Dibalik Topeng Wujud Yang Tidak Sempurna Terdapat Wujud Cantik Idaman Para Pria

Dibalik Topeng Wujud Yang Tidak Sempurna Terdapat Wujud Cantik Idaman Para Pria
Sisi Lain Seorang Juan


__ADS_3

Kedua langkah kaki itu telah pergi meninggalkan kediaman Mandala Hutomo,kini Friya tengah duduk disisi Juan didalam mobil mewah didalam pikiran Friya banyak pertanyaan muncul.


Karena pusing dan rasa kantuk yang lebih mendominasi Friya langsung terpulas,Juan yang duduk di samping melihat Friya tertidur langsung mengulas senyum di wajah tampannya dan merengkuh tubuh Friya agar tidur di pangkuannya.


Tadinya setiba didepan rumah Mandala Juan hendak ingin mengetuk pintu namun ia malah mendengar pertengkaran antara keluarga dimana Juan sampai melihat Friya ditampar oleh ayahnya.


Dengan kedua tangan mengepal Juan bersumpah akan menghancurkan keluarga tersebut hingga sehancur-hancurnya agar kelak mereka menyesal telah menyentuh Friya meski ia tau bahwa mereka adalah keluarga kandung Friya


Sesampainya di Apartemen mewah miliknya Juan dengan perlahan mengendong tubuh mungil Friya seperti koala hingga membuat Juan gemas dan dengan perlahan ia menaruh Friya diranjang king zise miliknya lalu menyelimutinya dan mengecup keningnya


Keesokan paginya Darel sang asisten sudah memberikan berkas-berkas yang diminta Juan dan ia pun sudah berdiri di samping kiri


Friya yang mulai perlahan membuka kedua bola mata indahnya nampak asing dengan interior kamar tempat tidurnya '' Dimana ini''ujar Friya lirih,seketika ia langsung teringat dan ia pun langsung melompat dari ranjang dan turun dari tangga


Juan yang melihat aksi Friya nampak terkejut dan langsung berdiri untuk menangkap Friya


''Awas hati-hati ''seru Juan seraya berlari menyusul Friya


''Huh....Ehh...Brukkk....''


'' Haapp....''


''Huh...hampir saja kau jatuh dari tangga''ujar Juan dengan nada cemas


Friya langsung melepaskan pelukan Juan''Maafkan aku''ujar Friya salah tingkah dengan pipi bersemu merah


Juan menahan senyum melihat tingkah Friya yang terlihat lucu dan menggemaskan ''Ayo kita makan aku tau kau pasti lapar''ajak Juan mengandeng tangan Friya


Darel yang melihat pemandangan langka hanya bisa membuka mulutnya lebar-lebar karena tak menyangka akan sikap tuan mudanya


''Aku tak menyangka jika nona Friya dengan mudah menjinakkan seekor singa hutan''pikir Darel seraya menggaruk-garuk kepalanya yang tak gatal


'' Em...bisa kau jelaskan siapa sebenarnya anda tuan?tanya Friya dengan dahi berkerut


''Hemm makan dulu jika sudah selesai maka akan aku jawab semua keingintahuan mu''sahut Juan dengan senyum yang menghiasi wajah tampannya

__ADS_1


Dalam beberapa hari Friya tidak pernah terlihat masuk sekolah bahkan Aksa sudah menyuruh orang kepercayaan nya untuk mencari keberadaannya namun tidak menemukan petunjuk sama sekali.


Antony pun bertanya pada Aksa soal keberadaan Friya namun tidak ada yang tau padahal baru dua hari Friya tidak masuk sekolah namun kedua sahabat Friya seperti sangat frustasi


Dikediaman Mandala ''Ayah apakah ayah pernah menyinggung seseorang ?tanya Hendri


''Memangnya kenapa?Mandala malah balik bertanya


''Nilai saham kita merosot beberapa investor menolak untuk bergabung dengan perusahaan kita,bahkan perusahaan Shine Emon membatalkan proyek kerja sama dengan perusahaan kita ayah''jelas Hendri penuh emosi


''Apa !! bagaimana bisa mereka membatalkan secara sepihak bukankah dari awal kita tidak ada masalah dengan perusahaan Shine Emon''tanya Mandala yang mulai panik


''Kita harus cari investor baru ayah agar perusahaan kita bisa bertahan''usul Hendri


''Ya itu lebih baik bagaimanapun perusahaan kita sudah sebesar ini dan ayah sudah mulai merintisnya dari nol ayah tidak mau perusahaan kita bangkrut begitu saja''jawab Mandala


''Lalu bagaimana dengan Friya apakah ayah tega membiarkan Friya tinggal bersama orang asing?tanya Hendri yang teringat Friya


''Huh biarkan saja dia,jika dia sudah bosan maka dia akan pulang dengan sendirinya''putus Mandala


Sesampainya di rumah ia pun mengecek semua buku tabungan yang diberikan tempo hari dikamar sang ayah dengan kedua tangan bergetar ia melihat isi nominal uang bahkan tak tersentuh sedikitpun meski tiap bulan sang ayah mengirimkan uang jajan.


