Dibalik Topeng Wujud Yang Tidak Sempurna Terdapat Wujud Cantik Idaman Para Pria

Dibalik Topeng Wujud Yang Tidak Sempurna Terdapat Wujud Cantik Idaman Para Pria
Flasback


__ADS_3

''Hemm....Jadi kau melarikan diri dari suku Scorpion setelah kau mengetahui fakta bahwa kau bukan darah dagingnya melainkan anak yang diculik waktu baru lahir dan sekarang tujuanmu adalah mencari siapa orang tua kandungmu begitu''?...Ujar paman Yin


Aslan mengangguk ''Untuk itu aku memohon kepada paman Yin agar dapat membantuku menemukan siapa orang tuaku''


Kreaaatt...suara kursi berderit kala paman Yin berdiri sambil menghisap nyerutunya lalu menghembuskan perlahan lama terdiam sambil menarik nafas perlahan ia berkata


''Suku Scorpion adalah suku paling mengerikan dan paling kejam di dunia tidak ada satu orangpun yang berani mengusiknya apa lagi sampai berani membuat perhitungan apa kau yakin kau akan melawannya?


''Aku sangat yakin paman sejak lahir aku tidak mengenal sosok kedua orang tuaku,entah mengapa aku merasa bahwa kedua orang tuaku masih hidup meski mereka bilang kedua orangtuaku sudah meninggal''tegas Aslan


''Untuk masalah ini sangat beresiko hanya ada satu yang bisa melawan suku Scorpion tapi aku tidak yakin apakah mereka masih ada''ucap paman Yin dengan wajah sendu


''Benarkah paman?tanya Rahma


''Jika memang benar ada aku akan mencarinya paman tolong berikan petunjuknya''seru Aslan


...****************...


''Aku sangat bosan disini tidak bisa bermain ''dumel Alan yang merebahkan tubuhnya dengan posisi terlentang dan kepala menggantung


''Jika tuan muda bosan aku akan menemani tuan muda berkeliling ditaman rumah sakit ''ujar bodyguard yang menjaga Alan


Ide cemerlang muncul dikepalai Alan ia pun menyetujui usulan sang bodyguard nya,dengan masih memakai seragam pasien rumah sakit Alan berjalan santai berkeliling menyusuri taman.


Beberapa bodyguard lainnya berjaga-jaga dari kejauhan untuk mengawasi sang tuan muda


''Apa kau tidak bosan selalu menjagaku''keluh Alan


''Tidak''....


''Huh....Bukankah aku sudah besar kenapa kalian selalu menjagaku aku bukan anak kecil lagi''protes Alan


''Karena ini perintah dari tuan besar agar menjaga Tuan Muda dan mengawasi tuan muda jika kami lalai melakukan tugas maka Tuan Besar akan membunuh kami'''ujar bodyguard dengan wajah datarnya


''Cih menyebalkan...''rutuk Alan ia pun duduk di bangku taman dengan wajah masam seraya memutar otak jeniusnya

__ADS_1


Dibelahan Negara lain dimana Friya dan Juan berada karena lelah bekerja seharian Friya sudah tertidur lelap.


Disampingnya ada suami yang masih terjaga ia memperhatikan wajah Friya yang tidur terlelap lalu teringat kejadian dimasa lalu


.......Flashback.....


Suasana dikediaman Juan dan Friya nampak begitu meriah dimana para sahabat dan rekan kerja hadir untuk merayakan ulang tahun Friya yang ke 18 suasana dekorasi begitu mewah dan elegan dimana banyak bunga berjajar rapi bahkan pernak pernik hiasan balon menjuntai.


Raut wajah bahagia nampak terasa bagi Friya maupun Juan ''Terimakasih semuanya sudah mau meluangkan sedikit waktunya untuk hadir diacara kami,dan terimakasih juga untuk Dedy sudah menyempatkan hadir disini ''seru Friya dengan kedua mata berkaca-kaca


''No...No...jangan bilang begitu bagi Dedy kau adalah segalanya sayang jangan berkata seperti itu lagi''sahut Dedy sambil memeluk Friya


''Sudah-sudah bukankah ini hari bahagia,apa kau tidak kasihan pada suamimu ini yang sudah mempersiapkan semua kejutan dihari bahagia mu hem...''protes Juan dengan wajah yang dibuat lucu


Sontak saja expresi Juan membuat Friya tertawa bahagia lalu memeluk suaminya


'Terimakasih Bear. . . Kau yang terbaik''


perayaan ulang tahun pun dimulai dengan meriah meski dengan tubuh berbadan dua tidak memudarkan aura kecantikannya setelah selesai teman-taman Friya membantu menyusun hadiah dan membukanya mereka tidak membiarkan Friya lelah karena usia kandungan yang sudah memasuki 8 bulan bahkan menyuruh Friya agar istirahat saja.


