Dihamili Kembaran Suami

Dihamili Kembaran Suami
DKS ^ Bab 65


__ADS_3

Pesta ulang tahun Arka berlangsung dengan meriah. Bocah itu mendapat banyak sekali hadiah dari teman-teman, guru dan beberapa teman Birru juga Aize yang datang bersama anak-anaknya.


Rona bahagia terpancar jelas di mata bocah yang kini telah genap enam tahun itu. Tahun kemarin dia tak bisa merayakannya dengan sang ayah karena Cakra telah meninggal, dan Birru sengaja pergi ke luar negeri. Sekarang, semuanya berkumpul dan banyak tamu undangan yang datang.


Ulang tahun berlangsung meriah, layaknya acara pesta pada umumnya. Ada banyak permainan, hadiah, dan balon.


Di waktu yang tepat, saat memberikan ucapan terima kasih pada semua yang hadir, Birru juga mengumkan pernikahannya dengan Aize. Tentu ini menjadi kabar yang membahagiakan untuk mereka.


Tak hanya ucapan ulang tahun saja yang menggema di ball room hotel ternama itu, tapi juga ucapan selamat untuk Aize dan Birru yang telah resmi menjadi suami istri.


Setelah melewati beberapa susunan acara, akhirnya pesta pun berakhir. Para tamu membawa pulang cendera mata yang terbilang mewah. Semua itu memang sudah Birru siapkan demi memeriahkan ulang tahun Arka.


Karena acara diadakan di hotel, Birru sekalian mengajak semua orang untuk menginap. “Kita nggak usah pulang, aku udah pesan kamar untuk kita menginap!” kata laki-laki itu saat semua orang bersiap untuk pulang.


“Yes, kita nginep di hotel! Oh iya, Pa. Papa sama Mama kan udah menikah, berarti mulai hari ini akan tidur sama-sama, kan?” tanya Arka yang sudah tak sabar ingin merasakan lagi tidur bersama kedua orang tuanya.


Aize dan Birru saling melirik, sebelum akhirnya Birru menjawab, “Iya, Sayang! Nanti kita bisa tidur bertiga juga.”


Mendengar jawaban Birru, Arka tampak tidak setuju. “Nggak boleh dong, Pa. Kata Papa Cakra, kalau mau punya adik, Arka harus tidur sendiri. Mama sama Papa punya ritual khusus nggak boleh diganggu anak kecil kayak Arka!”

__ADS_1


Birru melirik Aize yang mungkin saja akan teringat Cakra setelah mendengar jawaban dari putra mereka. Akan tetapi, ternyata Aize malah tersenyum bangga pada Arka.


“Kamu yakin mau tidur sendiri? Atau mau tidur sama kakek nenek?”


“Tidur sama Nenek sama Kakek ya, Sayang. Kamu benar, Mama sama Papa nggak boleh diganggu.”


Birru merasa lega karena ternyata Aize tidak bersedih saat mengingat Cakra. Sepertinya, malam ini memang Aize hanya akan menjadi miliknya.


Semua orang masuk ke kamar masing-masing. Begitupun dengan Aize dan Birru. Pasangan suami istri itu juga sudah masuk ke kamar mereka.


“Aize!” panggil Birru setelah mengunci kamar mereka.


“Ya, Mas!”


Birru memejamkan mata sejenak, belum terbiasa dengan panggilan baru Aize untuknya, juga suara lembut wanita yang dinikahinya itu.


“Aku ... apa aku boleh menyentuhmu malam ini? Pernikahan kita terlalu mendadak, sebenarnya aku mau kasih kamu waktu untuk menerima pernikahan kita, tapi ....”


“Mas, kita udah menikah. Kamu punya hak untuk melakukannya,” potong Aize.

__ADS_1


Birru berjalan mendekati Aize. Dia lalu mengeluarkan sebuah kertas dari saku jasnya. “Kamu jangan khawatir. Aku udah periksakan diri kemarin dan hasilnya aku aman dari penyakit apa pun. Kamu, tahu masa laluku, ‘kan?”


Aize menerima kertas itu dan meletakkannya di meja. Dia merasa terharu karena Birru memastikan dirinya aman sebelum mereka kembali menyatu.


“Semua orang punya masa lalu, dan kita harus belajar menjadi lebih baik lewat masa lalu itu.”


Birru tersenyum, dan mengarahkan tangannya untuk menyentuh wajah Aize. Dia lalu mendekatkan wajah pada wanita itu dan mulai menciumnya dengan lembut.


Puncak kebahagiaan Birru telah hadir. Sekarang, dia sudah menikahi Aize dan sesaat lagi, dia akan memiliki tubuhnya juga.


Ciuman Birru terasa lembut, rasanya sangat berbeda dengan ciuman Cakra meski sama-sama lembut. Birru sangat tahu kelemahan wanita dan dia mampu melakukannya dengan baik karena pengalaman yang mengajarinya.


“Aku cinta kamu, Aize,” bisik Birru sebelum akhirnya membasahi telinga Aize yang membuat wanita itu mengeluarkan suara merdunya.


**


**


Cut dulu deh, selamat malam 🙃🙃

__ADS_1


__ADS_2