Dibalik Topeng Wujud Yang Tidak Sempurna Terdapat Wujud Cantik Idaman Para Pria

Dibalik Topeng Wujud Yang Tidak Sempurna Terdapat Wujud Cantik Idaman Para Pria
Jebakan


__ADS_3

Sebuah gudang tua yang tak pernah lagi terpakai dimana Friya kini berada dengan keadaan tubuh terikat.


''Bos apa yang harus kita lakukan pada wanita ini?


''Biarkan saja ia hanya akan menjadi umpan dimana Juan Elder Hans akan segera menandatangani surat pengambil alih perusahaan Shine game atas namaku''


''Tugasmu sudah selesai jika aku membutuhkan mu maka aku akan mengabarimu''ujarnya lagi


''Baik jika begitu aku pamit undur diri''


Ketua Fang kini tenggah bangga jika Juan pasti akan melakukan apapun demi wanita yang di cintainya


Suara tawa menggema diseluruh penjuru gudang tua dimana Friya tengan menjadi tawanannya.


''Paman Felix bagaimana keadaan Papa?


''Hemm jangan cemas Papamu baik-baik saja''


''Shukurlah,apa aku boleh menemuinya?


''Ya masuklah''....


Alan masuk kedalam memepersempit jarak diantara mereka lalu duduk di kursi dekan ranjang.


''Pa...''panggil Alan pelan


''Jangan cemas kan Papa sekarang ini yang Papa pikirkan adalah keberadaan Mama mu ''


''Emm...Aku tau Papa juga jangan terlalu mencemaskan Mama,Mama pasti baik-baik saja''hibur Alan


Derap langkah kaki menggema Darrel menerobos pintu ruang kamar inap Juan dengan nafas memburu


''Bos...''panggil Darrel memperlihatkan ponsel miliknya lalu membaca pesan singkat dari ketua Fang.


Juan yang membacanya langsung naik pitam ''Atur pertemuan dengan ketua Fang aku sendiri yang akan datang menemui nya''


''Tapi apa tidak terlalu bahaya jika Bos datang seorang diri?tanya Darrel


''Demi Istriku akan aku lakukan apapun asalkan istri ku kembali''


''Pa aku ikut?


''Tidak Alan ini sangat berbahaya untukmu sebaiknya kau tunggu dirumah dan tunggu kabar dari Papa''


''Baik Pa''...


...****************...


Aslan mamacu Motor nya dengan kencang dimana ia tenggah menuju tempat Mama nya yang disandra.


Karna orang-orang suku Scorpion turut andil dalam penculikan ini maka Aslan tak bisa tinggal diam apa lagi menyangkut sang Mama.


Ranma dan Bima sangat membantu dalam pencarian dimana persembunyian musuh sudah didapat tinggal Aslan yang menolong san Mama


Bulu lentik itu nampak bergerak hingga kedua kelopak mata terbuka Friya terkejut karena dirinya berada dalam keadaan terikat.


''Dimana aku''ujar Friya pelan

__ADS_1


Prokk...


Prokk...


Prokk....


''Selamat malam Nyonya Friya Elder Hans senang bisa bertemu denganmu meski dengan keadaan mu yang terikat hahahahah''


''Ketua Fang kau...!


''Ya ini aku,aku sudah muak denganmu sejak kau menghancurkan rencanaku yang sudah tersusun rapi beberapa tahun ini namun sejak kehadiran mu membuat semua mimpi ku hancur seketika bahkan suamimu bisa aku kelabui dan tidak menyadarinya sama sekali''


''Jika begitu aku beruntung bisa menghancurkan mimpimu sebelum menjadi nyata Ketua Fang kau pikir aku tidak tau semua kebusukanmu dibelakang kami bahkan bisnis haram mu yang diam-diam kau kelola selama ini''


''Hem rupanya kau sudah tau banyak tentang diriku,baiklah tidak perlu aku tutupi lagi, sekarang suamimu sedang menuju tempat yang sudah aku atur untuk menyerahkan Perusahaan Shine Game padaku jadi nikmatilah dirimu disini tanpa ada yang datang untuk menyelamatkan mu hahahah''


''Perketat penjagaan jangan sampai lengah''titah ketua Fang pada anak buahnya


Juan dalam perjalanan dimana ia pergi sendiri menemui ketua Fang sesuai dengan alamat yang telah ia terima.


Begitu pun dengan ketua Fang yang sudah menuju tempat tersebut selama diperjalanan ia selalu bersenandung merdu kala Shine Game akan ada dalam gengamannya.


Alan yang berada dirumah dengan penjagaan ketat dari Papanya mencari celah agar bisa keluar menyelamatkan sang Mama.