Melihat wajah Friya yang memelas membuat sahabatnya iba dan akhirnya membiarkan Friya iku membuka kadonya.


Kali ini Darrel sang asisten tampak datang tergesa-gesa hingga tak memperhatikan orang disekitar ia langsung menyapa Juan lalu berbisik padanya


Juan yang mengerti akan situasi langsung pamit pada Friya untuk pergi.


''Sayang maafkan aku harus pergi ke amerika sekarang perusahaan kita mengalami masalah yang cukup berat dan aku harus menanganinya langsung''ujar Juan seraya mengecup kening Friya tak lupa Juan juga berjongkok mengusap perut besar Friya


''Hay jagoan... Papa pergi dulu jaga Mama dan jangan membuat Mamamu lelah okey Papa sayang kalian.''seru Juan lalu berdiri


''Hati-hati Bear''pinta Friya mengulas senyum lebar.


Setelah kepergian Juan hari-hari Friya ia jalani dengan damai tak lupa beberapa orang suruhan Friya terus mengabari kegiatan Juan selama berada dinegri paman sam tersebut.


Berbeda dengan para sahabat Friya yang mengalami masalah pada perusahaan masing-masing hingga tidak bisa menemani Friya bahkan untuk sekedar telfon saja mereka tidak sempat.

__ADS_1


Friya mulai cemas dan khawatir karena disaat suaminya pergi karena masalah perusahaan,masalah serupa pun terjadi pada para sahabatnya


Namun saat malam tiba Friya merasa ada yang tak beres dengan orang-orangnya dengan cekatan Friya mengambil senjata dan benar saja orang-orang tak dikenal menerobos masuk,baku tembak tak terelakan lagi.


Salah satu bodyguard berlari kearah Friya ''Nyonya rumah kita sudah dikepung sebaiknya nyonya bersembunyi selamatkan diri nyonya dan calon bayi nyonya saya tidak tau berapa banyak musuh yang datang nyonya harus bersembunyi sampai tuan besar datang menyelamatkan nyonya''


''Aku tidak mungkin membiarkan kalian mati sia-sia''


''Ini sudah menjadi kewajiban kami melindungi nyonya dari serangan musuh''


''Cepat lindungi nyonya jangan sampai mereka menerobos masuk''titahnya


Meski hamil besar Friya masih bisa menggunakan senjata untuk melindungi dirinya sendiri.


Banyak mayat dan darah berceceran dimana-mana,saat ini Edward datang lebih cepat dari ketiga sahabatnya dimana ia lebih awal menyadari bahwa semua yang terjadi adalah jebakan agar bisa menyingkirkan Friya dan calon buah hatinya.


Crass....


Crass....


Jlebb...


Doorr.....


''Quin.. ''Teriak Edward saat ia melihat Friya dengan banyak noda darah dibahunya


''Edward bagaimana kau bisa sampai kesini?tanya Friya dengan wajah khawatir


''Panjang jika diceritakan ayo sebaiknya kita kabur dari sini kau harus cepat pergi dari sini keselamatan mu lebih penting''


Mereka pergi melalui jalan rahasia dimana jalan tersebut menembus hutan sampai jalan raya.


Musuh terlalu banyak bahkan kesiapan yang minim tidak dapat menghalau para musuh semua anak buah Juan dibabat habis tak bersisa hingga menyisakan Edward dan Friya yang kini menjadi buronan.


Juan yang mendengar kabar jika rumah utamanya diserang langsung naik pitam ia memerintahkan seluruh anak buahnya untuk mencari keberadaan istrinya hidup atau mati.

__ADS_1


''ARRRGGHHH.....''


__ADS_2