
Satu jam berlalu yang biasanya mandi hanya butuh waktu 15 menit harus berakhir lama dimana Friya berakhir kedinginan karena ulah Juan.
Sarapan pagi pun sedikit terlambat namun membuat Juan puas karena sudah memberi pelajaran kepada istri kecilnya agar nanti jika bayinya lahir maka istri keculnya sudah mahir dalam melayani suaminya.
Senyum bangga jelas tercetak di wajah tampannya
Mobil hitam pekat sudah terparkir didepan rumah Friya dan Juan masuk kedalam mobil yang disupiri supir pribadinya dan juga ada asistennya
Nampak dari kejauhan seseorang memotret beberapa kali.
Mobil Juan sudah melaju ke jalanan dan membaur dengan mobil lainnya.
Sesampainya dirumah sakit Friya dan Juan berjalan keruang obygon dimana Felix sudah menunggu kedatangan mereka.
Ceklek....Pintu terbuka,Felix mengangkat kepalanya melihat sosok Juan sudah masuk dan dibelakang Juan adalah Friya
Felix memicingkan matanya ''Kau sudah terlambat 15 menit dari waktu yang sudah kau tentukan Juan''cibir Felix ia lalu memakai kacamatanya
Juan tersenyum ''Maaf''
''Lalu siapa yang harus aku periksa?tanya Felix malas
''Tentu saja istriku''sahut Juan tersenyum miring
''Istrimu? dimana dia?tanya Felix
Friya keluar dari belakang punggung Juan,menarik kursi lalu menyuruh Friya duduk dikursi tersebut.
''Wow...jadi dia istrimu?tanya Felix spless...
''Bear.....!!! ''Apa tidak ada dokter lain yang lebih baik''panggil dan tanya Friya
Saat Juan akan menjawab Felix sudah lebih dulu menyahut ''Wow..Wow...aku adalah dokter kandungan terbaik disini tidak ada dokter kandungan lain sebaik diriku''
''Sial kenapa ucapannya begitu menusuk meski terdengar biasa saja ''batin Felix ia pun melihat dari atas sampai bawah penampilan Friya yang biasa namun tersembunyi kencantikan jika diperhatikan lebih jelas lagi lalu sorot mata yang menyimpan penuh misteri
''Kau tau Felix istriku tidak suka basa basi jadi cepat periksa istriku sekarang juga''ujar Juan
__ADS_1
''Ah...emm ya silahkan Nyonya berbaring diranjang''titah Felix
Friya berbaring diranjang melihat layar monitor dimana detak jantung bayi berbunyi,Juan yang menyaksikannya ikut terbawa suasana hingga membuatnya meneteskan air mata.
''Dia bayiku''ucapnya terisak dengan senyum mengembang
''Em..sepertinya ada dua detak jantung bayi usia kandungan sudah masuk trisemester ke dua bayinya juga sangat sehat dan aktif''jelas Felix
''Du..Dua bayi kembar maksudmu?tanya Juan tak percaya
Felix mengangguk ''Ya selamat kawan kau berhasil membuat dua kecebong kembar''ledek Felix
''Honey kau lihat bayi kita kembar''ujar Juan bahagia seraya mengecup kening Friya dan mengabaikan Felix yang ada di ruangan yang sama
''Huh...kenapa aku malah dijadikan obat nyamuk sih''gerutu Felix
''Baiklah tugasku sudah selesai aku pamit dan aku ingin tidur silahkan gunakan ruangan ini untuk bermesraan by....''
''Aku sudah transfer 2x lipat direkeningmu''teriak Juan
''Ayo kita pulang kau harus banyak istirahat okey''ajak Juan seraya mengandeng istrinya
''Nyonya aku sudah mendapatkan apa yang kau minta''
''Kerja bagus awasi terus mereka''.
Dikediaman utama nampak wanita paruh baya yang masih terlihat awet muda meski usianya sudah 50 thn ia duduk dengan elegannya menikmati secangkir teh yang masih panas asap dicangkir masih mengepul seseorang datang menghampirinya.
