
Setelah mengetahui sosok Juan Elder Hans,Aksa langsung menarik Antony agar segera berdiri
''Maafkan kami karna tidak sopan pada Tuan Muda''ucap Aksa seraya membungkuk
''Hey kenapa kita harus minta maaf kita tidak salah ''protes Antony
Aksa langsung saja memicingkan matanya pada Antony karna sudah kurang ajar ''Plaak...Dasar bodoh apa kau tidak tau kenapa dia bisa masuk most wanted pengusaha muda paling berpengaruh di dunia huh?bisik Aksa pada Antony
Dan dengan polosnya Antony menggelengkan kepalanya ''Tidak dan tidak mau tau yang aku tau Friya adalah teman ku jika ada yang berani mengganggunya maka akulah orang pertama yang akan menghadapinya''kelakar Antony
Membuat Friya menahan senyum sedangkan Darel mulai gelisah ia takut jika sang tuan mudanya melampiaskan kemarahannya pada bocah tersebut dan Juan anggap saja kepalanya sudah mulai berasap.
Aksa langsung saja membungkam mulut Antony yang sudah kelewatan ia pun langsung menarik Antony pergi meninggalkan Friya dan Juan
''Hupmmm...''
''Tuan Muda sekali lagi maafkan atas ketidaksopanan temanku dia tidak tau apa-apa tentang anda jika begitu kami permisi''pamit Aksa seraya menarik Antony keluar
''Hah...ini baru satu orang sudah membuat ku marah lalu apa kabar dengan yang lainnya ''pikir Juan geram
Juan mengalihkan pandangannya pada Friya dengan tatapan lembut ''Emm adakah minuman seperti ini lagi rasanya aku ingin sekali meminumnya''ujar Juan tanpa rasa malu
Oh...good dimana Juan yang arogan dan sombongnya seorang Juan yang pemilih makan dan minuman kini seolah-olah lepas dari sosoknya
Darel yang melihat perilaku Juan yang berubah 180°c seketika pening kepala sampai-sampai Darel memijit pelipisnya
''Ya tuhan kau benar-benar menjinakkan iblis didepan mataku''batin Darel senang
Friya yang melihat Juan seperti orang kehausan langsung memanggil Zico untuk membuatkan makanan,tak lama kemudian beberapa menu makanan hingga minuman tersusun rapi di atas meja.
''Hem sepertinya yang kau makan sangat lezat?ujar Juan pada Friya dengan tatapan memohon
Friya yang baru saja memakan sesuap lalu menawarkannya pada Juan ''Jika kau mau Zico akan membuatkannya untukmu''jawab Friya
__ADS_1
''Tidak perlu aku mau bekasmu''ujar Juan lalu meraih makanan Friya dan melahapnya dengan rakus
Friya tertegun dengan sikap Juan seperti orang kelaparan lalu ia menatap asisten Juan yang berada dibelakangnya seperti meminta penjelasan
''Maafkan saya nona Tuan muda selama beberapa hari tidak bisa makan,apapun yang masuk kedalam perutnya akan dikeluarkan semua padahal ia sudah minum banyak vitamin namun hasilnya sama saja tapi jika bersama nona,tuan muda tidak memuntahkan makanannya kembali''ujar Darel panjang lebar
''Pantas saja wajahnya agak pucat''pikir Friya
Ponsel Darel bergetar ia pun bergegas mengangkatnya tak lama ia pun pamit pada Juan untuk mengurus proyek pembangunan hotel yang sedikit bermasalah.
