
''Siapa orang yang baru saja keluar dari ruangan ini dan berikan datanya padaku''ujar Juan pada sang dokter dengan suara magnetisnya
Dengan suara bergetar dokter pun menjawab''Ta...tapi maaf tuan kami tidak bisa memberikan informasi pasien kami pada orang yang tak dikenal''
''Dokter lebih baik menurut saja jika masih ingin bekerja dirumah sakit ini''ancam Darel yang mengerti suasana hati Juan
Karena takut akhirnya sang dokter memberikan informasi tentang kehamilan Friya '' Ini data yang kalian minta ''ujarnya seraya menyerahkan kertas tersebut
Juan meraihnya lalu membacanya dengan kedua mata berkaca-kaca '' Aku..aku akan menjadi seorang ayah''ujar Juan lirih
''Karna usianya masih terlalu muda maka akan sangat berbahaya jika tidak ditangani dengan baik ''ujar sang dokter
Juan tidak menjawab ia pun langsung bergegas pergi meninggalkan ruang obgyn.
Hari ini Friya sedang beristirahat dikamar nya mengusap pelan perut yang masih rata jika saja ia tak dijebak waktu itu mungkin mahluk kecil ini tidak akan bersarang didalam perutnya.
Suara ponsel bergetar membuyarkan lamunan Friya ia pun bergegas mengangkat ponsel tersebut
''Hallo Dad'' sapa Friya lembut
''Bagaimana kabarmu Nak dedy menghawatirkanmu''balas seseorang diseberang sana
''Aku baik Dad,jadi Daddy sudah tau ''sahut Friya dengan suara parau
'' Apa yang tidak bisa kuketaui tentang putriku hem...Kau tenang saja Dady sudah menyelidiki asal usul pria dari bayi yang kau kandung, jadi kau tidak perlu khawatir jika pria itu tidak mau bertanggung jawab maka Deddy yang akan bertindak''hibur Tuan Hiller pada Friya
''Aku juga sudah mengirimkan data dirinya melalui emailmu kau tinggal memeriksanya''ujar Hiller lagi
''Jadi Daddy sudah tau siapa dia?tanya Friya
''Ya dia bukan orang sembarangan,dia salah satu pria paling berpengaruh di dunia bisnis jadi kau berhati-hati lah jangan sampai kau terlena akan ketampanannya saja''ujar Hiller sedikit mencandai Friya
''Daddy kau sangat pandai menghiburku ''seru Friya sembari tertawa
''Ya dia adalah Juan Elder Hans seorang pewaris perusahaan Elder Hans Group di bidang Ritail dan lain sebagainya,kau tau kan orang seperti ini pasti banyak sekali yang menginginkannya Daddy harap kau berhati-hati dalam mengambil keputusan''saran Hiller pada Friya
''Terimakasih Dad kau yang terbaik untukku''sambung Friya lalu menutup ponselnya ia pun membuka laptop dan membuka email yang dikirimkan oleh Daddy Hiller padanya
__ADS_1
Di dalam email juga terpampang foto Juan yang menggunakan kemeja putih yang sedang duduk bersandar dikursi mobil mewahnya.
