Dihamili Kembaran Suami

Dihamili Kembaran Suami
DKS ^ Bab 64


__ADS_3

Kedua orang tua Birru rupanya sangat pengertian pada Birru. Setelah resmi menjadi suami istri, mereka ditinggalkan di rumah berduaan agar leluasa mengabulkan permintaan Arka untuk segera memiliki adik..


Namun, bukannya terbebas dan leluasa, kedua orang yang baru saja melangsungkan pernikahan itu malah terjebak dalam suasana canggung. Keduanya saling menyibukkan diri untuk persiapan ulang tahun Arka, walau sebenarnya semua sudah diurus dengan baik oleh orang-orang yang dipercaya Birru.


Aize berusaha merilekskan diri dengan pergi ke dapur. Wanita itu pikir jika nantinya Birru menyusulnya dan merayu dengan segala kelembutan, hati Aize akan menerima dan melayaninya dengan senang hati.


Sayangnya, Birru malah terjebak dengan pikirannya sendiri. Dia jadi merasa canggung, apalagi tatapan syok Aize masih teringat jelas di kepalanya. Kalau dia menuntut hak sekarang, mungkin saja wanita itu akan menurutinya dengan terpaksa karena hatinya belum sepenuhnya terbuka, dan Birru tidak mengharapkan itu.


Birru kini memperhatikan Aize yang berada di dapur. Dia menarik napas pelan dan coba memikirkan cra untuk mendekatinya. “Apa aku minta dibikinkan kopi aja ya? Itu kan juga termasuk tugas istri,” gumam Birru sembari melirik sang istri yang tengah menyibukkan diri di dapur untuk menghilangkan rasa gugup yang sama yang juga sedang Birru rasakan.


Ayah Arka itu menghampiri Aize dan melepaksan jas pengantinnya di depan Aize. Dia melemparkan pakaian putih ke atas kursi makan yang tak jauh dari tempatnya berdiri saat ini.


“Kamu lagi bikin apa?” tanya Birru mencoba mencairkan suasana.


Aize melihat ke arah Birru yang saat ini sudah melepaskan jasnya. Dia lalu mendesaahkan napas kasar untuk mengusir rasa canggung pada suaminya sendiri. “Lagi bikin coklat hangat. Kepalaku kayakny butuh sesuatu yang relaks karena pernikahan kita yang mendadak,” jawab Aize dengan jujur.

__ADS_1


Birru tersenyum kecil, juga berusaha menyingkirkan rasa canggung yang mereka ciptakan sendiri. “Kalau gitu bikinkan aku kopi sekalian ya, tiba-tiba pengen ngopi biar nggak canggung.”


Kedua pasangan baru itu akhirnya menghabiskan waktu untuk duduk bersama menikmati secangkir kopi dan coklat hangat. Keduanya masih sama-sama canggung karena status baru yang sekarang mereka sandang. Padahal, sebelum menikahi Aize, Birru sangat menggebu-gebu, sekarang dia seperti singa yang kehilangan aumannya.


Orang-orang berpikir Aize dan Birru sedang menikmati siang yang panas di atas kasur dengan peluh yang memandikan tubuh, tapi nyatanya dua manusia itu sibuk mencairkan suasana dengan obrolan tak penting. Mereka sibuk membahas acara tv dan terkadang membahas bisnis dan tidak melakukan apa-apa lagi.


Arka dan kakek neneknya pun pulang. Tampaknya, kedua kakek nenek itu paham kalau pengantin baru itu tak melakukan apa-apa. Aize masih memakai riasan dan pakaian yang sama persis seperti terakhir kali mereka meninggalkannya.


“Sayang, dari mana aja? Lama banget perginya?” tanya Aize pada sang putra yang sejak tadi sudah ingin pulang tapi terus ditahan kakek neneknya dengan berbagai cara.


“Aku tadi habis beli es krim, beli mainan, jalan-jalan. Pokoknya kata Nenek apa pun yang aku mau akan dituruti asal nggak minta pulang,” jawab Arka dengan jujur.


Aize jadi merasa bersalah pada mertuanya yang telah berusaha maksimal, tapi dia dan Birru malah sibuk dengan hal lain. “Em, kita siap-siap buat pesta kamu yuk, Sayang!” ajak Aize pada sang putra untuk kabur dari suasana mencekam di hadapannya saat ini.


“Ternyata mereka benar-benar payah, Ma!” sindir papa Birru sebelum merangkul pundak istrinya dan pergi ke kamar.

__ADS_1


“Siang-siang mana asik, kalau waktu mainnya cuma bentar. Aku nggak kayak Papa yang udah tua, tenagaku masih banyak,” balas Birru tak terima.


Aize berdebar-debar mendengar pengakuan Birru. Sepertinya dia harus menyiapkan banyak tenaga untuk nanti malam, apalagi hubungan mereka saat mencetak Arka sudah menbuat Aize kelelahan walau hanya beberapa saat saja.


***


pagi ges, aku infoin nupeel baru lagi yak dari Dhevis Juwita, Ratu Ngupilnya GENG RATU. Jangan lupa subrekk 💋💋



Karena terancam dideportasi dan tidak mau pulang ke negara asalnya, Celine nekat mengacaukan pernikahan Cedric dan mencoba menjadi pengantin pengganti supaya mendapat visa menikah.


Apa usaha Celine akan berhasil?


Cuss langsung ke sana yak 💋

__ADS_1


Kalau ada typo lagi, jangan sungkan buat komen. Pagi ini nulis 2 judul bareng lagi 😂


__ADS_2