''Nyonya'' sapa pria tersebut sambil menyerahkan map coklat ditangannya
Ia meraih map coklat tersebut dan melihat beberapa foto Juan bersama seorang wanita,wanita paruh baya tersebut meremas Foto-Foto yang didapatkan oleh mata-mata yang ia kirim untuk memantau pergerakan Juan putranya.
''Putraku hanya akan menikah dengan wanita yang terhormat bahkan sejajar dengan kedudukannya,bersiaplah besok aku akan mendatangi rumah putraku''titah nyonya besar.
''Baik nyonya''...
Friya sudah tertidur ia menyelinap keluar lalu mengadakan rapat darurat bersama Darrel dan juga Daniel kepala pelayan.
__ADS_1
Darrel maju lebih dulu memberi laporan pergerakan rumah utama,Juan membaca setiap laporan yang berhasil dikumpulkan oleh asistennya.
Juan menghela nafas panjang ''Aku rasa apa yang ingin aku sampaikan kalian sudah pasti tau''ujar Juan membuka percakapan
''Daniel aku punya tugas yang mungkin akan sedikit merepotkanmu''ucap Juan
''Saya siap tuan muda''sahut Daniel
''Sebenarnya istriku telah mengandung bayi kembar''
''Aahh benarkah tuan muda selamat kalau begitu''sahut Daniel senang
''Aku ingin kau menjaga istriku,kabar pernikahanku sudah pasti terdengar sampai ke rumah istana dan sebelum mereka bergerak terlalu jauh aku ingin semua penjagaan di rumah ini diperketat apa lagi bayi yang dikandung istriku adalah bayi kembar aku tidak mau istriku terlalu lelah agar mudah membuatnya beraktifitas aku ingin kau menjaganya selama aku tidak ada dirumah''titah Juan
''Dan kau Darrel aku ingin kau pasang beberapa cctv agar aku mudah memantau pergerakan istriku''
''Baik tuan muda''
''Kali ini aku tidak akan membiarkan kalian menyentuh apa yang kalian tidak seharusnya menyentuhnya,jika kalian bermain-main denganku aku tidak akan membiarkan kalian hidup-hidup''pikir Juan seraya mengepalkan kedua tangannya
Selama ini Juan sudah bersabar menuruti kemauan orang tuanya hingga membuat fakta yang begitu mencengangkan lalu ia memilih untuk membangun kerajaan bisnisnya sendiri tanpa campur tangan orang tuanya dan Intel Group Hans
Meskipun rumah utama selalu mencari celah untuk menjodohkannya agar bisnis mereka semakin berkembang pesat namun Juan selalu saja menghindar sampai akhirnya takdir mempertemukanya dengan Friya.
Beberapa makanan sudah tersaji dimeja makan Juan maupun Friya tengah duduk sementara Darrel berdiri bersama Daniel,melihat pemandangan seperti ini membuat Friya berinisiatif.
''Darrel,paman Daniel kenapa kalian hanya berdiri saja mari sarapan bersama''ajak Friya
Darrel dan paman Daniel saling tatap sebelum mereka menatap sang Tuan Muda,karna selama ini mereka tidak pernah sarapan pagi bersama.
Mengerti tatapan kedua asistennya Juan pun akhirnya mengangguk mempersilahkan Darrel dan paman Daniel duduk bersama satu meja untuk sarapan pagi bersama.
''Nah bukankah ini terlihat seperti keluarga ''seru Friya tersenyum senang
Melihat wanitanya tersenyum bahagia Juan pun ikut bahagia selama ini Juan tidak pernah makan bersama banyak orang ia akan menghabiskan sarapan pagi seorang diri semenjak Friya masuk kedalam kehidupannya banyak hal yang berubah dan memberi warna baru bagi kehidupan Juan.
Friya sendiri sudah terbiasa sarapan pagi bersama anak buahnya ia tidak pernah membanding-bandingkan status mereka.
__ADS_1
Darrel dan Daniel nampak begitu kagum dengan nyonya mudanya meski awalnya mereka merasa ragu tapi sedikit demi sedikit mereka tau dibalik sisi misteriusnya nyonya mudanya mempunyai sisi yang lembut
''pantas saja tuan muda takluk di tangan nyonya Muda ''pikir Daniel tersenyum