Beberapa email itu semua tentang Juan bagaimana sepak terjangnya di dunia bisnis,serta gosip miring tentangnya namun tidak pernah berhasil menjatuhkannya
Sebuah senyum tercetak miring di wajah cantik Friya sambil mengusap perutnya yang masih rata ''Kita lihat saja seberapa besar dia menginginkan kehadiran kita ''ujar Friya pada perutnya
Di dalam Apartemen Juan memerintahkan Darel sang asisten untuk mengurus semua berkas pekerjaannya agar bisa ia tanda tangani dan ia selesaikan lebih cepat. Ia ingin meluangkan waktu menemui Friya ibu dari calon buah hatinya
Rasa gugup mendera hatinya,jantungnya berdetak lebih cepat seperti habis lari maraton tidurnya pun tak tenang meski setiap pagi ia harus mengeluarkan sarapan paginya ia sudah tak sabar ingin kembali kejakarta
''Huekk...Huekk...Huek...''untuk kesekian kalinya Juan kembali memuntahkan isi di dalam perutnya
Juan mengumpat pada Felix dokter pribadinya karena vitamin yang ia berikan tidak mampu menahan rasa mual nya
''Darel berapa lama lagi kita sampai?tanya Juan yang sudah lemas tak berdaya
''Kurang lebih tiga puluh menit lagi kita akan sampai di bandara tuan''jawab Darel ia sungguh tak tega melihat Juan yang sudah kehabisan tenaga karena mual setiap memakan makanan
''Kau sungguh luar biasa tuan muda kecil masih didalam perut ibumu kau sudah membuat papamu tak berdaya ''batin Darel
''Bagaimana hasilnya?tanya Aksa dengan gugup ia takut akan ditolak untuk kesekian kalinya
''Hemm cukup bagus,aku akan menghubungi Emma untuk menyerahkan datanya kepusat''jawab Friya
''Hah...! Benarkah jadi..jadi kau menerima kerja sama kita?tanya Aksa yang masih tak percaya
''Ya selamat bergabung dengan Shine Emon Aksa Pramana''jawab Friya tegas seraya menjulurkan tangannya
''Owhh ya tuhan akhirnya aku berhasil terimakasih Quin''ujar Aksa spontan memeluk Friya dengan erat
Namun tiba-tiba udara dingin terasa menusuk hingga membuat bulu kuduk merinding ''Bisakah kau melepaskan pelukanmu dari wanitaku''ujar seseorang dari belakang dengan tatapan tajam bak singa ingin menerkam mangsanya
Sosok tinggi putih dengan hidung mancung bak dewa Romawi terpampang nyata dengan aura iblis serta kharismanya yang elegan,sorot matanya yang tajam membuat siapa saja yang melihatnya akan bergidik ngeri
''Siapa kau?tanya Antony lantang
''Siapa aku tidak penting,yang penting singkirkan tanganmu dari wanitaku'ujar Juan dengan suara dingin serta rahangnya yang mulai mengetat
__ADS_1
Melihat tatapan itu membuat Aksa dan Antony pun melepaskan Friya namun Friya dengan santainya malah duduk lebih dulu tanpa mempermasalahkan kehadiran Juan
''Quin apa kau mengenalnya?bisik Aksa pada Friya
Friya menggeleng pelan walopun sebenarnya ia sudah bertemu dengan Juan saat bertengkar dengan keluarganya
Tanpa diminta Juan langsung duduk dihadapan Friya tanpa rasa bersalah minuman bekas Friya langsung didiminum oleh Juan dan diteguk hingga tandas
''Hemm rasanya segar dan sangat enak,apa ada lagi?tanya Juan dengan polosnya
Aksa dan Antony begitu takjub dengan perubahan sikap Juan dalam beberapa detik padahal sebelumnya ia seperti singa yang ingin menerkam mangsanya.
''Apa anda tidak merasa jijik tuan,minuman itu adalah bekasku?tanya Friya
''Tidak masalah jika itu bekas mu asal aku tidak memuntahkannya''jawab Juan enteng
Sontak saja semua yang mendengar ucapan Juan melongo apa lagi Darel yang selalu menemani Juan dan tau seluk beluk kebiasaan Juan yang anti kebersihan bertolak belakang saat dihadapan Friya bahkan rasa jijik hilang entah kemana
''Oh ya tuhan nona Friya kau sungguh penakluk sejati bisa dengan mudahnya menundukkan Raja singa hutan''batin Darel
''Sepertinya aku tidak asing dengan tuan''celetuk Antony melihat Juan yang ada dihadapannya dan melihat buku majalah yang ada dimeja nya
''Heh...kau yakin pernah melihat orang asing ini?bisik Aksa pada Antony
Antony mengangguk '' Ya ''
''Dimana...?tanya Aksa
''En...Kalo tidak salah bukankah tuan adalah seorang pebisnis muda yang menjadi most wanted bahkan terkenal kejam di dunia bisnis dan kalau tidak salah anda adalah Juan Elder Hans pemilik perusahaan Elder Hans Group''tebak Antony
''Apa...!!! teriak Aksa sambil menggebrak meja ia pun spontan berdiri sambil menunjuk pada Juan
Sedangkan Juan dengan sombongnya menyidangkan kedua tangannya didada
''Jadi..jadi kau adalah Tuan Elder Hans itu''ucap Aksa yang masih shock...
Juan mengangguk '' Ya...''
__ADS_1