Dibalik Topeng Wujud Yang Tidak Sempurna Terdapat Wujud Cantik Idaman Para Pria

Dibalik Topeng Wujud Yang Tidak Sempurna Terdapat Wujud Cantik Idaman Para Pria
Akhir Yang Bahagia


__ADS_3

Perang antara Klan Naritama dan Suku Scorpion dengan dua kekuatan sama-sama besar namun Klan Naritama lebih mendominan karena tentara mereka serta alat -alat super canggih yang mereka kirim jauh diluar pemikiran suku Scronpion


Suku Scronpion yang selalu meremehkan Klan Naritama dan tidak pernah menganggap mereka ada kini malah menampakan taringnya


Meskipun dengan teknologi yang suku Scronpion punya namun tak sebanding dengan milik Klan Naritama


Sringg...!!


Srinngg ..!!


Jlebb...!!


Prakk...!!


Bugh...!!


Brakkk...!!


Juan dan Alan bertarung melawan anak buah suku Scronpion mereka berdua kompak mengunakan senjata yang ia dapat kan dari anak buah suku Scronpion yang sudah dikalahkan.


Doorr...!!


Doorr...!!


Dooorr...!!


Akshh....!!


''Papa....''pekik Alan kala tembakan senjata mengenai bahu sang Papa


''Jangan khawatir son Papa baik-baik saja''ujar Juan


''Tapi Pa bahumu berdarah''ujar Alan cemas


''Kita tidak punya banyak waktu kita harus secepatnya keluar agar bisa menyelamatkan Mama dan juga Darrel''


Saat ini Juan dan Alan terkepung orang -orang suku Scronpion tenggah mengelilingi mereka berdua


Saat suku Scronpion mulai menyerang satu persatu orang-orang suku Scronpion langsung berjatuhan


Brugh....!!


Brughh.....!!


''Maaf Pa aku sedikit datang terlambat ''seru Aslan yang muncul dari tempat gelap


''Hallo kembaranku''ucap Aslan tersenyum miring


''Ka-Kau putraku''ucap Juan dengan tubuh bergetar air mata itu mengalir dengan sendirinya membasahi pipi Juan


Juan dan Aslan langsung berlari mereka berpelukan dengan erat menunpahkan kerinduan yang begitu mendalam


''Alan kemarilah ayo peluk Papa nak''ucap Juan dengan tangis bahagia


''Kalian adalah putra-putra kesayangan Papa dan Mama,maaafkan Papa karena Papa tidak bisa menjagamu dengan baik hingga kau dimanfaatkan oleh orang jahat maafkan Papa Aslan''


''Pa tidak perlu minta maaf ''


''Aku juga minta maaf Bang,aku juga minta maaf pada Papa karena tidak jujur pada kalian dan membuat semua kekacauan ini''


''Sudah-sudah sebaiknya kita pergi selamatkan Mama,Mama terjebak direruntuhan di dalam sana''ucap Juan


''Apa Mama terjebak''ucao Aslan kaget


''Pa,Papa jangan khawatir aku dan Alan akan pergi selamatkan Mama bala bantuan akan datang menyambut kedatangan kita ''seru Aslan penuh percaya diri


Melalui sambungan earphone Aslan meminta bantuan dari Conan untuk membuka semua pintu suku Scronpion


Dalam hitungan detik Conan dapat melakukan apa yang diminta Aslan


''Trimakasih Conan''ujar Aslan melalui Earphone


Alan dan Aslan kini mereka berbagi senjata disana ada maru dan tetua suku Scronpion yang menjadi lawan mereka masing-masing


Kali ini Aslan benar-benar membuat perhitungan dengan tertua suku Scronpion sedangkan Alan membuat perhitungan dengan Maru masing-masing mengunakan senjata mereka


Perkelahian yang begitu sengit antara mereka


dibawah reruntuhan puing-puing bangunan suku Scronpion


Ledakan Bom,tembakan,api dimana-mana meski luka ditangan dan wajah mereka tak membuat Maru maupun tetua suku Scronpion berhenti


''Tuan Juan''...sapa seseorang

__ADS_1


''Siapa kau?tanya Juan


''Sebaiknya tuan keluar dari sini tempat ini sudah tidak aman dan lebih baik tuan Juan segera mengobati luka dibahu anda agar tidak terjadi infeksi''ujarnya lagi


''Tapi bagaimana dengan anak istriku masih berada di dalam ?


''Tuan jangan khawatir tim penyelamat sudah kami terjunkan''


''Apa ucapan mu bisa dipercaya ?


''Sudah pasti tuan karena kami dari Klan Naritama yang dipimpin langsung oleh salah satu putramu''jelasnya


''Ap-Apa putraku maksudmu Aslan?tanya Juan yang tak percaya


''Ya tuan,mari silahkan ikuti aku''


Juan lalu berjalan mengikuti pria tersebut


Disana Juan disambut beberapa orang yang sedikit membungkuk memberi hormat pada Juan.


''Tuaj Elder Hans''sapa Yara dengan ramah


''Ahhh ya''sahut Juan


''Mari aku akan membantu anda mengeluarkan timah panas yang ada dibahu anda lalu membalut luka anda''


''Kau?


''Aahh Ya namaku Ayara aku bertugas sebagai tim medis di sini ?