Di sisi lain Aslan dan kedua sahabatnya benar-benar melumpuhkan anak buah ketua Fang meskipun penjagaan ketat namun Aslan bisa melumpuhkan mereka semua.


''Dari arah barat lantai 30 adalah titik dimana Mama mu berada hati-hati banyak jebakan disana''ujar Bima


''Ya aku mengerti ''jawab Aslan


Dalam jebakan Aslan sudah terbiasa selama di dalam lingkup Suku Scorpion Aslan sudah diasah dan di latih dengan keras jadi jika ada jebakan itu adalah kecil dibandingkan dengan latihan yang dialami oleh Aslan sendiri.


Dooor....


Doorr...


Suara bising tembakan demi tembakan dimana Aslan menjadi sasaran timah panas dari beberapa anak buah ketua Fang


Sedangkan Aslan hanya mengandalkan belati yang selalu ia bawa.


Meski begitu Aslan sangat piawai memainkan senjata.


Friya yang tengah berada dilantai 30 mendengar suara bising seperti tembakan


''Apakah Juan yang mengirim orang untuk menolongku''pikir Friya


Juan sudah sampai ditempat dimana ketua Fang juga sudah sampai terlebih dulu beberapa anak buah ketua Fang berdiri disamping kanan kiri dengan membawa senjata.


Juan berjalan santai di ikuti dua orang anak buah ketua Fang


''Akhirnya kau datang juga tuan Juan Elder Hans,kau tidak perlu cemas wanita mu aman bersama ku''ujar ketua Fang dengan senyum meremehkan


''Tunjukan dimana istri ku sekarang?ucap Juan


''Tenanglah tuan Juan bagaimana jika kita duduk terlebih dahulu''


Juan menarik kursi lalu duduk dengan tenang,ketua Fang menggeluarkan ponselnya lalu memperlihatkan Friya tenggah duduk dengan tubuh terikat dikursi

__ADS_1


Braakk....


Juan menggebrak meja menahan emosinya ''Beraninya kau mengikat istri ku''


Melihat reaksi Juan anak buah ketua Fang langsung mengarahkan pistolnya kepada Juan, ketua Fang langsung memberi aba-aba agar anak buahnya menurunkan senjatanya dengan melambaikan tangan


''Aku tau seorang Juan Elder Hans tidak sanggup melihat wanita kesayangan terluka maka dari itu berikan apa yang aku minta maka aku akan melepaskan wanita mu''tawar ketua Fang


Ditempat lain Alan membujuk Darrel untuk mengantarnya dengan alasan ia tau tempat persembunyian Mama nya.


''Apa tuan muda yakin tempat itu adalah tempat dimana Mama mu disandra?


''Ia paman percayalah padaku''


''Baik jika begitu kita akan membawa beberapa orang jika terjadi sesuatu yang membahayakan''


Darrel dan Alan memebawa beberapa anak buanhnya menuju tempat Friya.


Sementara Aslan tengah berjuang melawan anak buah ketua Fang


Bugh...


Prang...


Prakk...


Brugh....


Disela sela ia berkelahi ponsel nya berdering


''Hallo...


''Dimana?


''Digudang tua...


''Aku datang tolong kirim lokasimu..,o ya kenapa begitu berisik apa kau sedang bertengkar?


''Aku tidak punya waktu menjawab pertanyaan konyolmu bodoh''


Haiya.... Bisa-bisa nya dia menelfon di saat seperti ini sungguh menyebalkan.


''Paman Darrel tolong lebih cepat sedikit mengemudinya?titah Alan


''Tuan Muda ini sudah sangat cepat''


''Jika begitu tepikan mobilnya''


''Untuk apa?


''Aku yang akan mengemudikan mobilnya ''


''Tapi Tuan Muda masih dibawah umur tidak boleh mengemudi jika terjadi sesuatu pada Tuan Muda bisa-bisa paman Darrel akan dipenggal oleh Papamu lagi pula Paman tidak pernah melihat mu mengemudikan mobil''


''Aslan paman Darrel tutup mulut semua pasti aman''


Dengan terpaksa Darrel menepikan mobilnya Alan dengan senyum iblis mengeluarkan tabletnya dengan cekatan Mobil tersebut beralih fungsi.

__ADS_1


Alan langsung mengemudikan sesuai keinginnannya dengan kecepatan tinggi,dai samping Alan,Darrel nampak kaget hingga ketakutan melihat cara mengemudi Alan.


"Sial dari mana tuan muda bisa mengendalikan mobil dengan komputer dalam keseharian nya dia terlihat seperti anak biasa pada umumnya tidak ada menunjukan sisi liarnya.Bos putramu benar-benar sesuatu"pikir Darrel


__ADS_2