Dengan tubuh lunglai Hendri merutuki perbuatannya dengan suara bergetar ''Kehidupan apa yang sebenarnya kau jalani Friya bahkan uang yang ayah kirimkan tak pernah kau sentuh sepeserpun''Hendri pun menangis tersedu-sedu mengingat semua kenangan waktu mereka masih kecil


Hendri pun bergegas dengan cepat menuju kamar Friya,cat dan dekorasi kamar masih sama seperti waktu kecil hingga sampai saat ini tak berubah sedikitpun membuat hati Hendri semakin sakit membayangkan apa yang dialami Friya selama beberapa tahun belakangan ini.


''Hallo aku ingin kau mencari tau tentang adikku selama beberapa tahun belakangan ini aku ingin dalam waktu tiga hari semua laporan tentang adikku sudah ada dimejaku''ujar Hendri melalu sambungan ponselnya


Didalam apartemen Friya nampak bosan hanya makan tidur,nonton tv membuatnya semakin bosan saja.


Juan yang baru saja datang langsung menuju lantai atas mencari Friya.


''Friya...Friya....''panggil Juan namun tidak ada sahutan dari sang empunya membuat Juan panik


DEG..!!

__ADS_1


''Jangan bilang ini semua hanyalah halusinasi seperti kejadian waktu itu''pikir Juan panik ia pun langsung menuruni anak tangga dan mencari Friya kepenjuru apartemen dengan memanggil manggil nama Friya


Disaat Juan mulai putus asa Friya tiba-tiba muncul dihadapan Juan dengan wajah terkena lumpur begitu pula tangan dan kakinya


''Kau sudah pulang''ujar Friya


Juan langsung saja berlari memeluk Friya dengan erat ''Jangan tinggalkan aku,apa kau tau aku hampir saja mati karena tidak melihatmu''ujar Juan dengan kedua mata memerah


Perlahan Friya membalas pelukan Juan seraya menepuk-nepuk pelan punggung Juan ''Aku tidak pergi kemana-mana,hanya saja aku bosan jadi mencari kesibukan saja''ujar Friya menjelaskan


Juan melepaskan pelukannya lalu melihat Friya dari atas sampai ujung kaki yang banyak noda lumpur


''Huh...pergilah mandi aku akan mengajakmu jalan-jalan''titah Juan seraya mencubit gemas hidung Friya.


Malam ini Juan sudah menyiapkan tempat paling romantis untuk melamar Friya dan Juan juga sudah datang lebih dulu menunggu Friya nya,alih-alih Friya datang dengan pakaian sexy dan mahal yang disiapkan oleh Juan.


Friya malah datang dengan dandanan anehnya yang selama ini ia sering dipakai saat ia masuk sekolah hingga membuat Juan terkejut penampilannya jauh berbanding terbalik saat ia berada di apartemen miliknya


Daren yang ada dibelakang Friya langsung menjelaskan pada Juan karena keterkejutannya.Awalnya Daren sendiri tidak percaya bahwa sosok aneh yang ada dihadapannya adalah Friya.


''Ehem...''Daren mencairkan suasana ''Tuan ini adalah nona Friya''ujar Daren


''Friyaku?tanya Juan tak percaya


Tanpa diminta Friya langsung duduk didepan Juan yang masih berdiri mematung


''Kenapa masih berdiri ayo duduklah''seru Friya


''Ah..a...iya''jawab Juan terbata


''Kau sungguh sesuatu sekali Friya''ujar Juan seraya meminum air gelas hingga tandas


Kaca mata tebal,rambut panjang dikepang dua,baju kumal,tompel di pipinya serta gigi palsu tersemat sempurna pada diri Friya menambah kesan misterius bahkan bisa dibilang seperti alien.


''Kenapa kau tidak memakai pakaian yang aku berikan?tanya Juan dengan hati-hati

__ADS_1


Friya mengulas senyum manis diwajahnya'' Apa kau tidak menyukai penampilanku?bukan menjawab Friya malah memberi pertanyaan hingga membuat Juan tak berkutik


__ADS_2