Dikira Babu Ternyata Ratu

Dikira Babu Ternyata Ratu
Chapter 44


__ADS_3

Brak...


Seorang pemuda tampan tiba-tiba saja menggebrak meja dengan sangat kencang, dia benar-benar merasa kesal setelah melihat berbagai macam berita yang saat ini tengah santer dibicarakan orang-orang di media sosial, dia tak menyangka jika Calvin Anderson merupakan mantan tunangan dari wanita yang sudah diklaim sebagai calon Nyonya mudanya itu.


Dia pun melampiaskan kekesalannya pada minuman, saat ini sepertinya Keenan tengah terpuruk, setelah mengetahui jika saat itu Aleena tengah merasa sangat putus asa karena mengetahui perselingkuhan dari tunangannya bersama seorang Melinda Oktora.


Terlebih saat itu juga dirinya telah merenggut kesucian gadis itu, sehingga membuat Aleena semakin terpojok dan terpuruk, andai saja dia tak terkena obat perangsang akibat dari minuman yang disodorkan oleh tuan besar Oktora, mungkin kejadian buruk itu pun tak akan menimpa Aleena.


Mengingat hal itu membuat Keenan semakin ingin melindungi Aleena, dia akan melakukan segala macam cara untuk membahagiakan wanita yang telah melahirkan putranya itu, meski hingga saat ini anak buahnya dan juga orang-orang suruhannya itu belum juga menemukan keberadaan Aleena, namun dia meyakini jika suatu saat nanti pasti akan datang waktu di mana dirinya bisa kembali bertemu dengan wanita yang telah dinodainya itu.


"Bos." tiba-tiba saja Arya membuka pintu ruangan Keenan dan segera masuk ke dalam untuk menyampaikan informasi seraya membawa sebuah map yang diminta oleh bosnya.


"Apa kau sudah menemukannya, Arya?" tanya Keenan.


Arya hanya menggelengkan kepala, kemudian dia pun menyodorkan map yang ada di tangannya. "Ternyata berita yang menyebar di sosial media itu benar, Calvin Anderson merupakan mantan tunangan dari Aleena. Dia juga telah menghianati gadis itu dengan berselingkuh dengan sahabat baiknya sendiri yaitu Melinda Oktora." ucap Arya menjelaskan.


Keenan segera membuka map yang tadi disodorkan oleh Arya, kemudian dia pun bertanya, "Lalu bagaimana dengan keluarga Oktora? Apa kau sudah memastikan bahwa keluarga itu telah bangkrut dan hancur sehancur-hancurnya?" tanya Keenan.


"Semuanya seperti yang bos minta, saat ini tuan besar Oktora masih berada di rumah sakit, dokter telah mengatakan jika pria tua itu tidak akan bisa kembali terbangun, tapi sepertinya beberapa orang kolega dan juga sahabat dari pria tua itu masih bersedia untuk mengulurkan bantuan dan membiayai biaya perawatannya. Sedangkan Nyonya Oktora sendiri saat ini masih di rumah sakit jiwa, sepertinya wanita itu tidak akan pernah bisa disembuhkan." jawab Arya.


"Selidiki siapa orang-orang yang telah membantu keluarga Oktora! Jika kau telah menemukannya, hancurkan mereka. Jangan biarkan siapapun yang membantu keluarga badjingan itu hidup dengan nyaman." ucap Keenan.


"Baik bos." jawab Arya.

__ADS_1


"Lalu bagaimana dengan keluarga Anderson?" tanya Arya lagi.


"Kirim orang untuk mengawasi gerak-gerik dari Calvin Anderson, entah kenapa aku merasa sangat yakin, jika pemuda itu akan mencari cara untuk bisa bertemu kembali dengan calon istriku. Jika hal itu sampai terjadi, kau tahu apa yang harus kau lakukan bukan, Arya?" tanya Keenan.


Arya pun menganggukan kepalanya, kemudian dia segera berjalan untuk kembali keluar dari ruangan bosnya itu. Arya mulai memanggil orang-orangnya, kemudian menyuruh mereka semua untuk menyebar dan mengawasi gerak-gerik dari keluarga Oktora maupun keluarga Anderson.


