
Cakra mendengar baik-baik cerita yang disampaikan oleh Birru. Dia jadi merasa bersalah karena Birru adalah orang yang pertama kali Aize temui. Namun, sepertinya Birru juga harus tahu dari sudut pandang Cakra mengenai pertemuan pertamanya dengan Aize.
“Birru, Aize mungkin memang bertemu denganmu lebih dulu. Tapi, aku yakin orang yang dicintai Aize itu aku,” kata Cakra yang menegaskan bahwa Aize adalah istrinya, dan cinta seorang istri hanya untuk suaminya.
Birru tentu merasa sangsi dengan pengakuan yang diungkapkan oleh Cakra. Dia merasa dirinya yang pertama kali bertemu dengan Aize dan begitu yakin bahwa wanita itu juga memiliki perasaan yang sama dengannya.
“Dia memang istrimu. Bertemu sehari dan bersama bertahun-tahun jelas berbeda, tapi yang pertama kali disukai Aize itu pasti bukan kamu!” sanggah Birru yang masih tidak terima dengan apa yang dikatakan oleh Cakra.
“Bukan begitu!” sahut Cakra. “Aize mau jadi pacar aku itu setelah kami bersama hampir satu tahun. Bukan cuma sekali aku ditolak, bahkan mungkin Aize menerimaku dulu karena sudah bosan dengan pernyataan cintaku. Bahkan lamaran aku juga pernah ditolak, padahal aku memang sangat ingin menikahinya karena dia sebatang kara.”
Alis mata Birru bertaut setelah mendengar pengakuan yang cukup mengejutkan dari Cakra. “Apa dia tidak bersikap baik denganmu sejak pertama kalian bertemu?” tanya Birru mulai merasa aneh.
“Dia bersikap baik. Dengan semua orang memang dia sangat ramah dan baik. Mungkin dulu kita saja yang terlalu ge-er mikir dia suka kita!”
__ADS_1
Berkat penjelasan Cakra itu, ada sedikit ketenangan dan juga senyum tipis yang terbit di wajah Birru. Mungkin memang benar, dulu dia sendiri yang mencintai Aize dan sekarang dia harus merelakan cintanya itu yang sudah terlanjur dimiliki saudara kembarnya sendiri.
**
**
Setelah pulang dari rumah Birru, Cakra kembali ke rumahnya untuk menemui Aize dan Arka. Dia merasa penasaran dengan cerita yang sebelumnya disampaikan oleh Birru padanya.
“Kamu sudah pulang, Mas?” tanya Aize saat melihat sang suami yang pulang lebih awal dari biasanya.
“Ada apa, Mas?” Aize yang berinisiatif membantu Cakra melepas pakaian pun kini menatap suaminya itu dengan khawatir. Melihat ekspresi wajah suaminya yang sangat serius, Aize tahu ada masalah yang tengah dipikirkan oleh Cakra saat ini.
“Kamu pertama kali ketemu aku di mana?”
__ADS_1
Pertanyaan Cakra itu terdengar mengintimidasi dan penuh tekanan. Aize coba mengingat-ingat pertemuan pertamanya dengan Cakra. “Di rumah sakit, ‘kan? Kamu baru pulang dari Jepang dan ngomong pakai bahasa inggris sampai Ibu ketawa terus,” jawab Aize tak bisa menahan senyum saat mengingat momen manis pertama kalinya bertemu dengan Birru yang dia kira adalah Cakra.
“Aku nggak pernah tinggal menetap di Jepang, Sayang. Pantas saja kamu dulu pertama ketemu aku ngomong pakai bahasa inggris, aku dulu pikir kamu memang senang dengan bahasa itu.”
Aize membeku mendengar pengakuan suaminya. Selama menjalin hubungan dengan Cakra, Aize memang tidak pernah membahas tentang bahasa asing pada pertemuan pertama mereka. Aize pikir, saat di rumah sakit itu Cakra hanya mengetes kemampuannya saja, tapi ternyata pemikiran sederhana Aize itu salah.
“Yang kamu temui di rumah sakit itu Birru, bukan aku. Dan kamu tahu, Sayang. Birru suka sama kamu sejak pertama kali ketemu kamu!”
Aize yang tadinya serius mendengarkan penjelasan dari Cakra tiba-tiba terkekeh karena Cakra terlihat cemburu dengan saudara kembarnya sendiri. “Mungkin benar kalau Birru yang ketemu sama aku waktu di rumah sakit, itu lebih masuk akal karena dia juga pernah mengaku sama aku kalau dia tinggal di Jepang. Tapi, mana mungkin dia suka sama aku, Mas? Kamu jangan mengada-ngada!”
“Aize, Birru itu memang suka sama kamu! Aku yakin, dia melakukan semua ini ke kita karena dia merasa kesal saat tahu aku yang menikahimu. Dia kembali untuk kamu, tapi dia malah melihat kita di butik saat memilih gaun pengantin!”
Seketika itu, Aize langsung membisu. Rasanya sangat aneh kalau memang Birru menyukainya sampai sedalam itu, padahal mereka hanya mengobrol sehari di rumah sakit saja.
__ADS_1
***
Kembang kopinya jangan lupa gaess.. Like sama komennya jomplang ya karena tadi up 2bab langsung 😅😅