
kini Azura dan zayen sudah berada di restoran milik Azura mereka sudah di suguhkan beberapa macam hidangan yang khusus Azura pesan untuk dirinya dan sang suami sebelum ia sampai.
" gimana sayang enak gak" tanya Azura.
" enak banget " ucap zayen sambil manggut-manggutkan kepalanya sambil menikmati makanan dengan begitu asik nya.
" ya sayang jelas enak ,ini menu keluaran terbaru di restoran ini" jelas Azura.
" oh ya?" ucap zayen tak percaya.
" ya dan orang pertama yang mencicipi makanan terbaru restoran ini adalah dirimu" ucap azura sambil tersenyum menatap zayen yang saat itu menampakkan keterkejutan dengan apa yang ia katakan pada suami itu.
" wah sayang berarti aku orang pertama yang mencicipi makanan yang baru saja ingin kau promosikan?" tanya zayen tak menyangka.
" ya sayang ,maka dari itu aku minta pendapat kamu tentang masakan ini,dan kamu bilang ini sangat enak maka aku tambah percaya diri lagi untuk menjadikan menu keluaran terbaru di restoran ku." jelas Azura.
" ini sangat enak sayang dan aku yakin makanan ini akan menjadikan restoran mu tambah rame". ucap zayen lagi-lagi membuat Azura tersenyum bangga.
" makasih sayang" ucap azura ,
***************
" aaaaahhhh selesai " ucap Nevan merenggangkan kedua tangan nya keatas.
" sialan tu zayen pekerjaan sebanyak ini ,ia timbunkan kepadaku semua ,kalau gini caranya bagaimana aku bisa cari pasangan ," gumam Nevan yang merasa jengah dengan setumpuk pekerjaan.
tiba-tiba terdengar suara ketokan pintu,Nevan mengalihkan pandangan nya kearah suara.
__ADS_1
" masuk " ucap Nevan mempersilahkan seseorang yang diluar pintu itu masuk.
" permisi pak ini ada titipan buat bapak" ucap sekertaris Nevan menyerahkan sebuah bingkisan makanan deleveri lengkap dengan minumannya.
" dari siapa? saya kan tidak memesan makanan deleveri?" tanya Nevan yang merasa heran pada kiriman makanan deleveri untuk dirinya.
sebelum sekertaris itu menjawab tiba-tiba terdengar suara henfon Nevan berbunyi.
"ya sudah kau boleh pergi" pinta Nevan pada sang sekertaris sebelum ia menjawab panggilan telfonnya , sekertaris itupun langsung pamit keluar.
Nevan menggeser tombol hijau di layar henfonnya.
📱"halo" ucap Nevan ketus dan terdengar tawa di sebrang sana.
📱"nyantai dong bro,oiya van gimana aku sudah pesenin makanan deleveri ,aku yakin kau belum makan siang kan?" ucap zayen pada Nevan .
📱"yeeee memangnya kapan aku gak perhatian sama kamu?" tanya zayen tak terima.
📱" banyak tak terhitung ,tapi ngomong-ngomong maksih ya..,walaupun sebenarnya tadi aku kesel banget sama kamu tapi karena kamu udah baik hati mesenin aku makan siang ,ya...aku fikir ini tidak begitu buruk buat bernegosiasi dengan kejengkelanku padamu" ucap Nevan .
📱"wah mulai deh reseknya " ucap zayen dan terdengar tawa dari Nevan .
sudah merasa puas perbincangan lewat via telepon kedua pria itu akhirnya memutuskan sambungan telefonnya.
Nevan langsung menyambar makanan yang sedari tadi ia letakkan di atas meja kerja nya.
sementara di lain tempat caila sedang asik berbincang-bincang dengan para pelanggan , yang sedang memilah -milih beberapa macam busana dan baju pengantin.
__ADS_1
caila nampak begitu ramah dalam melayani pelanggannya Karena itulah janji yang ia ikrarkan bersama sang sahabat yang tak lain adalah Azura sebelum butik yang ia dirikan bersama azura sukses seperti saat ini.
" kak ini pesanan yang KK minta " ucap lina sekertaris caila yang saat itu memberikan pesanan makanan deleveri untuk caila.
" syukurlah sudah datang Lin, cacing di perutku dari tadi pada demo minta makan" canda caila yang dibalas senyuman oleh Lina.
Lina adalah karyawan sekaligus sekertaris kepercayaan Azura dan caila begitu paham jika mengenai sebuah pekerjaan kedua bosnya itu memang suka lupa untuk mengisi perut.
sehingga Tampa di suruh pun jika Lina ingin memesan makanan Lina tidak lupa untuk memesankan keduanya,dan begitulah setiap harinya saat di tempat kerja.
" ya begitulah sifat KK dari dulu ,KK tu ya sama kayak kak Azura kalau soal pekerjaan pasti suka lupa sama makan siang" ucap lina sambil menyantap makan siangnya sedangkan caila yang mendengar perkataan dari asistennya itu tersenyum-senyum sendiri.
"oiya kak ,kak Azura dari tadi gak keliatan " ucap lina yang dirinya Memang tidak tau saat Azura pergi dari butik.
"OOO biasa dia lagi asik-asikan makan siang sama suaminya" jawab caila dan Lina hanya mengut-mangutkan kepala tanda mengerti.
saat sedang asik makan sambil mengobrol tiba-tiba dari arah luar datang seseorang yang begitu anggun dengan pakaiannya ia menghampiri Lina dan caila yang saat itu sadar akan kedatangan nya.
" hai kak caila " ucap Kinan menyapa caila ia tak menyapa Lina Karena ia belum mengenal Lina .
" hai Kinan,tumben kesini ? oiya apa kamu sudah makan siang ? ayo makan sing bersama " ajak caila pada Kinan .
" tidak usah kak Kinan sudah makan siang tadi sebelum kesini , Kinan kesini cuma kangen aja sama kakak dan juga sama kak Azura" ucap Kinan yang kemudian menjelaskan maksud kedatangan nya secara tiba-tiba ke butik .
"oiya Lina kenalin ini Kinan adik ipar Azura,dan Kinan kenalin ini Lina sekertaris kepercayaan KK sama Kak Azura" jelas caila memperkenalkan keduanya untuk saling memperkenalkan diri.
Lina dan Kinan salin menjabat tangan dan memperkenalkan diri masing-masing.
__ADS_1
" oiya kak kak Azura kemana ya ? kok gak keliatan?" tanya kinan yang tidak melihat tanda-tanda Azura yang saat ini sudah menjadi KK iparnya.