Dibalik Topeng Wujud Yang Tidak Sempurna Terdapat Wujud Cantik Idaman Para Pria

Dibalik Topeng Wujud Yang Tidak Sempurna Terdapat Wujud Cantik Idaman Para Pria
Penghasut


__ADS_3

Rumah tersebut nampak berantakan banyak barang pecah berserakan dilantai beberapa bodyguard mengalami luka memar ada juga yang tergeletak dilantai


Kaca cermin yang tak jauh dari sosok tersebut nampak hancur retak,Ya semua ini karena ulah Maru ia tak terima dengan kekalan yang ia alami dipertandingan kala itu hingga membuat ia gelap mata.


Maru memang terkenal begis dan kejam ia tidak terima kekalahan sedikit pun selama disuku Scorpion ia selalu kalah dari Aslan dalam segi apapun meskipun Aslan terlihat lemah


Dan sejak kepergian Aslan,Maru selalu menampilkan yang terbaik untuk suku nya tapi hanya dipandang sebelah mata oleh kepala suku yang lebih menilih Aslan sebagai penerusnya.


Maru pun bertekad akan jauh lebih unggul dari Aslan.


''Bagaimana keadaan tuan muda Maru?tanya Jack


Penggawal tersebut hanya bisa menunduk tidak berani menjawab pertanyaan Jack karena itu Jack hanya bisa menghela nafas panjang ia tau bagaimana sifat Maru kali ini ia pasti akan mengincar Aslan dan orang-orang didekatnya


...----------------...


Bau obat-obatan menyengat indra penciuman hidung mancung nan mungil itu kelopak matanya nampak bergerak kesana kemari perlahan membuka kedua matanya selang infus tertancap rapi ditangan kirinya


Kedua mata itu bergerak menyapu seluruh ruangan yang nampak asing dari penglihatan nya.


''Rumah sakit ''pikir Yara ia mencoba untuk bangkit


Namun suara dep Vois dari seseorang yang duduk dengan tenang diujung sana membuat Ayara terkejut


''Jangab banyak bergerak''ujarnya dengan suara magnetisnya


Deg...!!!


Ayara langsung menoleh melihat sosok tersebut yang tak jauh dari ranjang pesakitan miliknya


''Ka_Kau yang membawaku kesini ?tanya Ayara pelan


Tubuhnya masih lemah kala ingatannya berputar dengan apa yang ia alami


..........Tubuhnya melemah saat amarah nya berhasil dikeluarkan oleh Ayara dimana dirinya tiba-tiba hampir saja terjatuh ditanah untungnya ada seseorang yang datang tepat disaat Ayara terjatuh pingsan ia sudah tidak sadarkan diri lagi.Melihat kondisi Ayara ia langsung membawanya kerumah sakit begitu pula dengan paman Li''...........


Tubuh lemah itu berusaha bersandar di dasbor ranjang pesakitan dan dibantu oleh Aslan.


Ya sebenarnya Aslan lah yang telah menolong Ayara dan paman Li yang kebetulan berada di dekat sana usai bertemu dengan Maru.


''Bagaimana dengan paman Li?tanya Yara


''Maaf..''


Deg..!!


''Dokter tidak bisa menolong pamanmu ia kehilangan banyak darah dan pelurunya menembus bagian vital organ dalam tubuh nya''jelas Aslan


Tes...

__ADS_1


Tes...


Tes...


Air mata itu menetes tanpa bisa ditahan lagi ia sudah tidak punya siapa-siapa lagi selain paman Li yang selama ini merawatnya,ayah dan ibu Ayara juga sudah tiada kini satu-satunya orang yang dimilik hanya paman Li..


Jarum infus yang melekat ditangan nya langsung ditarik hingga darah berceceran dilantai dengan tubuh lemah nya ia berlari sekuat tenaga menuju ruang jenasah


Aslan yang terkejut langsung mengejarnya


''Seharusnya aku tidak meninggalkan paman waktu itu,harusnya aku tidak pergi meninggalkan Paman''ujar Ayara sambil berlari


KREAAATT....


BRAAAKK....