''Apa masih mau lagi?tanya Friya
Juan menggelengkan kepala ''Tidak,sudah cukup apapun yang aku makan asal bekas darimu perutku bisa menerimanya''kelakar Juan
''Sebenarnya aku sudah bolak balik ketempat ini namun tidak pernah bertemu denganmu ''ujar Juan memberi jeda ia menerogoh saku jas yang ia pakai lalu mengeluarkan foto usg dan meletakkannya di atas meja'' Tujuanku kesini adalah untuk bertanggung jawab atas dirimu dan aku ingin menikah denganmu''ujar Juan lagi membuat Friya terkejut melihat foto usg
Jika saja Darel tau apa yang diucapkan Juan pasti Darel akan mimisan,seorang Juan melamar gadis dibawah umur dan ingin langsung menikahinya tanpa cincin atau bunga sekaligus bahkan kata-kata nya tidak romantis sama sekali
Wah...wah...Juan nyalimu sungguh besar juga
''Kenapa kau menolaku lagi apakah kemewahan yang kuberikan kurang? aku bisa berikan apa saja yang kau mau selama aku sanggup memenuhinya''tanya Juan dengan menggebu-gebu
Friya menggelengkan kepalanya menarik nafas panjang lalu menghembuskan nya perlahan ''Jika kemewahan yang selama ini kau agung-agungkan maka anda salah besar tuan mungkin bagi gadis lain senang tapi tidak denganku karna aku berbeda jadi silahkan tinggalkan temat ini''putus Friya
Karna tidak ingin berdebat lagi Juan mengalah dan pergi meninggalkan Cafe Friya
Disekolah nampak Aksa dan Antony sedang menunggu kedatangan Friya mereka mondar mandir bak setrika panas setelah melihat Friya mereka berdua langsung berlari kecil menghampirinya
''Friya cepat ceritakan bagaimana kau bisa mengenal Tuan Muda Jua?tanya Antony
''Iya bagaiman mungkin kau bisa mengenalnya?timpal Aksa
''Sudah jangan dibahas ceritanya sangat panjang''kelakar Friya seraya tersenyum meninggalkan kedua sahabatnya
__ADS_1
Saat jam kosong Kartika yang sejak kemarin mendendam pada Friya nampak emosi dan menahan emosinya kini kian meledak saat melihat Friya tengah asyk membaca buku komik
Brakk....!!
Kartika mengebrak meja lalu merampas buku komik yang Friya baca dan merobeknya
''Apa loh,mau protes,ini balasan loh karena berani menggoda tunangan gue''teriak Kartika yang sudah dikuasai amarah
''Kartika sudah cukup aku bersabar padamu selama ini'ujar Friya dengan suara magnetiknya penuh dengan aura membunuh
Aksa yang melihatnya sedari awal sudah tentu bergidik ngeri ''Ohh good selamat Kartika kau sudah membangunkan jiwa iblis yang selama ini tidur''batin Aksa susah payah menelan air ludahnya
Kartika sempat bergetar takut melihat tatapan tajam Friya yang nampak lain dari biasanya
Friya berdiri lalu berjongkok mengambil komik yang dirobek oleh Kartika sambil menepuk-nepuk komik tersebut '' Apa kau tau komik ini adalah edisi terbatas dan satu-satunya komik yang tersisa jika kau tidak bisa menggantinya maka Jangan salahkan aku jika membuat perhitungan denganmu''ucap Friya di setiap kata penuh dengan tekanan
Kartika yang mulai takut masih mempertahankan egonya ''Hanya komik murahan saja belagu aku bisa membelinya dua kali lipat lebih mahal dari komikmu''sanggah Kartika angkuh
''''Emm jika begitu kau bisa menghubungi penerbitnya apakah mereka mau mencetaknya untukmu atau tidak dan aku akan kirimkan nomor telponnya padamu''sahut Friya yang semakin berani
''Kau...! Hardik Kartika saat akan menampar Friya,Aksa lebih cepat menangkap tangan Kartika
''Jika kau berani menyentuh Friya seujung kukumu maka kau akan berhadapan dengan ku''tantang Aksa yang sudah mulai geram dengan sikap Kartika
Kartika lalu menghentakkan kakinya dan melenggang pergi
Friya mengusap pelan perutnya agar calon bayinya tidak kaget.
''Kau baik-baik saja?tanya Antony cemas
''Ya,tidak perlu cemas aku baik-baik saja''jawab Friya
Friya mengeluarkan ponselnya lalu terhubung dengan Emma'' Batalkan semua kontrak kerja sama dengan Wijayanto groub''putus Friya
__ADS_1
''Good Job Kartika kesalahanmu sudah fatal selamat menikmati pembalasan dari iblis betina yang sudah lama tertidur''batin Aksa ia benar-benar bergidik ngeri membayangkan apa yang akan terjadi pada Kartika