
Pesawat yang ditumpangi Friya dan Juan telah tiba di bandara internasional Charles setelah menempuh perjalanan waktu 5 jam lamanya.
''Bear aku mengantuk ''ujar Friya bersandar di bahu Juan
''Tidurlah perjalanan masih lama untuk sampai dirumah,jika sudah sampai aku akan membangunkanmu''jawab Juan
Tak butuh waktu lama Friya tertidur lelap,''Apa semua sudah siap Darrel?tanya Juan pada asistennya
''Ya tuan semua sudah steril''jawab Darrel
Satu jam perjalanan akhirnya mobil yang mereka tumpangi sampai dimasion mewah milik Juan.
Kepala pelayan yang sudah mendapatkan kabar jika sang majikan akan kembali kerumah sudah jauh jauh hari mempersiapkan semua keperluan makanan dan menganti selimut bantal hingga seprei lalu memastikan tidak ada sedikitpun kain yang kusut.
Mendengar suara mobil semua pelayan yang ada di mansion langsung berkumpul diluar menyambut sang majikan
Pintu mobil terbuka dimana Darrel keluar lebih dulu,kepala pelayan yang melihat asisten sang majikan keluar lebih dulu nampak bingung karena sang majikan belum keluar
'' Honey kita sudah sampai''ucap Juan lembut
Mansion Juan tak sebesar rumah utama namun bagi Juan rumah ini sudah lebih dari cukup.Juan melihat Friya yang masih sangat pulas tak tega untuk membangunkannya.
Perlahan ia meraih tubuh Friya dan mengangkatnya seperti koala namun tak membuat Friya bangun dari tidurnya malah semakin pulas
Kepala pelayan yang melihat sang majikan membopong seorang gadis untuk pertama kalinya sontak saja terkejut karena selama ini Juan tidak pernah sekalipun membawa seorang mahkluk bernama wanita kedalam mansion.
Juan berhenti sejenak di tengah-tengah para pelayan ''Jangan ada satu orangpun membocorkan keberadaannya apa lagi sampai rumah utama tau atau kalian tau akibatnya''ancam Juan dengan suara magnetisnya
''Baik tuan saya mengerti''sahut kepala pelayan Daniel
Setelah Juan masuk para pelayan pun mengikuti dari belakang Daniel sang kepala pelayan memberikan aba-aba pada semua penghuni rumah agar merahasiakan wanita yang saat di ini bersama Juan.
Meskipun Daniel belum tau posisi apa sebenarnya gadis itu jika Juan sudah memberi perintah maka wajib bagi mereka mematuhinya.
Juan membawa Friya ke kamar utama mereka menaruhnya perlahan agar tidak membangunkan wanitanya
Seulas senyum terukir di wajah tampan Juan melihat wanitanya yang kini tengah terlelap manis didepannya lalu tiba tiba saja ide jahil muncul di kepalanya
Juan meniup-niup wajah Friya tangannya bergerilya kesanga kemari di wajah mungil Friya sontak saja membuat Friya terganggu akan ulah Juan
''Honey baby come on wake up wake up ''ucap Juan
__ADS_1
''Sshhh...Bear aku masih mengantuk''lengguh Friya dengan suara seraknya
Juan tersenyum mendengar suara Friya ''Honey ini sudah malam kau sudah terlalu tidur lama kasihan bayi kita belum makan apa apa dari tadi sore ayo bangun''bujuk Juan lagi
''Tapi Bear aku tak lapar''jawab Friya yang masih enggan membuka mata
''Baiklah jika begitu minum susu lalu kembali tidur lagi okey''bujuk Juan lagi ia dengan sabar membantu Friya duduk lalu memberikan satu gelas susu setelah Friya meneguknya hingga habis perlahan Juan membaringkan Friya lagi
Juan pergi ke kamar mandi dan membersihkan diri karena merasa tubuhnya sangat lengket.Seelah selesai Juannpangsung menyusul Friya masuk kedalam selimut dan memeluk Friya dengan lembut agar tak membangunkan tidur Friya
Keesokan paginya Juan sudah bangun lebih dulu ia pergi menemui kepala pelayan yaitu Daniel.