''Ohh baiklah ''


Sementara Juan mendapatkan penanganan tim medis Klan Naritama lainnya membantu mengeluarkan Friya dari tumpukan puing-puing bangunan akibat ledakan


''Nona apa anda bisa mendengarku?


''Ya aku disini,aku bisa mendengar mu"


"Baiklah jika begitu tolong mundurlah sedikit aku akan meledakkan puing-puing ini dan mengeluarkan mu"


1


2


3


Uhuk...uhuk....!!


Setelah berhasil tiga orang langsung masuk dimana Friya tenggah terbatuk akibat debu


''Ehh kaalian siapa?


''Nona tenang saja nona aman bersama kami''


''Ayo cepat keluar dari sini semua gedung audah terpasang bom aktif''peeingat salah satu dari mereka


''Bagaimana dengan suami dan putra ku?


''Anda tenang saja tuan Juan sedang dalam penanganan tim medis''


''Apa yang terjadi dengan suamiku?


''Nona jangan khawatir beliau hanya terluka tembak dibahunya''


''Tunggu dulu tolong selamatkan asisten suami ku mungkin dia juga terjebak didalam sana''


''Baik tim penyelamat lainnya sudah menyebar nona tidak perlu cemas lagi''


''Shukurlah''


Anak buah juan baik yang terluka,luka ringan maupun luka berat Klan Naritama membawa semua ketempat yang aman


Sesuai instruksi dimana bom yang dipasang diseluruh gedung Suku Scorpion agar diledakkan bagi yang menyerah akan dihukum penjara bagi yang melawan maka akan mati.


Klan Naritama benar-benar membumi hanguskan suku Scronpion agar tidak ada lagi suku-suku Scronpion lainnya yang membuat kerusuhan dibumi lagi


Setelah Friya berhasil keluar dari gedung lalu mengedarkan pandangan menyapu tempat dimana ia mencari sosok suami nya


''Juan''ujar Friya pelan


Juan yang melihat Friya ia langsung berlari menghambur kepelukan istri tercinta nya lalu berputar putar pelan,menciumi sang istri penuh kasih


''Kau baik-baik saja apa ada yang terluka,dimana yang sakit cepat katakan padaku''cerocos Juan seperti anak perempuan

__ADS_1


''Ya tuhan aku baik-baik saja aku tidak terluka sedikitpun justru kau yang terluka kan?


''Aku sudah baikan ada tim medis yang membantu ku,oh ya mereka semua adalah Klan Naritama ''


''Benarkah aku kira klan tersebut hanya mitos''


''Apa kau tau sayang yang paling membuat ku terkejut mereka datang atas perintah putra kita''


''Maksusmu Alan?


''Bukan...Juan memberi jeda ''Putra kita Aslan sodara kembar Alan''


''Be-benarkah putra kita ada disini?tanya Friya yang tidak percaya air matanya mengalir tanpa henti rasa haru bahagia menjadi satu


Juan memeluk Friya dengan erat menyalurkan kebahagiaan yang selama bertahun-tahun mereka tunggu


''Sekarang dimana putra-putra kita aku ingin menemui dan memeluk mereka Juan''


''Tenanglah jangan khawatir mereka sedang menyelesaikan apa yang seharusnya selesai''


Praangg....


Prannggg...


Brakkk...


Bugh....


Krakkk....


Hosh ..Hosh...


Hoshh...Hoshh...


Maru sudah tewas ditangan Alan kini mereka berdua masih berkutat dengan Tetua suku Scronpion


Meskipun wajah mereka babak belur,luka ditangan dan kaki tak menyurutkan tekadnya


''Aslan sejauh ini aku selalu mengganggap mu seperti anak kandungku meskipun aku tau kau bukanlah darah dagingku tapi aku begitu menyayangimu walaupun caraku salah dimatamu''ujar tetua suku


Hati Aslan tersentuh akan ucapan Tetua suku hingga membuat Aslan kurang waspada


Door.....!!


''Aslaaaannnn......''teriak Alan


Shuutt....


Jleebb....


Sebuah benda tajam langsung tertancap tepat di tenggorokan tetua suku dengan kedua mata melebar


Aslan terjatuh namun dengan sigap Alan meraih tangan Aslan


''Jangan lepaskan tanganmu bang aku akan menarikmu keatas''


Alan berusaha keras menarik tubuh Aslan agar bisa naik keatas,lalu suara ledakan bom yang sudah dipasang karena batas waktu sudah ditentukan secara otomatis.


Bomm...


Bomm...


Duaarrr....


Gedung Markas suku Scronpion hancur seketika membuat Juan dan Friya menjerit histeris


Aslan.....


Alann....


Juan dan Friya menagis histeris meratapi nasib kedua putra mereka yang ikut terkubur bersama meledaknya gedung suku Scorpion


Dengan tertatih dan kaki pincang Aslan dan Alan memanggilnya


''Ma....


''Pa....


Juan dan Friya yang awalnya menagis ia pun menoleh kala mendengar panggilan tersebut


''Putraku Alan,Aslan''ujar Friya dan Juan bersamaan


Juan dan Friya lalu berlari mengahambur memeluk kedua putranya tangis mereka pecah mencurahkan kerinduan yang teramat dalam

__ADS_1


Beberapa orang yang melihat pemandangan ini pun ikut terharu akhirnya keluarga kecil ini bisa berkumpul kembali


............. TAMAT .........


__ADS_2