Pintu terbuka dengan paksa dimana Ayara masuk ke dalam kamar jenasah paman Li


Jantungnya berdengup kencang tubuhnya bergetar kala ingatan nya bersama sang paman berputar dikepalanya


Ia membuka perlahan penutup jenasah tersebut dengan derai air mata membasahi


Wajah pucat terlihat nyata didepannya kedua tangan Ayara menutup mulutnya ia benar-benar shock dengan apa yang dilihat hingga tubuhnya terperosot dilantai nan dingin itu


Aslan hanya bisa menunggu didepan memberi waktu untuk Ayara menerima kenyataan


Hari pemakaman berlangsung dimana Ayara mengantar paman Li untuk yang terakhir kalinya


Kedua matanya nampak meneteskan air mata sambil menburkan bunga diatas pusara paman Li


''Paman Li terimakasih karena selama ini paman Li sudah merawat Yara dengan baik Yara janji akan menjadi anak yang baik sesuai keinginan paman ''ucap Yara terisak ia lalu berdiri dan pergi meninggalkan tempat pemakaman tersebut.


Uap panas dua cangkir mengepul keudara dimana Aslan dan Ayara kini duduk saling berhadapan di sebuah kedai makanan.


''Terimakasih sudah menolongku ''ujar Ayara sesekali membetulkan letak kacamatanya


Aslan meraih kuping cangkir lalu meniupnya perlahan sebelum menyesapnya.


''Tidak perlu berterimakasih,apa kau tidak ingat apa yang kau lakukan ?tanya Aslan


Yara menggelengkan kepala''Tidak''...,Yang aku ingat ada perampok yang menembak pamanku''jawab Ayara


''Hmm...Apa kau yakin hanya itu?


''Emm Ya''...


''Berati dia tidak ingat apa yang dilakukan nya pada kawanan perampok itu sungguh ajaib dia benar-benar sesuatu ''pikir Aslan


''Lalu apa yang akan kau lakukan?

__ADS_1


''Tentu saja kembali kesekolah dan meneruskan usaha paman Li berjualan bunga aku akan menjadi anak yang baik sesuai keinginan pamanku''jawab Ayara


''Hufl...Sebenarnya dia ini polos atau pura-pura tidak tau kenapa dia begitu tenang dalam mengexpresikan perasaan seolah-olah ia tidak pernah melakukan sesuatu siapa sebenarnya dia''batin Aslan.


...****************...


Orang-orang suku secorpion mulai bergerak dimana Alan,Leo dan Minako tengah berada disekolah satu persatu mereka dibawa kemarkas


Satu persatu mereka di ikat dengan kepala tertutup kain.


Sepatu mengkilat nampak berjalan dengan gaya arogannya.


Dengan tatapan mata ia memerintahkan anak buahnya untuk membuka penutup kepala


''Welcome to the Scronpion tribe''ujarnya


''Ehh siapa kau? tanya Alan bingung


''Aku malaikat pencabut nyawa yang akan menghabisi nyawa mu hari ini''ujarnya


''Huhh...jika kau malaikat tempat mu bukan disini melainkan dilangit apa kau mengerti ''sahut Alan dengab nada bercanda


''Aslan kau sungguh brengsek berhentilah berpura-pura tidak mengenaliku''


''Aslan,dia pikir aku adalah Abang lalu siapa dia sebenarnya ''pikir Alan


''Jika kau masih saja basa basi aku tidak segan akan menghabisi kedua sahabat mu''


Deg..!!


''Alan....Tolong aku''teriak Minako


''Alan Tolong....''teriak Leo


''Kau berani-beraninya kalian membawa mereka''teriak Alan


''Hahahahha aku tidak menyangka Aslan yang aku kenal kini bisa mempunyai seorang teman''


''Sekali lagi aku katakan aku bukanlah Aslan yang kalian cari''


''Hemm kau pikir bisa menglabui diriku''


''Kau salah orang jika sampai terjadi padaku kau akan berurusan dengan Papaku''


''Owhh....sungguh menarik kau sekarang sudah bertemu orang tua kandung mu apa kau bahagia hidup bersama mereka sekarang padahal dulu mereka membuangmu''


Deg...!


Maru lalu membuat karangan cerita seolah nyata membuat Alan percaya dengan cerita palsu dari Maru dibantu Jack si tangan kanan Maru membuat cerita begitu menarik dan menggelitik rasa keingintauan yang lebih besar lagi

__ADS_1


__ADS_2