Daniel yang dipanggil keruangan kerja Juan kini sedang menunggu instruksi dari Majikannya
''Daniel ada tugas yang harus kalian patuhi''ujar Juan
''Saya siap tuan muda''sahut Daniel
''Gadis kemarin,em...bukan dia adalah istriku kami menikah di indonesia apapun yang dia inginkan kalian harus menurutinya apa yang diperintahkan istriku adalah mutlak perintahku juga jadi jangan ada satu orangpun yang berani menentangnya kau mengerti''
Daniel tersentak kaget mendengar ucapan sang majikan jika sudah menikah perasaannya begitu senang dan bahagia akhirnya tuan mudanya menikah juga
''Selamat kepada tuan muda akhirnya tuan muda menikah''ujar Daniel tersenyum senang
''Hemm terimakasih Daniel''
''Baik Tuan saya mengerti''
''Dan tolong siapkan sarapan pagi untuk nyonya muda kalian,aku masih ada urusan dikantor''titah Juan lalu pergi kekantor
''Baik tuan akan aku lakukan perintah tuan muda''ucap Daniel lalu pamit
Bulu mata nan lentik mulai bergerak kesana kemari kala sinar mentari mulai mengusik perlahan namun pasti kedua mata indah itu mulai terbuka menatap langit-langit dinding yang nampak asing baginya.
''Ahhh sepertinya aku terlalu lama tidur hingga tidak tau jika sudah sampai ''ucap Friya dengan suara khas bangun tidurnya
Ia pun bangun melihat sekeliling sudut kamarnya namun tidak melihat Juan.
Ceklek... pintu kamar dibuka rumah nampak sepi karena para pelayan sedang mengerjakan tugas mereka masing-masing
Friya menuruni anak tangga perlahan dengan masih memakai kaca mata tebalnya rambut ikal ia biarkan terurai.
Sungguh pemandangan khas orang bangun tidur,kepala pelayan yang sudah sigap melihat sang majikan baru turun pun langsung menghampiri nya
''Maaf nyonya muda ada yang perlu saya bantu?ucap Daniel
__ADS_1
''Kemana Juan pergi?tanya Friya ramah
''Emm tuan muda berada dikantor karena ada meeting penting dengan para petinggi perusahaan jika Nyonya butuh sesuatu Nyonya bisa memanggil saya.Tuan muda berpesan agar kami melayani Nyonya dengan baik''jawab Daniel
''Hemm terimakasih paman aku bisa melakukannya sendiri''tolak Friya dengan halus
''Tapi Nyonya...''
''Tidak apa aku yang akan bicara pada Juan''ujar Friya tersenyum
Daniel lalu membungkuk mengerti dan pamit untuk mengerjakan tugas lainnya
Melihat makanan yang tersaji dimeja makan membuat Friya merasa lapar karena dari kemarin perut belum diisi sama sekali
Ia perlahan mengambil piring menuangkan nasi dan beberapa lauk untuk dinikmatinya.
( Lihatlah siapa gadis itu...) bisik salah satu pelayan
( Aku dengar dia adalah nyonya Muda mansion ini...)
(Benarkah...)
(Ssst jangan keras-keras nanti dia mendengarnya...)
( Ahhh...putus sudah harapanku...)
(Kenapa putus harapanmu?...)
(Karena tuan muda sudah menikah aku tidak punya kesempatan lagi untuk menggodanya...)
(Cih...kau terlalu bermimpi kita hanya seorang pelayan yang bekerja dirumah ini jangan terlalu berharap banyak pada majikan,apa lagi tuan muda sudah sangat baik memperlakukan kita seperti keluarga...)
(Tapi lihatlah gadis itu tidak ada menarik menariknya sama sekali bahkan bisa dibilah bak langit dan bumi tuan muda begitu tampan sedangkan gadis itu seperti itik buruk rupa...)
( Ssstt jaga ucapan mu jika kepala pelayan dengar kau bisa dikeluarkan dari sini tanpa pesangon..)
''Ehem...''suara deheman mengagetkan kedua pelayan yang sedang bergosip mereka pun langsung kaget dan menundukkan kepala
''Apa kalian sudah bosan bekerja disini hemm''ucap Daniel
''Maafkan kami,kami janji tidak akan mengulanginya lagi''jawab pelayan tersebut dengan suara bergetar karena takut
''Jika ucapan kalian berani bergosip lagi maka aku tidak segan untuk melapor pada tuan muda''ancam Daniel
''Baik tuan maafkan kami,kami janji tidak akan mengulanginya lagi,permisi tuan Daniel''ujar Mereka dan kembali bekerja
__ADS_1
Daniel menarik nafas panjang ''Nyonya mudanya memang sederhana jauh dari kata cantik namun menyimpan misteri didalamnya dilihat dari sorot matanya yang tajam semoga saja apa yang aku pikirkan salah ''pikir Daniel