.


" maafkan aku ya sayang ,aku sudah membuatmu lelah seperti ini" ucap zayen kemudian mengecup kening Azura sekilas .


zayen membetulkan posisi Azura dengan begitu hati-hati , setelah itu zayen pergi kekamar mandi untuk membersihkan kan dirinya yang terasa lengket .


azura mengeliatkan tubunya dan melihat sekilas kesamping kanannya ia tak menemukan seseorang yang tadi malam menghabiskan malam indah bersamaya.


" kemana dia" gumam Azura yang mulai melihat keseluruhan ruangan namun tak ada tanda-tanda disana.


" apakah kau mencariku sayang? " tanya zayen yang saat itu sudah keluar dari kamar mandi dengan menutup sebagian tubuhnya dengan handuk dan rambutnya yang masih basah.


azura terdiam ,ia terpaku dengan penampilan yang di suguhkan di pagi hari , sungguh sangat sempurna ,batin azura.


cup,cup,cup,cup.


suara empat kecupan manis yang zayen torehkan di kening ,pipi kanan,pipi kiri,dan terakhir bibir Azura.


azura terlihat menahan rasa grogi dan rasa malunya atas prilaku suaminya di pagi hari,yang membuat ia malu untuk menatap suaminya.


"sayang kenapa kau menundukkan kepalamu?" tanya zayen lembut kemudian tangan zayen menyentuh dagu Azura dan membingbingnya agar melihat dirinya.


"aku malu" jawab Azura yang saat itu sudah bersemu merah menahan rasa malunya.


"kenapa kau harus malu? , aku kan suamimu"


kemudian zayen memeluk tubuh istri nya bau harum mint yang menempel di tubuhnya dapat tercium jelas oleh AZURA .


"sekarang kau mandi, setelah itu kita turun kebawah untuk sarapan"ucap zayen melepaskan pelukannya.

__ADS_1


"oiya aku lupa menanyakan sesuatu padamu" ucap azura yang saat itu ingin menanyakan sesuatu pada zayen.


" apa?" tanya zayen.


" tadi malam sepulang aku dari tempat kerja rumah ini nampak sepi,dan rumah ini sangat gelap bahkan kamar ini pun gelap" ucap azura menceritakan semua kejadian yang terjadi saat ia pulang kerja,dan zayen hanya tersenyum mendengar semua penuturan dari Azura.


"kenapa kau tertawa,atau jangan-jangan...? "


" ya sayang semua ini adalah rencana ku" jawab zayen


"aku menyuruh art kita untuk tidak keluar kamar saat kau datang dan aku juga yang membuat rumah ini gelap " sambungnya.


" ya sudah sekarang kamu mandi ,habis itu aku tunggu kamu di bawa ,ok cantik" ucap zayen lagi setelah itu ia beranjak pergi untuk bersiap-siap kemudian turun kebawah,sedangkan Azura kini telah berada di dalam kamar mandi.


"selamat pagi tuan " sapa bi Nani yang saat itu sedang menyajikan beberapa hidangan makanan kesukaan majikan nya,semua itu atas permintaan zayen .


" pagi bi" balas zayen.


kini Azura telah bergabung di meja makan untuk sarapan pagi tentunya pagi ini sangat berbeda karena hari-hari yang lalu Azura hanya sarapan pagi di temani oleh para maid ,namun kali ini Azura sarapan paginya di temani oleh zayen seseorang yang mungkin saat ini telah bersemayam di dalam hatinya.


" apa? barusan kau panggil aku apa?" goda zayen ia terlihat nampak begitu senang atas sapaan Azura buat dirinya.


" apaan sihh" ucap azura Canggung


" ayolah sayang tadi kau panggil aku apa"


" sayang" ucap azura singkat.


" lagi" pinta zayen lagi .


" sayang" ucap azura malas.

__ADS_1


" yang tulus dong ,coba panggil aku dengan penuh cinta" pinta zayen dengan nada menggoda nya.


"sayang ,sayang ,sayang ,sayang , udah?"


" kurang sih sebenarnya ,tapi ya sudah lah"


" sayang kok tumben bibi nyiapin makanan sebanyak ini ,mana ini semua makanan kesukaan ku lagi" tanya Azura takjub.


"sengaja karena ini semua aku yang minta " kata zayen sambil lalu menyendok kan makanan kedalam mulutnya.


"apa ini sengaja kau siapkan untuk ku? tanya Azura senang.


" ya,apa kamu suka?"


" Makasih ya sayang ,aku suka sekali" ucap azura dengan begitu bahagia nya atas perlakuan khusus yang di persembahkan untuk nya .


baik zayen maupun Azura kini telah selesai sarapan pagi nya,kemudian mereka pun pergi bersama ,zayen mengantar Azura terlebih dulu ketempat kerjanya sebelum ia berangkat ke kantor.


" sayang makasih ya ,udah nganterin aku ,kamu hati-hati nanti di jalan" ucap azura sebelum beranjak turun dari mobil.


" ya sayang ,oiya nanti siang makan siang bersamaku ya...." pinta zayen .


" ok sayang " kemudian Azura hendak ingin membuka pintu tapi tiba-tiba Azura menoleh dan menatap suaminya kembali ,zayen nampak bingung .


" kenapa sayang apa ada yang tertinggal?" tanya zayen .


"ada sayang " ucap azura sambil tersenyum menatap ke bingungan suaminya.


" apa sayang ?" sambil mencari-cari sesuatu yang tertinggal milik istrinya.


"ini yang tertinggal sayang" ucap azura dengan mengecup singkat bibir zayen.

__ADS_1


"da sayang ...." pamit Azura pada zayen yang masih tak percaya dengan apa yang Azura lakukan pada dirinya.


zayen sungguh sangat terkejut dengan ciuman singkat yang Azura berikan dan zayen menyukainya.kemudian zayen tersadar dan melajukan mobilnya kembali menuju kantor.


__ADS_2