Dibalik Topeng Wujud Yang Tidak Sempurna Terdapat Wujud Cantik Idaman Para Pria

Dibalik Topeng Wujud Yang Tidak Sempurna Terdapat Wujud Cantik Idaman Para Pria
Osaka


__ADS_3

Keesokan paginya Ranma masih terlelap tidur sebelum alarm berbunyi membangunkan indra pendengarannya


''Ughh....''lengguh Ranma melihat sekeliling


''Huahem...sudah pagi ternyata ''pikir Ranma ia pun bergegas keluar kamar melihat sekeliling tak nampak batang hidung Aslan


''Kemana perginya''pikir Ranma


Tak lama kemudian pintu terbuka muncullah Aslan dengan menenteng beberapa sayur dan makanan untuk mengisi perutnya yang sudah kelaparan


''Dari mana saja kau?tanya Ranma


''Cari makanan''jawab Aslan


Ranma memperhatikan apa saja yang Aslan keluarkan dari kantong kresek lalu bertanya ''Untuk apa semua ini''?


''Tentu saja untuk memasak dasar bodoh kau mati kelaparan ''jawab datar Aslan


Ranma hanya meringis melihat Aslan begitu cekatan dalam membuat makanan di dapur karena selama ini Ranma tidak pernah menyentuh dapur ia hanya tau bersenang-senang saja dan bee kumpul dengan kawan-kawannya


''Selama beberapa hari ini jangan masuk sekolah dulu sebelum semuanya aman''ujar Aslan


''Kenapa ?


''Karena nyawamu terancam''sahut Aslan


''Aku sungguh penasaran siapa kau sebenarnya sampai orang-orang itu menginginkanmu?tanya Ranma


Aslan menghembuskan nafas panjang sebelum menjawabnya ''Aku melarikan diri karena aku tidak mau hidup terkurung seperti penjara ,beberapa tahun ini aku pikir sudah terbebas dari mereka ternyata mereka tetap mencariku''jujur Aslan


''Waahhh hidupmu penuh perjuangan kawan''ujar Ranma


''Lalu kau sendiri kenapa menipu mereka dan malah ikut terlibat dalam maslahku?kini Aslan bertanya pada Ranma


''Ohh...iti karena aku setia kawan meski aku selalu menindas orang-orang tapi aku selalu menepati janjiku meskipun orang lain menganggap diriku brengsek aku tidak peduli pandangan mereka dengan begitu aku bisa menjadi diriku sendiri''ujar Ranma membanggakan diri


''Cihh....percaya diri''cibir Aslan.


''Lalu apa rencana mu selanjutnya?tanya Ranma

__ADS_1


''Bersembunyi dari mereka agar tidak tertangkap lagi''jawab Aslan


...----------------...


Disekolah Swasta nampak Bima sedang menunggu Aslan namun sudah beberapa hari ini Aslan tidak kunjung datang begitu pula dengan Ranma kedua orang ini seperti ditelan bumi tidak ada kabar sama sekali.


Saat bersamaan beberapa orang tinggi tegap dan berseragam serba hitam berdatangan disekolah tersebut menggeledah semua ruangan kelas untuk mencari Aslan karena informasi yang didapatkan.


Bima yang mengetahui pun terkejut jika Aslan bukan orang sembarangan yang sampai dicari banyak orang.


Karena dalam pencaharian tidak membuahkan hasil maka orang-orang pergi meninggalkan gedung sekolah Swasta tersebut dan mengancam mereka untuk melaporkan jika bertemu dengan Aslan


Keesokan harinya Ranma keluar dari Apartemennya untuk bertemu dengan kawan-kawannya.


Namun Ranma malah melihat banyak orang bersegaram hitam sedang mengintrogasi mereka sontak saja Ranma langsung bersembunyi.


''Sial seperti apa yang dikatakan Aslan ternyata mereka tak main-main''pikir Ranma ia pun langsung pergi


''Brugh...,Aisshhh....sialan kau cari mati ''hardik Ranma


''Ranma''pekik Bima saat tau bahwa ia menabrak Ranma


Bima pun menurut dan mengangguk lalu berkata''Sebaiknya kita pergi dari sini baru aku jelaskan''.


Sesampainya ditempat Apartemen akhirnya Bima menceritakan semua yang terjadi belakangan ini selama Aslan dan Ranma tidak masuk sekolah.


