Dihamili Kembaran Suami

Dihamili Kembaran Suami
DKS ^ Bab 60


__ADS_3

Waktu Aize dan Arka, juga Birru untuk menikmati suasana kampung harus berakhir karena Arka harus masuk sekolah. Pagi ini, Aize dan Birru memutuskan untuk kembali ke kota dan memulai kehidupan baru.


Meski hubungan Birru dan kedua orang tuanya sudah membaik, tapi mereka tetap memilih tinggal di kampung karena sudah terlanjur nyaman. Jadi, mereka ke kota hanya bertiga saja.


Setelah berpamitan dan meninggalkan rumah dengan pemandangan indah itu. Mereka akan kembali dengan rutinitas seperti biasa. Bagi Aize, ini adalah momen kebangkitan dirinya untuk mandiri setelah menjadi seorang janda.


“Mama, Papa. Apa nanti Mama sama Papa akan tinggal berpisah?” tanya Arka yang kini duduk di depan bersama sang ayah.


Birru melirik Aize dari kaca spion yang ada di dalam mobil. Laki-laki itu tentu saja ingin menjawab bahwa dia juga ingin bersama dengan Aize. Akan tetapi dia ingat pesan ayahnya untuk bersabar menunggu Aize membuka hati untuk dirinya.


“Papa harus tinggal di rumah Papa sendiri. Kamu tinggal sama mama. Tapi, kalau nanti Arka pengen main sama papa, Papa akan jemput. Arka juga bisa menginap di rumah Papa. Nggak akan ada yang berubah, Sayang.” Birru mengusap kepala putranya dan tersenyum untuk menghibur bocah itu.


Aize cukup senang mendengar jawaban dari Birru. Setidaknya laki-laki itu tidak mempengaruhi putra mereka untuk membujuk dirinya supaya menikah dengan Birru.“Papa Birru benar sayang. Walaupun kita tinggal terpisah, nggak akan ada yang berbeda dari kita. Kamu masih bisa bebas ketemu Papa atau menginap di rumah Papa. Jadi, kamu tidak usah terlalu memikirkannya ya, Sayang.”


Arka belajar mengerti apa yang dikatakan oleh kedua orang tuanya. bocah itu harus bisa menerima keadaan bahwa mama dan Papanya tidak akan tinggal bersama untuk saat ini.


***


Aize dan Birru memutuskan untuk membesarkan anak mereka bersama-sama. Saat Aize sedang sibuk, Birru akan mengambil alih tugas wanita itu. Misalnya saja mengantar dan menjemput Arka sekolah, atau menemani bocah itu mengerjakan tugas sekolah di rumah Birru.


Birru selalu menyuruh Roy saat menjemput Arka di rumah Aize, atau saat mengantarkannya pulang. Laki-laki itu sengaja menjauh dari Aize untuk memberi waktu dan sedikit kebebasan untuk Aize. Dia sadar bahwa Aize pasti akan teringat dengan Cakra saat melihat wajah dirinya.


Hingga akhirnya, dua tahun pun berlalu dengan cukup berat. Aize berhasil bertahan dengan kesendiriannya selepas kepergian Cakra. Wanita itu hanya fokus dengan Arka dan juga bisnis yang ditinggalkan oleh Cakra.

__ADS_1


“Mama, besok aku ulang tahun, ‘kan? Apa Papa juga akan melewatkan ulang tahunku lagi seperti tahun kemarin?” tanya Arka saat sedang sarapan bersama Aize. Dia sudah memakai seragam TK lengkap dengan sepatu karena sebentar lagi akan berangkat sekolah.


“Mama nggak tahu, Sayang. Coba nanti kamu tanya Papa, ya!”


Arka mendesaahkan napas kasar. Seprtinya dia sudah gagal membujuk ayahnya untuk merayakan ulang tahun bersama. “Katanya Papa mau ke Jepang, Ma!”


Mendengar itu, Aize tentu merasa sedih. Dia merasa Birru selama ini memang menghindarinya. Sebisa mungkin mereka tidak bertemu dan itu sudah berlangsung selama dua tahun ini.


“Coba nanti mama usahakan untul bicarakan ini sama Papa ya! Kayaknya Mama juga udah lama nggak ngobrol sama Papa!”


“Asyik, terima kasih, Ma!” Arka sangat bahagia karena Aize mau membantunya untuk membujuk Birru. Dia sangat ingin merayakan ulang tahun bersama kedua orang tuanya.


***


Seperti janjinya pada Arka, Aize akhirnya mengajak Birru untuk bertemu. Mungkin ini adalah pertemuan pertama mereka setelah beberapa bulan. Bahkan dalam dua tahun terakhir, mereka jarang sekali bertatap muka, dan pertemuan mereka bisa dihitung dengan jari. Padahal, itu sudah dua tahun lamanya.


“Kamu besok mau ke Jepang?”


Birru sudah tahu arah pembicaraan Aize. Dia memang beralasan ke Jepang karena ingin menghindari wanita itu.


“Ya, seperti yang aku bilang sama Arka,” jawab Birru dengan datar.


“Kamu nggak mau ngerayain ulang tahunnya bareng aku?” tanya Aize lagi. Kali ini sorot matanya tampak memohon agar Birru mau meluangkan waktu untuk kebahagiaan Arka.

__ADS_1


“Kalau dia minta hadiah adik lagi, aku harus jawab apa, Aize?”


***


Jawab aja nanti cek out di keranjang kuning 🙃🙃


Oiya gess mau inpooin nih nuupel barunya othor Lunoxs. Kepoin yuk.



Di tahun 1523 Syeran adalah seorang Ratu yang memilih untuk mengakhiri hidupnya sendiri, karena dia sadar dia dinikahi oleh sang Raja hanya untuk mencetak keturunan. Tak ada cinta dan hidupnya begitu menderita.


Dia kira semuanya akan berakhir setelah dia meninggal, namun siapa sangka dia justru bertransmigrasi di tahun 2023, Syeran yang hidup dengan miskin dan kemudian dijual oleh sang ayah pada orang paling berpengaruh di kota Servo.


Pernikahan telah terjadi dan kini saatnya penandatanganan kontrak.


"Aku hanya butuh keturunan dari mu, jadi jangan berharap lebih," ucap Zeon dengan suaranya yang terdengar begitu dingin.


Syeran putus asa, bahkan di kehidupannya yang kedua nasibnya tetap sama.


Namun seketika harapan Syeran muncul saat tanpa sadar dia punya kekuatan untuk menghentikan waktu.


"Aku harus merubah surat kontrak itu!

__ADS_1


**


Jangan lupa sampein salam dari trio tepung yak ❤️❤️


__ADS_2