Dibalik Topeng Wujud Yang Tidak Sempurna Terdapat Wujud Cantik Idaman Para Pria

Dibalik Topeng Wujud Yang Tidak Sempurna Terdapat Wujud Cantik Idaman Para Pria
Klan Yang Paling Disegani


__ADS_3

Alan nampak bingung kala ia masuk keklinik dan melewati gang sempit Ranma yang melihat sikap tak biasa Alan hanya geleng-geleng kepala.


''Ada apa denganmu kawan kau tak seperti biasanya setelah kembali dari toilet,apa kau bertemu bidadari hahahha'' goda Ranma sembari tertawa kecil


Alan pun teringat dengan orang yang mirip dengannya pun langsung berdiri


''Astaga...! ujar Alan terkejut kala ingatannya tentang ia yang berada ditoilet


''Hey...ada apa jangan membuatku penasaran?tanya Ranma bingung


''Aku harus kembali ketempat tadi''ujar Alan


''Kenapa memangnya?tanya Ranma yang semakin penasaran


''Pokoknya cepat ayo kembali ketempat tadi''seru Alan


''Tidak bisa urusan kita lebih penting sekarang bukankah kau sedang mencari siapa orang tua kandungmu Aslan ''ujar Ranma mengingatkan akan tujuan datang kemari


Alan diam termenung mencoba mencerna kata-kata yang diucapan Ranma


''Sudahlah sebentar lagi paman He datang jadi jangan pergi kemana-mana''ujar Ranma menepuk pelan pundak Alan.


"Tunggu kenapa dia selalu memanggilku Aslan,namaku adalah Alan bukan Aslan apa dia berfikir jika aku adalah Aslan pemuda yang bertemu didalam toilet tadi"cerna dalam ingatan Alan


...****************...


Saat ini Aslan bagaikan boneka yang begitu patuh terhadap Friya entah apa yang ada didalam pikirannya.


Meskipun Aslan sudah menjelaskan jika dirinya bukanlah Alan melainkan Aslan dan dokterpun memvonis jika Aslan sedang kehilangan sedikit ingatannya.


Melihat Friya yang terus bersedih membuat hati Aslan akhirnya luluh juga dan mencoba memanggilnya dengan sebutan Mama meski terasa kikuk dan aneh ditelinga Aslan,hati kecilnya merasakan kasih sayang yang begitu tulus tapi tidak bagi Juan.


''Alan,Mama buatkan sup kesukaanmu ayo makanlah munpung masih hangat''ujar Friya lembut


Aslan bangun dari tempat tidurnya dan bersandar didasboard ranjang.Saat ini Friya ingin menyuapi Alan ''Ak-aku bisa makan sendiri''tolak Aslan pelan karena tak terbiasa


''Jangan menolak apa kau malu karena kau sudah besar sekarang hem...''


''Sayang jika putramu tidak mau jangan dipaksa''seru Juan


Aslan yang melihat Juan langsung menunduk karena tak enak hati maka Aslan menghabiskan sup yang dibuat oleh Friya.


''Apakah ini rasanya diperhatikan oleh Mama"batin Aslan


''Oh ya seragam sekolahmu sudah Mama siapkan besok kau boleh masuk sekolah seperti biasa Mama dan Papa akan mengantarkanmu mungkin kau sudah rindu dengan teman-teman mu''ujar Friya tersenyum senang


''Sekolah''...ulang Aslan nampak bingung


''Kenapa apa kau tidak suka?tanya Juan


''Bisakah Mama dan Papa tidak perlu mengantarku sekolah''pinta Aslan


''Hemm Mama tau kau pasti malu jika Mama dan Papa mengantarmu sekolah dan kau tidak mau jadi bahan candaan teman-temanmu kan ''ujar Friya tersenyum

__ADS_1


Aslan mengangguk patah-patah ia tidak tau harus berekpresi seperti apa karena ia tidak pernah tau bagaimana cara mengekpresikan wajahnya selama ia berada didalam naungan suku Scorpion.


.......*Flasback.....


Sebuah tamparan mendarat dipipi mulus Friya.Juan sangat terkejut kala ia akan menampar Aslan malah Friya yang muncul dihadapannya demi melindungi Aslan.


Aslan pun terkejut dengan reflek Friya yang mengaku sebagai Mamanya dan semakin bingung dengan apa yang terjadi padanya.


Yang ia pikirkan bagaimana caranya agar ia bisa menghubungi Ranma sahabatnya


Disisi lain tanpa sepengetahuan Aslan salah satu dokter memberi obat penenang agar Aslan istirahat dengan tenang lalu Juan membawa keluarga kecilnya kembali keparis hari itu juga.


pihak rumah sakit pun meminta maaf atas apa yang terjadi pada Putra Juan dan menjamin semua kerahasiaan demi keamanan sang putra.


......Flasback of*.....


Aslan berada disekolah semakin bingung dengan suasana baru tempat baru dan lingkungan baru,Leo yang mengetahui jika Alan sudah kembali langsung saja menyambar pundak Aslan.


