
Kartika membanting pintu kamar dengan keras ia melampiaskan semua amarahnya dengan membanting semua barang yang ada dikamar nya
''Arrggghhh.....''teriak Kartika
Setelah puas melampiaskan amarahnya ia pun langsung menghubungi Hendri,ia menarik nafas dalam-dalam lalu menghembuskan perlahan
''Hallo sayang bisakah kita bertemu sekarang ditempat biasa''ucap Kartika seraya mengusap air matanya
Friya mendapat laporan dari orangnya jika perusahaan Alinsky sudah menarik semua investor dari Wijayanto Group,Alinsky adalah perusahaan dalam nauangan Friya selain Shine Emon
''Bagus jika begitu lalukan dengan rapi,buat mereka tidak mendapatkan investor dari siapapun''titah Friya,iapun tersenyum miring sungguh iblis berwajah bidadari yang muncul saat ini
Dibalik topeng wujud yang tidak sempurna Friya mampu menyembunyikan kecantikannya
''Setelah ini pasti Kartika akan dipaksa secepatnya menikah dengan Kak Hendri' agar bisa menyelamatkan perusahaannya'ujar Friya lirih
Rambut ikal itu disisir rapi,tompel dipasang dipipi serta kaca mata tebal yang bertengger di hidung mancungnya sungguh penampilan paling sempurna yang mampu menutupi kecantikannya.
Hari ini ia akan pergi keluar sekedar membeli kebutuhan untuk Cafenya jika menyangkut bahan-bahan di Cafenya maka Friya yang turun tangan sendiri ditemani Gina yang bekerja di Cafenya
Selama ini orang-orang yang bekerja dengan Friya adalah orang-orang dengan latar belakang berbeda namun bisa menerima kekurangan masing-masing tanpa rasa iri di hati karena Friya memperlakukan mereka seperti keluarga sendiri kebanyakan mereka masih sekolah
Sesampainya di supermarket Friya dan Gina nampak memilah sayuran dan buah begitu juga dengan daging dalam waktu tiga puluh menit beberapa trolly sudah penuh Friya menyuruh Gina untuk membawa barang belanjaan mereka agar diangkut oleh petugas jasa barang.
''Gina kau kembali ke Cafe lebih dulu aku masih ada keperluan sebentar''ujar Friya
''Baik Nona Bos''jawab Gina
Friya keluar Supermarket ia berjalan sebentar karna ingin memakan sesuatu yang segar karna belakangan ini ingin sekali memakannya.
Belum sempat ia memesan tangannya sudah ditarik oleh seseorang
''Lepaskan''ujar Friya
__ADS_1
Namun seseorang tersebut enggan melepas tangan Friya,spontan Friya menghentakkan tangan hingga tangan Friya terlepas
'' Kenapa begitu sulit menghubungimu''ujar seseorang yang tak lain adalah Hendri
''Kak Hendri''ucap Friya lirih '' Lebih baik kita bicara diCafe''ucap Friya lagi
Tak sampai lima menit Friya dan Hendri sudah duduk dan memesan dua minuman segar
''Ada apa kak Hendri mencariku?tanya Friya tenang
Hendri menarik nafas panjang ''Huh...pulanglah''ujar Hendri dengan suara lelah
''Pulang''ulang Friya
Hendri mengangguk ''Ya,belakangan ini Ayah sering sakit-sakittan,mungkin jika kau pulang akan membuat keadaan ayah jauh lebih baik''
Friya meremas kedua tangannya menahan gejolak didada yang begitu sesak'' Bukankah kalian tidak membutuhkanku bahkan keberadaanku tidak pernah dianggap'ucap Friya menatap kedalam manik mata Hendri
''Maafkan kami jika kami selama ini mengabaikanmu ''ujar Hendri mulai putus asa
Hendri yang mendengar isi hati Friya tak mampu berkata-kata lagi rasa sesak mulai mengrogoti hatinya seolah ditampar oleh kenyataan pait yang dialami oleh Friya selama belasan taun
KRETTT...suara dencit kursi dikala Friya berdiri,ia mengeluarkan map coklat dan memberikannya pada Hendri
''Ini adalah hasil penyelidikan tentang Kartika tunangan kakak jika kak Hendri masih mau mempertahankan pertunangan kakak silahkan semua keputusan ada pada kak Hendri''ujar Friya meninggalkan Hendri
''Tunggu...! Jika kau membutuhkan sesuatu langsung hubungi kakak''ucap Hendri
Namun Friya mengabaikan Hendri tanpa menoleh dan langsung keluar dari Cafe
Hendri tergolek lemas dikursi mengingat ungkapan isi hati Friya selama bertahun-tahun lamanya hingga melupakan Friya kecil yang haus akan kasih sayang keluarga,haus akan perhatian orang tua,Friya imut dan periang kini semua telah berubah menjadi orang asing akibat ulah kedua orang tuannya
Hendri membuka amplop yang diberikan Friya lalu membacanya dengan teliti setiap lembarnya betapa bodohnya ia ternyata selama ini dibodohi oleh Kartika.