Jangan sampai ada hal yang terlewat, akhirnya orang-orang yang diperintahkan oleh Arya pun segera pergi untuk mencari informasi sedetail-detailnya tentang Kedua keluarga besar itu, mereka tidak akan melewatkan sedikitpun informasi tentang keduanya.


Calvin Anderson saat ini baru saja pulang dari perusahaannya, entah kenapa sejak pagi tadi dia selalu merasa ada seseorang yang mengikuti dan juga mengawasinya dari kejauhan.


Namun berkali-kali dia pun membalikkan badan, dia tak bisa menemukan siapa sebenarnya yang saat ini tengah mengintai dirinya, meski begitu dia pun segera mengambil ponsel dan menghubungi seseorang untuk mengirimkan beberapa orang Bodyguard untuk menjaga rumahnya, dia tak ingin ada kejadian yang akan mengganggu ketenangan keluarga mereka saat ini.


Meskipun keadaan rumahnya terlihat tenang, nyatanya seluruh penghuni rumah besar itu tengah dilanda kecemasan, mungkin saja esok atau lusa mereka akan segera diusir dari dalam rumah itu jika saja tak sanggup membayar cicilan kepada bank.


Calvin telah berkali-kali mengirimkan pesan ke akun sosial media milik Aleena, tapi sepertinya wanita itu telah menutup akunnya, dia tak lagi menggunakan akun yang sama, sehingga membuat Calvin Anderson semakin kelimpungan untuk bisa mencari keberadaannya.


Hingga saat ini, dia telah menghabiskan banyak sekali uang untuk membayar orang-orang yang dia suruh untuk mencari keberadaan Aleena, hanya saja keberadaan gadis itu seolah menjadi misteri. Aleena bagaikan menghilang ditelan bumi, dia tak bisa ditemukan di manapun.


.


.


.

__ADS_1


Di sebuah rumah yang sangat besar, saat ini ada 27 orang wanita yang tengah bersiap-siap dengan pakaian serba hitam, mereka akan segera memberikan kejutan untuk orang-orang yang telah mencari masalah dengan bos mereka.


Susan baru saja memberitahu seluruh teman-temannya, jika saat ini ada seseorang yang juga mengintai keberadaan Calvin Anderson, sepertinya orang itu merupakan suruhan dari Keenan Ferdian yang ingin mencari tahu tentang masa lalu Aleena.


Hal itu tentu tak bisa dibiarkan oleh anak buahnya, mereka harus menutup rapat seluruh berita yang saat ini beredar, agar tak menjadi bumerang di kemudian hari. Meskipun mereka tidak menyukai Calvin Anderson, nyatanya mereka juga sangat membenci Keenan Ferdian.


Karena gara-gara pria brengsek itu, akhirnya Aleena hidup dalam kesedihan selama bertahun-tahun, pemuda itu harus segera mendapatkan pelajaran, hingga akhirnya ke-27 orang itu pun bersiap untuk memberikan sedikit tanda perkenalan dari Queen Devil untuk keluarga Ferdian.


Bruuum...


Bruuum...


Bruuum...


Saat ini 10 mobil berwarna hitam tengah melesat dengan sangat cepat di jalanan, mereka seolah sedang diburu waktu sehingga terus menambah kecepatannya. Mobil itu pun menuju ke sebuah perumahan elit yang ada di kota C khususnya, mereka akan segera mengunjungi kediaman keluarga Ferdian.


Akhirnya setelah menempuh perjalanan selama 4 jam ke-27 orang wanita itu pun sampai di depan sebuah rumah yang sangat megah dan juga besar, itu merupakan rumah keluarga Ferdian, orang terkaya nomor 2 di kota C setelah keluarga Alexander.


Meskipun keluarga itu hanya dipandang sebagai orang terkaya nomor 5, nyatanya Queen Devil mengetahui jika keluarga itu memiliki usaha di tempat lain sehingga tidak terendus oleh orang-orang dan menganggap jika keluarga Ferdian hanyalah keluarga biasa.


Prang...


Prang...

__ADS_1


Prang...


__ADS_2