Dibalik Topeng Wujud Yang Tidak Sempurna Terdapat Wujud Cantik Idaman Para Pria

Dibalik Topeng Wujud Yang Tidak Sempurna Terdapat Wujud Cantik Idaman Para Pria
Sisi Lain Alan


__ADS_3

Suara drif mobil yang ditumpangi Alan dan Darrel begitu cepat Hanya dalam waktu setengah jam mereka berdua sampai ditempat tujuan


Alan dan Darrel bergegas turun dari mobil dan langsung lari masuk kedalam,disana Alan mau pun Darrel nampak terkejut melihat beberapa anak buah Fang bergeletakan dilantai


''Tuan Muda hati-hati seperti nya ada seseorang yang terlebih dahulu sampai sebelum kita''


''Ya aku tau ''


Alan langsung lari keatas menuju lantai 30 menaiki anak tangga dimana Mama dan Abangnya berada sementara Darrel sibuk memeriksa dibawah.


Brakk...


Alan mendobrak pintu dengan paksa melihat Mama nya masih terikat Alan langsung bersimpuh membuka ikatan Mama nya


''Alan bagaimana kau bisa kemari ?


''Mama jangan banyak bertanya lebih keluar sekarang ''


''Lalu bagaimana dengan anak buah Fang?


''Mereka sudah dibereskan oleh paman Darrel''


......................


Dilain tempat Juan sudah memberikan berkasnya Fang yang angkuh langsung meraih berkas tersebut lalu melihat-lihat berkas tersebut dengan suara tawa mengalun


''Kerja bagus Juan kau benar-benar memberikan apa yang aku pinta ''Ujar Fang dengan menodongkan senjata nya.


Juan nampak tenang menghadapi ketua Fang ia tak bergeming dengan todongan pistol kearahnya


''Ucapkan selamat tinggal pada istri kesayangan mu hahahhaha''ujar Fang lagi


Saat akan menarik pelatuk pistol ditangannya sebuah timah panas melesat didadanya membuat Fang jatuh tersungkur


Juan pun langsung menunduk kala tembakan demi tembakan tengah terjadi


Tidak tau musuh atau lawan saat ini nyawa Juan terselamatkan


Dalam waktu kurang dari 10 menit orang-orang Fang habis tak bersisa,Juan keluar dari persembunyiannya lalu melihat sekeliling dan memerika ketua Fang dengan menyentuh denyut nadi tangannya


''Sudah mati''ucap Juan pelan


Juan juga memeriksa siapa orang yang membantu nya saat Juan berlari memeriksa tempat tersebut sekilas Juan melihat seseorang namun saat mengikuti orang tersebut sudah tidak ada.


Drrttt....


Drrttt...


Ponsel Juan berdering ''Hallo,Darrel..


''Bos,Nyonya sudah aman bersamaku''


''Baik aku segera kesana''


Saat ini Friya tengah menjalani perawatan medis dirumah Darrel menyuruh dokter Felix untuk datang kerumah.


Tap ...


Tap...


Tap....


Suara derap langkah kaki menaiki anak tangga dimana Juan langsung menerobos masuk kedalam kamar


''Sayang kau baik-baik saja?tanya Juan seraya mengecupi pipi Friya lalu memerikaa seluruh badannya dengan memutari Friya yang tengah berdiri

__ADS_1


''Hemm aku baik-baik saja kau sudah lihat''


''Hufl... Sukurlah,O iya kau pasti terkejut mendengar nya ketua Fang sudah mati''ujar Juan


''Apa...!


''Hah....''


''Bagaimana bisa''...


Juan mengangguk lalu menceritakan apa yang barusan ia alami setelah itu Juan juga sangat penasaran siapa sosok dibalik penyelamatan nya.


''Dia benar-benar hebat''...puji Felix


''Benar-benar misterius ''...


''Oh iya tuan waktu aku bersama tuan muda datang menyelamatkan Nyoya disana musuh-musuh sudah mati bekas luka yang ditinggalkan juga sama seperti goresan benda tajam''ujar Darrel


''Apa kau bilang kau pergi bersama Alan''


''Benar Tuan...''


''Lalu dari mana kau tau tempat penyekapan Istriku?


''It-Itu saya tidak tau Tuan.Tuan mudalah yang tau saya hanya mengikuti perintah Tuan Muda,maafkan saya''ujar Darrel


''Alan...''ulang Friya


''Sekarang dimana dia?tanya Juan


''Tidak tau Tuan,karna Tuan muda memerintahkan saya kembali terlebih dulu lalu tuan muda pergi entah kemana''


...****************...


''Bersulang crisss.....''


''Terimakasih,Abang sudah menyelamatkan Papa dan Mama.Kalau boleh tau bagaimana Abang melakukan nya?tanya Alan


''Mereka berdua yang membantu ku ''jawab Aslan tersenyum


''Hei...Jangan begitu bagaimana pun juga kita adalah teman''


''Ya itu benar...''