__ADS_1
💬 Aku sudah menunggumu diCafe seperti biasa''isi pesan pada Kartika
Selang beberapa menit Kartika datang ia langsung berlari menghambur ke pelukan Hendri '' Sayang aku sangat merindukanmu''ucap Kartika di pelukan Hendri
''Makanlah dulu kau pasti lapar''ujar Hendri tersenyum
''Sayang kau memang terbaik kau sangat mengerti diriku''puji Kartika tersenyum
''Kenapa tiba-tiba mengajakku bertemu ada perlu apa?tanya Hendri
''Kau tau perusahaan Papa bermasalah banyak investor meninggalkan perusahaan Papa aku tidak tau siapa dalang dari semua ini,sedangkan Mamaku malah menceraikan Papa karna Mama tidak mau hidup miskin semua aset rumah bahkan sudah digadaikan oleh Papa untuk pembangunan Hotel tapi yang terjadi sekarang malah membuat Perusahaan rugi besar''ujar Kartika yang mulai berlinang air mata
''Ini semua gara-gara Nona Alien sejak aku mengenalnya dia terus membawa pengaruh buruk dalam hidupku,apa kau tau dia juga seorang simpanan Om-Om aku pernah melihatnya keluar dari hotel dalam keadaan berantakan jaman sekarang dia tidak bisa hanya mengandalkan beasiswa jadi dia mencari pekerjaan sampingan dengan menjadi simpanan Pria hidung belang''ujar Kartika lagi yang selalu menyalahkan orang lain
Hendri yang mendengar langsung dari mulut Kartika bagaimana ia menjelek-jelekkan adik kesayangannya seakan darahnya mendidih
''Sayang Papa minta secepatnya kita menikah minggu depan''rengek Kartika,namun Hendri tidak menjawab sikapnya mulai berubah
''Kenapa sikapmu begitu dingin padaku apa kau tau aku dirumah begitu tertekan hanya kau satu-satunya sandaran hidupku sayang''rengeknya lagi
Hendri meminum airnya hingga tandas''Aku rasa aku tidak bisa menikah denganmu''jawab Hendri dengan sorot mata dingin
''Ap..Apa kau bilang,kenapa?bukankah kita saling mencintai''ujar Kartika marah
''Mencintai''ulang Hendri lalu mengeluarkan map coklat yang diberikan Friya padanya
''Kau baca baik-baik Kartika sebenarnya aku tidak ingin memutuskanmu tapi sikapmu sudah melewati batas kesabaran ku karna kau sudah menghina dan mencaci maki adikku''tegas Hendri
''Adik...! ulang Kartika ''Apa maksudmu Hendri aku tidak tau adikmu bahkan aku tidak pernah bertemu dengan adikmu''teriak Kartika
''Sudah cukup''teriak Hendri yang sudah habis kesabarannya ''Apa kau tau yang selama ini kau sebut nona alien adalah adikku Friya Mandala Hutomo,dan Adikku adalah gadis baik-baik,dia dari keluarga terhormat dia bukan simpanan pria hidung belang seperti yang kau sematkan padanya selama ini bahkan ia adalah anak orang terkaya di negara ini adikku tidak kekurangan uang sama sekali''ujar Hendri penuh emosi'' Dia adalah gadis tercantik yang aku miliki karna kecantikannya ia tak mau memperlihatkannya pada publik''ujarnya lagi
''Hah....Apa yang kau katakan itu semua tidak benar,kau bilang adikmu sangat cantik tapi nona Alien maksudku Friya yang ada disekolahku itu sangat berbeda dia sangat kuno''sanggah Kartika yang tak terima dengan pernyataan Hendri
__ADS_1
BRAKK.....Hendri menendang kursi hingga jatuh membuat Kartika kaget ''Persetan dengan pernikahan kita sekarang juga kita putus diantara kita sudah tidak ada hubungan apa-apa lagi''teriak Hendri
''Tidak Hendri aku tidak mau putus denganmu Hendri tolong maafkan aku Hendri....''teriak Kartika histeris