''Alan akhirnya kau kembali lagi apa kau tau aku sangat merindukanmu kawan''cerocos Leo


Wajah Aslan semakin datar tanpa ekpresi ''Siapa kau?tanya Aslan dengan wajah tanpa dosa


Leo mematung kala Aslan tidak mengenalinya ''Kau sedang bercanda?...Ahhh ayolah kawan sejak kecil kita selalu bermain bersama kenapa kau tega melupakan sahabatmu ini ''


''Aku memang tidak mengenalmu dan tidak ingin berteman denganmu jadi menjauhlah dariku dasar kuman''ujar Aslan sarkas lalu melenggang pergi


''Hah....!!


...****************...


''Oh ya ngomong-ngomong kenapa kau selalu memanggilku dengan sebutan nama Aslan?tanya Alan bingung


Pletak...!!!


''Awww...Sakit kenapa kau memukul kepalaku!teriak Alan yang mengaduh kesakitan


''Kau membuatku jengkel hingga tanganku terasa gatal untuk menyadarkan otakmu yang bermasalah itu dasar bodoh''ujar Ranma dengan kepala bersungut-sungut


''Tapi jujur aku bukan Aslan namaku Alan kau salah orang bung''ujar Alan jujur


''Aish...Berhentilah bodoh kau Aslan kau pikir bisa menipuku dengan berpura-pura menjadi orang lain misi kita kali sangat berbahaya jika kau salah bertindak maka nyawamu taruhannya''ujar Ranma mengingatkan


''Misi...kenapa seperti permainan dunia game ah...sungguh membuatku penasaran seperti apa Aslan sesungguhnya kenapa kehidupannya begitu menegangkan"pikir Alan tersenyum tipis


Ranma membawa Alan kegudang dimana jika dari luar terlihat kumuh tak terawat hingga membuat Alan sesak nafas.


''Uhuk...Uhuk.... Tempat apa ini kenapa banyak debu uhuk ..uhuk....''


Ranma mengabaikan ucapan Alan setelah sampai digudang Ranma menekan tombol merah lalu dengan otomatis terbuka ruang rahasia hingga membuat Alan tercengang melihatnya


''Uwaahhh....ini benar-benar keren seperti didunia game ''ujarnya dengan takjub


''Hey Aslan seriuslah sedikit kenapa aku merasa kau bukan Aslan yang aku kenal''cibir Ranma

__ADS_1


''Haiss...meski aku jelaskan berkali-kali kau tetap tidak percaya padaku''dumel Alan dengan suara pelan


Tak....


Tak....


Tak....


Seseorang muncul dengan gaun merah yang sangat **** memperlihatkan lekuk tubuhnya seperti gitar sepanyol dengan pewarna merah dibibir senada dengan pakaian yang dikenakannya


Alan langsung saja menunduk tak ingin melihat apa lagi sampai kedua matanya tercemar


''Kalian sudah datang''tanya wanita sexy tersebut


''Ya Paman Yin memberikan sesuatu untuk disampaikan langsung oleh Paman Yue''sahut Ranma seraya menunjukan pin pada wanita sexy tersebut


''Ikut aku...''titahnya


Didalam begitu gelap hanya tertera lampu temaran warna merah menambah kesan misterius dan seram banyak penjaga disetiap lorongnya dengan senjata lengkap.


''Bos orang-orang suruan Yin sudah datang''ujarnya seraya memberi hormat


''Hemm...''


Tubuh penuh tato dengan bekas luka diwajahnya membuat pria bertubuh tegap ini sangat menakutkan salah satu diantara deretan gigi putihnya terdapat beberpa gigi emas yang menyilaukan


''Jadi kau orang suruhan Yin ?tanya Yue dengan nada merendahkan


''Paman Yin adalah pamanku dan aku adalah keponakannya,aku datang kesini dengan sahabatku untuk memberikan sesuatu agar paman Yue dapat memastikannya''ujar Ranma tanpa takut sedikitpun


''Hahahahha.....aku suka cara bicaramu tanpa basa-basi anak muda,kemarilah''...titah Yue


Ranma berjalan maju lalu menyerahkan kotak kecil kepada Yue.


Yue perlahan membuka kotak kecil itu seketika terbelalak melihat isi didalamnya ia pun spontan langsung bangkit dari tempat duduknya.


''Dari mana Yin mendapatkan pin ini?tanya Yue dengan tubuh bergetar


Ranma dan Alan tidak tau apa yang terjadi mereka kompak menggelengkan kepala karena tidak tau


''Pamanku bilang kami tidak boleh membukanya jika bukan Paman Yue yang membukanya jadi aku tidak tau apa isi didalam kotak itu''ucap Ranma jujur


Yue menghela nafas berat lalau bergegas dan terburu-buru mencari barang yang sudah lama ia simpan


Kotak demi kotak berserakan dilantai sampai akhirnya Yue menemukan kotak lusuh berdebu lalu membersihkannya.


Lalu perlahan-lahan membuka kotak tersebut yang berisi sebuah peta serta lambang sebuah Klan yang paling disegani didunia


''Ini lihatlah''ujar Yue


''Ini adalah gambar peta dan lambang Klan yang paling disegani jika pamanmu sudah memberikan tanda pin maka kemunculan Klan ini akan bangkit kembali''ujar Yue lagi


''Aku pernah melihatnya''....celetuk Alan

__ADS_1


__ADS_2