''Apa kau tidak kembali kerumah bagaimana jika Papa dan Mama khawatir?tanya Aslan


''Sebentar lagi aku juga kembali kerumah''jawab Alan sambil mengunyah makanannya.


Diperjalanan pulang Alan merasa seseorang mengikutinya Alan sengaja berjalan agak cepat lalu memakai hoodie dan masuk ke dalam gang sempit


Seseorang tersebut langsung menampakan dirinya ''Sial kita kehilangan jejak anak itu''


''Lebih baik kita berpencar jangan sampai kita kehilangan dia ingat ketua meminta jangan sampai melukai nya kita harus membawanya hidup-hidup ''


''Baik kami mengerti''


''Menyebar...''


Alan muncul kembali saat orang-orang itu pergi ia tidak mengerti mengapa orang-orang itu ingin membawanya


Perlahan Alan mengikuti orang tersebut saat orang tersebut lengah maka Alan langsung bertindak.


Sreett...


Bugh....

__ADS_1


Brraak....


Beberapa orang sudah dilumpuhkan oleh Alan dengan tangan kosong kini tinggal satu orang tersisa dimana orang tersebut orang yang mengkordinasi bawahannya


''Siapa disana''teriak nya


Lalu sambil berjalan pelan pelan ia mengeluarkan senjata apinya sesekali mengarahkan pistolnya namun tidak ada tanda tanda orang lain melainkan seekor kucing tengah mencari mangsa.


''Oh ternyata kucing sialan''...


Saat orang itu berbalik sebuah pukulan telak mengenai wajahnya


Bugh....


Hidung tersebut mengeluarkan darah segar perkelahian pun terjadi hingga perebutan pistol


Meski tubuh Alan kalah besar dengan orang tersebut namun Alan sanggup membuat nya kewalahan.


''Sial ...''umpat orang tersebut


Brugh...


Kretaak...


''Arrghhh....''


''Katakan siapa orang yang menyuruhmu?tanya Alan kala orang tersebut sudah berhasil dilumpuhkan


''Cih bukankah kau sendiri sudah tau siapa orangnya kenapa masih bertanya padaku''


''Aku tanya sekali lagi siapa yang menyuruh mu?


Karena orang tersebut mengira bahwa Alan adalah Aslan maka ia tetap saja tidak mengaku karena ia berfikir jika Aslan sudah tau bahwa dia adalah orang suku Scronpion.


Dengan memaksanya Alan akhirnya mendapatkan jawaban dari pertanyaan lalu memukul orang tersebut hingga pingsan meskipun orang itu bangun sudah tidak bisa berjalan lagi.


Sesampainya dirumah Alan baru saja masuk namun tiba-tiba saja lampu menyala


''Dari mana saja kau?tanya Juan


''Papa,Mama''...ucap Alan terkejut


Friya berjalan lalu memeluk Alan ''Jangan buat Mama khawatir Alan Mama tidak mau kehilangan mu Mama sudah kehilangan putra Mama,Mama tidak mau kehilangan lagi''ucap Friya sambil terisak menangis


''Maafkan Alan Ma maaf sudah membuat Mama dan Papa khawatir ''...


Ke esokan paginya kelurga kecil tenggah menikmati sarapan paginya terdengar suara denting sendok dan garpu.


Sesekali Friya dan Juan melempar senyum mereka


''Pa,Ma apa kalian pernah mendengar suku Scronpion ? tanya Alan tiba-tiba


Membuat Friya tersedak ''Uhuk...Uhuk...''...


''Pelan-pelan sayang''ucap Juan langsung memberikan segelas air


Juan nampak berfikir ''Dari mana kau bisa punya pertanyaan itu sayang?tanya Friya


''Pa,Ma Jujur saja apa ini ada hubungan nya dengan kalian ?tanya Alan yang mulai menunjukan sisi lain yang tak biasa


Juan dan Friya saling memandang lalu Juan memegang tangan Friya dengan lembut.


Friya mengambil nafas panjang lalu menghembuskannya perlahan ''Mungkin sudah saatnya kau tau Alan,selama ini kami tidak ingin melibatkanmu karena kami ingin melindungimu kami tidak ingin nanti terjadi sesuatu padamu seperti halnya kembaranmu yang berada dibawah kendali suku Scronpion karena itulah kami terus menyelidikinya''.


''Papa juga sudah mengantongi beberapa persembunyian suku Scronpion orang orang Papa akan memberi informasi jika ada pergerakan''

__ADS_1


''Jika aku bisa membawa abang kembali kerumah ini apa kalian senang?


''Tentu saja bisa berkumpul dengan orang-orang yang Papa dan Mama sayangi sangat membahagiakan ''ujar Friya tersenyum lalu memeluk Alan begitupun dengan Juan yang ikut memeluk kedua kesayangan nya


__ADS_2