Mendengar cerita Bima,Aslan memutuskan untuk pergi meninggalkan apartemen Ranma karena sudah tak aman lagi


''Bima terimakasih sudah mengabari kami tapi semua permasalahan ini terjadi karena aku.Aku tidak mau melibatkan kalian lebih jauh lagi''ujar Aslan


''Aku juga yang ikut masuk jika kau pergi aku akan menemanimu''putus Ranma


''Jika kalian butuh sesuatu kalian bisa menghubungi ku''timpal Bima seraya membetulkan letak kacamatanya lalu tersenyum.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Sementara Juan dan Friya tengah berkonsultasi dengan dokter untuk membahas kondisi sang putra


''Sebenarnya ada satu dokter yang sangat hebat ia berada diOsaka untuk mendatangkannya sangat sulit karena ia hanya melayani pengobatan diOsaka saja jika kalian berkenan aku akan memberikan alamatnya''ujar kepala dokter Song

__ADS_1


Friya dan Juan saling pandang lalu mengangguk begitupun dengan Felix ia akan bertanggung jawab atas kondisi Alan.


Semua persiapan telah diatur oleh Asisten Juan.Selama Juan pergi Darrel lah yang akan mengantikan posisinya


Mereka melakukan penerbangan dari prancis ke osaka jepang dimana dokter spesialis psikiatri itu berada.Waktu perjalanan mereka cukup panjang dan melelahkan


Sesampainya di Osaka Friya,Juan dan juga Felix lalu beberapa orang kepercayaan mereka selama diOsaka sudah menyambut kedatangan Juan berserta rombongan.


''Selamat datang diOsaka Jepang Tuan Juan''sapa kepala Bodyguard sedikit membungkukkan badan


Juan dan yang lainnya mengangguk membalas sapaan mereka sedangkan Felix dan dua orang lainnya mendorong kursi roda dimana Alan duduk.


Rombongan mengantar mereka ke hotel terdekat agar mudah mengatur pertemuannya dengan dokter Yuri.


Setelah sampai di hotel tempat mereka menginap Alan langsung dibaringkan ditempat tidur yang sudah terpasang selang infus ditangannya.


''Hari sudah malam kau tidurlah dikamar nanti aku menyusul masih ada beberapa hal yang harus aku urus dengan Felix''ujar Juan pada Friya


''Baik jangan terlalu malam kau juga butuh istirahat''jawab Friya seraya mencium tangan Juan dengan lembut


Mendapat perlakuan manis dari sang Istri Juan langsung melayangkan kecupan dikening Friya.


Dikamar Alan Felix sedang memberi aba-aba pada bawahannya lalu Juan masuk.


Felix berjalan menghampiri Juan lalu berkata''Aku sudah menghubungi dokter Yuri dia bilang dia sendiri yang akan menangani putramu''


''Hemm ya aku percaya padamu Felix aku tidak tau jika akan berefek lagi padahal sudah belasan taun lamanya sejak kejadian itu sudah tidak kambuh lagi entah kenapa disaat seperti ini malah kambuh lagi''ujar Juan cemas


''Yang berlalu biarlah berlalu untuk saat ini kita fokus pengobatan putramu aku yakin dia pasti bisa menjalaninya''jawab Felix menghibur sahabatnya


Keesokan paginya semua orang berseragam jas butuh sedang berbaris didepan lobi utama rumah sakit untuk menyambut kedatangan Pebisnis nomor satu di dunia yaitu Juan Elder Hans seorang pebisnis yang disegani di seluruh dunia karena ide membangun bisnis sangat maju dan menciptakan banyak lapangan kerja bagi yang membutuhkan dan melalui serangkaian tes sebagai salah satu syaratnya.


Sepasang sepatu mengkilap turun dari mobil menunjukan wajah tampan nan dingin Juan ia langsung melangkah dan diikuti beberapa orang anak buahnya dan juga Felix disampingnya.


Dokter Yuri langsung maju mengulurkan tangan berjabat tangan dengan Juan


''Selamat datang di rumah sakit kami Tuan Juan''sapa dokter Yuri


Juan mengangguk ''Ya,senang bertemu dengan anda dokter Yuri

__ADS_1


''Mari ikut keruangan kami agar bisa lebih leluasa''ujar Dokter Yuri


__ADS_2